Carbocisteine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Carbocisteine digunakan?

Carbocisteine adalah obat untuk mengobati penyakit pernapasan jangka panjang seperti penyakit paru-paru obstruktif kronik (PPOK). Obat ini juga disebut carbocysteine. Carbocisteine adalah obat termasuk dalam kelas obat pernapasan yang disebut mukolitik.

Carbocisteine adalah obat yang ​​bekerja dengan mengencerkan lendir (dahak) sehingga lebih mudah dikeluarkan. Obat ini juga mungkin memiliki efek membuat bakteri sulit untuk menyebabkan infeksi pada dada.

Obat ini perlu digunakan secara teratur dan sangat membantu jika Anda memiliki kondisi PPOK sedang atau berat dan memiliki gangguan pernapasan yang sering atau semakin buruk.

Bagaimana cara penggunaan carbocisteine?

Carbocisteine adalah yang penggunaannya harus mengikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan carbocisteine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Carbocisteine?

Hentikan penggunaan obat carbocisteine jika Anda mengalami beberapa gejala atau memiliki kondisi berikut:

  • Jika Anda alergi (hipersensitif) terhadap Carbocisteine ​​atau dari bahan lain dari Carbocisteine
  • Jika Anda memiliki maag peptik (lambung) aktif

Apakah carbocisteine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Efek Samping

Apa efek samping Carbocisteine yang mungkin terjadi?

Seperti semua obat-obatan lainnya,  carbocisteine ​adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak semua orang mengalaminya. Beberapa orang bisa alergi (hipersensitif) terhadap beberapa obat-obatan:

Hubungi dokter atau periksalah diri Anda ke rumah sakit terdekat

SEGERA jika salah satu gejala dari berikut ini terjadi setelah minum obat Anda:

  • Mengi, kesulitan bernapas atau menelan, pusing
  • Mengalami pembengkakan kelopak mata, wajah, bibir, lidahatau tenggorokan
  • Muncul ruam gatal pada kulit yang memengaruhi seluruh tubuh

Beritahu dokter jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut:

  • Ruam kulit
  • Perdarahan dari lambung atau usus (yang dapat dilihat dari tinja yang warnanya)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Carbocisteine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Carbocisteine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Carbocisteine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Jika Anda pernah memiliki ulkus lambung
  • Jika Anda sedang hamil atau menyusui
  • Jika Anda mengonsumsi obat lain, termasuk obat-obatan yang dapat dibeli tanpa resep, seperti obat-obatan herbal dan obat-obatan pelengkapnya
  • Jika Anda pernah memiliki reaksi alergi terhadap obat

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Carbocisteine untuk dewasa?

Carbocisteine adalah obat yang bisa digunakan dalam beberapa dosis sesuai usia dan kondisi. Dosis untuk orang dewasa biasa adalah sebanyak dua kapsul 375 mg tiga kali sehari. Perlu dikurangi, ketika gejala membaik.  

  • Bagaimana dosis carbocisteine untuk anak-anak?

Dosis  untuk anak-anak biasa berusia 5-12 tahun adalah  250 mg sebanyak tiga kali sehari.Dosis untuk anak-anak biasa 2-5 tahun adalah 62,5 mg-125 mg sebanyak empat kali sehari. Anak-anak akan disediakan dengan obat dosis khusus untuk anak.

  • Dalam dosis apakah carbocisteine tersedia?

Carbocisteine ​​adalah obat yang tersedia dalam bentuk sediaan kapsul dan cairan.

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Bronkodilator, Obat Sesak Napas untuk PPOK dan Asma

Bronkodilator adalah obat yang digunakan untuk mengobati asma dan PPOK (penyakit paru obstruktif kronis). Ada yang memiliki efek kerja cepat, juga lambat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pernapasan, Sesak Napas 24/09/2019 . Waktu baca 7 menit

5 Tips Merawat Orang dengan PPOK di Rumah

Merawat penderita PPOK bisa jadi tantangan karena ini penyakit kronis yang tak bisa sembuh. Jangan patah arang, simak tipsnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pernapasan, PPOK 02/01/2019 . Waktu baca 8 menit

Punya PPOK Bukan Berarti Tidak Bisa Traveling, Yuk, Ikuti Tips Berikut!

Punya PPOK bukan berarti tak bisa menikmati hidup dengan jalan-jalan. Yuk, coba ikuti tips traveling dengan PPOK berikut agar perjalanan Anda menyenangkan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pernapasan, PPOK 23/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Perilaku Hidup Sehat untuk Orang PPOK yang Harus Dilakukan

Sekalipun tak bisa disembuhkan dan tak ada obatnya, PPOK bisa dikendalikan dengan memelihara perilaku hidup sehat. Apa saja cara-caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Batuk, Health Centers 09/11/2018 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat herbal paru-paru kronis

Berbagai Pilihan Obat Herbal untuk Atasi Penyakit Paru-Paru Obstruksi Kronis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 23/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Waspada Komplikasi Akibat Penyakit Paru Obstruktif Kronis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 8 menit
membersihkan ruangan untuk PPOK

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 30/01/2020 . Waktu baca 4 menit
memilih inhaler untuk anak

Jangan Asal Pilih, Ikuti 3 Langkah Ini dalam Memilih Inhaler untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/11/2019 . Waktu baca 4 menit