Duspatalin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Apa fungsi Duspatalin?

Duspatalin adalah obat yang biasa digunakan untuk pengobatan sindrom iritasi usus, radang usus regional, penyakit kandung empedu, penyakit saluran empedu, ulkus lambung dan duodenum, disentri, dan kondisi lainnya.

Bagaimana cara pakai Duspatalin?

Cobalah untuk meminum tablet dua puluh menit sebelum makan—beberapa orang merasa gejala mereka lebih kuat setelah usai makan.

Telanlah tablet bulat-bulat dengan air. Jangan mengunyah tablet.

Bagaimana cara menyimpan Duspatalin?

  • Jauhkanlah obat dari pandangan dan jangkauan anak-anak.
  • Jangan menggunakan obat setelah tanggal kadaluarsa yang tercetak pada karton, label atau pack.
  • Tanggal kadaluarsa mengacu pada hari terakhir bulan tersebut.
  • Jangan simpan di atas suhu 25°C.
  • Jika dokter menghentikan pengobatan Anda, kembalikanlah tablet yang tidak digunakan kepada apoteker.
  • Jika tablet berubah warna atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan, Anda harus meminta saran dari apoteker yang akan memberi tahu apa yang harus Anda lakukan.
  • Obat-obatan tidak boleh dibuang melalui air limbah atau sampah rumah tangga.
  • Tanyakanlah pada apoteker cara membuang obat-obatan yang tidak lagi diperlukan.
  • Cara tersebut akan membantu menjaga lingkungan.

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Duspatalin?

Jangan gunakan tablet ini jika Anda alergi terhadap bahan tablet. Konsultasikanlah pada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat jika:

  • Anda mengalami gejala baru atau gejala Anda menjadi memburuk.
  • Anda memiliki masalah hati atau ginjal.

Apakah Duspatalin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Anda harus berkonsultasi pada dokter atau apoteker sebelum menggunakan Duspatalin jika Anda sedang atau kemungkinan akan hamil. Tidak ada informasi yang memadai mengenai keamanan obat ini untuk wanita hamil. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menghentikan penggunaan Duspatalin sebelum Anda menjadi hamil atau segera setelah Anda mengetahui bahwa Anda sedang hamil. Duspatalin tidak boleh digunakan selama masa menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Duspatalin yang mungkin terjadi?

Kebanyakan orang tidak akan mengalami masalah, tetapi beberapa orang mungkin akan mengalami beberapa efek samping (efek atau reaksi yang tidak diinginkan).

Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, leher, lidah atau tenggorokan (reaksi alergi berat), periksakan ke dokter dengan segera.

Efek samping lainnya tidaklah serius: ruam kulit, kulit merah dan gatal.

Jika Anda mengalami satupun efek samping, konsultasikanlah pada dokter, apoteker, atau perawat Anda. Ini termasuk kemungkinan efek samping apapun yang tidak tercantum pada panduan ini.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Duspatalin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Duspatalin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Duspatalin?

Duspatalin dapat berinteraksi dengan kondisi kesehatan Anda. Interaksi ini dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda atau mengubah cara kerja obat. Penting untuk selalu memberi tahu pada dokter dan apoteker mengenai semua kondisi kesehatan yang sedang Anda alami.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan Duspatalin.

Berapa dosis Duspatalin untuk orang dewasa??

Orang dewasa dan lansia:

  • Minumlah 1 tablet 3 kali sehari.
  • Jumlah tablet yang Anda minum dapat dikurangi jika gejala Anda berkurang.
  • Jangan meminum lebih dari 3 tablet per hari.

Berapa dosis Duspatalin untuk anak?

Jangan berikan tablet ini pada anak-anak atau remaja yang berusia kurang dari 18 tahun.

Dalam bentuk apa saja Duspatalin tersedia?

Duspatalin tersedia dalam bentuk tablet 135 mg.

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Jika Anda atau orang lain meminum terlalu banyak tablet ini (overdosis), konsultasikanlah pada dokter atau langsung pergi ke rumah sakit. Bawalah kemasan obat ini.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, langsung gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Stres dan cemas ternyata memengaruhi kualitas hidup orang dengan IBS. Bagaimana bisa terjadi dan adakah cara untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Pencernaan, Health Centers 6 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

GERD adalah penyakit yang berhubungan dengan asam lambung. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 13 menit

Gastritis

Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 12 menit

Maag (Dispepsia)

Sakit maag adalah penyakit yang tak boleh disepelekan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, serta cara mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 13 April 2020 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anemia defisiensi besi

Anemia Defisiensi Besi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
makan kekenyangan

Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit
alergi makanan

Alergi Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit