Modafinil Memang Bisa Tingkatkan Fungsi Otak, Tapi Jangan Pakai Obat Ini Sembarangan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat Anda mengantuk atau sulit fokus ketika bekerja, Anda mungkin akan mencari bantuan agar otak Anda bisa tetap bekerja dengan baik. Misalnya saja, berolahraga agar badan segar kembali, minum kopi yang mengandung kafein, atau minum minuman berenergi yang juga mengandung kafein. Namun, ternyata ada juga obat yang dapat mendorong kerja otak agar tetap fokus, yaitu modafinil.

Apa itu modafinil?

Modafinil sebenarnya adalah obat untuk mengobati gangguan tidur atau rasa kantuk berlebihan yang disebabkan oleh narkolepsi (kondisi yang menyebabkan rasa kantuk tak tertahankan tanpa mengenal waktu dan tempat). Obat ini juga bisa mencegah kantuk berlebihan yang disebabkan oleh obstruktif sleep apnea. Karena tidak bisa dipakai sembarangan, obat ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Obat ini bekerja dengan cara mengubah jumlah zat kimia tertentu di bagian otak yang mengendalikan kondisi tidur dan terjaga. Hal ini bisa membuat para penderita narkolepsi tetap terjaga, sehingga tidak tidur di sembarang waktu dan tempat.

Modafinil bisa meningkatkan fungsi kognitif otak

Dilansir dari The Guardian, Profesor Barbara Sahakian dari University of Cambridge menjelaskan bahwa modafinil bekerja pada beberapa sistem neurotransmitter di otak. Neurotransmitter adalah bahan kimia yang mengantarkan sinyal perintah antar sel di otak. Beberapa neurotransmitter yang kerjanya bisa dipengaruhi oleh obat ini adalah:

  • Dopamin yang dapat membuat Anda lebih awas dan mudah mengingat.
  • Norepinefrin yang membuat Anda lebih waspada dan fokus.
  • Histamin yang bisa membuat Anda tetap terjaga.
  • Glutamat yang dapat meningkatkan ingatan jangka pendek sebesar 10 persen.

Dengan cara kerja seperti itu, maka tak heran jika modafinil dapat meningkatkan daya ingat, kemampuan belajar, dan motivasi dalam jangka pendek, selain untuk membantu mengatasi gangguan tidur.

Sebuah penelitian pun telah dilakukan untuk melihat bagaimana obat ini bisa memengaruhi penggunanya. Penelitian yang dilakukan oleh Oxford and Harvard Medical School menunjukkan bahwa modafinil dapat membantu dalam pengambilan keputusan, perencanaan, fleksibilitas dalam belajar, ingatan, dan kreativitas.

bahaya pil kianpi obat penggemuk badan

Namun, jangan sembarangan memakai modafinil

Banyak orang mungkin tertarik untuk menggunakan modafinil guna meningkatkan fungsi otak. Dengan menggunakan obat ini, rasa kantuk bisa hilang dan otak kembali fokus lagi untuk bekerja. Namun sayangnya, penggunaan obat ini bisa disalahgunakan.

Orang yang membelinya tanpa resep dokter, seperti melalui internet, mungkin tidak tahu apa yang sebenarnya mereka beli, bisa jadi bukan modafinil atau sudah dicampur dengan obat lain. Hal ini karena mereka mendapatkan obat tersebut bukan dari sumber terpercaya. Ini tentu tidak aman.

Walaupun bisa meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek, namun obat ini juga memiliki efek samping seperti insomnia, sakit kepala, serta masalah pencernaan. Obat ini juga memiliki efek jangka panjang pada perkembangan otak. Penelitian yang dilakukan oleh Sahakian menunjukkan bahwa penggunaan modafinil dalam waktu lama dapat berpotensi merusak pola tidur Anda, bukan malah memperbaiki pola tidur. Selain itu, penggunaan jangka panjang mungkin juga dapat merusak daya ingat Anda.

Bahkan, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Nora Volkow dan kawan-kawan tahun 2010 melaporkan bahwa dosis 400 miligram (mg) memiliki efek di bagian otak yang diketahui terlibat dalam penyalahgunaan zat dan ketergantungan. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan modafinil secara hati-hati dengan resep dokter. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Penyakit kaki merupakan masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan oleh lansia. Selain nyeri telapak kaki karena asam urat, ini dia penyebab lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat alami

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
menelan sperma

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit