Nama Generik: Labetalol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa labetalol?

Labetalol adalah obat yang digunakan dengan atau tanpa obat-obatan lain untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini juga berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan permasalahan ginjal.

Obat ini merupakan alpha blocker dan beta blocker. Bekerja dengan memblokir aksi dari senyawa kimia alami tertentu di dalam tubuh, seperti epinephrine pada jantung dan pembuluh darah. Efek ini menurunkan denyut jantung, tekanan darah, dan ketegangan pada jantung.

Bagaimana cara penggunaan labetalol?

Gunakan obat ini dengan cara diminum, dua kali sehari atau seperti anjuran dokter Anda pada waktu makan atau tidak, namun penting untuk memilih salah satu cara dan minum setiap dosis obat ini dengan cara yang sama.

Dosis tergantung pada kondisi kesehatan dan respon pada pengobatan. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter mungkin akan menganjurkan untuk memulai pengobatan pada dosis yang rendah dan kemudian secara bertahap ditingkatkan. Ikuti instruksi dokter dengan seksama.

Gunakan obat ini secara rutin untuk mendapat hasil terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan pada saat yang sama setiap hari.

Untuk pengobatan tekanan darah tinggi, pengobatan dapat berlangsung hingga beberapa minggu hingga Anda mendapat hasil yang diinginkan. Penting untuk melanjutkan pengobatan meskipun Anda sudah merasa lebih baik. Banyak orang dengan tekanan darah tinggi tidak merasakan sakit.

Beri tahu dokter Anda apabila kondisi tidak berubah atau semakin parah (misalnya, tekanan darah Anda tidak menurun atau semakin meninggi).

Bagaimana cara penyimpanan labetalol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis labetalol untuk orang dewasa?

Dosis untuk hipertensi pada orang dewasa

Oral:
Dosis awal: 100 mg oral dua kali sehari digunakan sendiri atau ditambahkan ke dalam rangkaian diuretik.
Dosis pemeliharaan: 200 hingga 400 mg oral dua kali sehari.

 

Dosis untuk gawat darurat hipertensi pada orang dewasa

Oral:
Dosis awal: 100 mg oral dua kali sehari digunakan sendiri atau ditambahkan ke dalam rangkaian diuretik.
Dosis pemeliharaan: 200 hingga 400 mg oral dua kali sehari.

 

Dosis untuk pheochromocytoma pada orang dewasa

Oral:
Dosis awal: 100 mg oral dua kali sehari digunakan sendiri atau ditambahkan ke dalam rangkaian diuretik.

Dosis pemeliharaan: 200 hingga 400 mg oral dua kali sehari.

Bagaimana dosis labetalol untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum ditetapkan. Konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah labetalol tersedia?

Tablet, oral: 100 mg, 200 mg, 300 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena labetalol?

Segera cari pertolongan medis apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut: ruam; kesulitan bernapas; pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Beritahu dokter Anda segera apabila Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • detak jantung yang lambat dan tidak merata
  • merasa seperti akan pingsan
  • napas pendek, meskipun tidak bergerak banyak
  • pembengkakan atau kenaikan berat badan dengan cepat
  • mual, sakit perut bagian atas, gatal, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, jaundice (kuning pada kulit dan mata)

Efek samping yang lebih ringan termasuk:

  • kesemutan pada kulit kepala
  • pusing, perasaan berputar
  • mual ringan, sakit perut
  • perasaan lelah
  • hidung tersumbat; atau
  • kesulitan mencapai orgasme

Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan labetalol?

Sebelum menggunakan Labetalol,

  • beri tahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap labetalol atau obat-obatan lain.
  • beri tahu dokter dan apoteker obat-obatan resep dan non resep yang Anda gunakan, khususnya obat-obatan untuk tekanan darah tinggi atau penyakit jantung; cimetidine (Tagamet); nitrogliserin; obat-obatan asma, sakit kepala, alergi, demam, atau nyeri; dan vitamin
  • beri tahu dokter apabila Anda memiliki atau pernah memiliki penyakit jantung, ginjal, atau hati; asma atau penyakit paru-paru lain; alergi berat; diabetes atau pheochromocytoma
  • beri tahu dokter apabila Anda hamil, merencanakan kehamilan, menyusui. Apabila Anda hamil saat menggunakan labetalol, hubungi dokter
  • apabila Anda melakukan operasi, termasuk operasi dental, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan Labetalol
  • penting untuk mengetahui bahwa obat ini menyebabkan kantuk. Jangan mengendarai kendaraan bermotor atau mengoperasikan mesin hingga Anda tahu bagaimana obat ini mempengaruhi Anda
  • ingat bahwa alkohol dapat menambah kantuk yang disebabkan oleh obat ini.

Apakah labetalol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko

B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C= Mungkin berisiko

D= Ada bukti positif dari risiko

X= Kontraindikasi

N= Tidak diketahui

Penelitian pada wanita menunjukkan bahwa obat ini memberi risiko yang minim terhadap anak bayi bila digunakan oleh ibu saat menyusui.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan labetalol?

Interaksi obat dapat merubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko Anda untuk terkena efek samping serius. Dokumen ini tidak menyertakan semua interaksi obat yang dapat terjadi. Simpan daftar produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan beri tahu dokter dan apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa sepengetahuan dokter Anda.

  • cimetidine (Tagamet)
  • digoxin (digitalis, Lanoxin)
  • diuretik (pil air)
  • insulin atau obat diabetes oral
  • nitrogliserin (Nitro-Dur, Nitrolingual, Nitrostat, Transderm-Nitro, dan lainnya);
  • antidepresan seperti amitruptyline (Elavil, Vanatrip, Limbitrol), doxepin (Sinequan), desipramine (Norpramin), imipramine (Janimine, Tofranil), nortriptyline (Pamelor), dan lainnya
  • obat jantung atau tekanan darah seperti amlodipine (Norvasc, Caduet, Exforge, Lotrel, Tekamlo, Tribenzor, Twynsta), diltiazem (Cartia, Cardizem), nifedipine (Nifedical, Procardia), verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan), dan lainnya; atau
  • obat asma atau gangguan pernapasan, seperti albuterol (Ventolin, Proventil), metaproterenol (Alupent), pirbuterol (Maxair), terbutaline (Brethaire, Brethine, Bricanyl), dan theophylline (Elixophyllin, Theo-24, Theochron, Uniphyl)

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan labetalol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan labetalol?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • angina (nyeri dada yang parah) – dapat memicu nyeri dada apabila dihentikan terlalu cepat
  • asma
  • bradycardia (detak jantung lambat)
  • memiliki penyakit paru obstruktif kronis (COPD), atau riwayatnya
  • penyumbatan jantung
  • gagal jantung
  • hipotensi (tekanan darah rendah), parah dan berkepanjangan—jangan digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • diabetes
  • hipertiroidisme (aktifitas tiroid yang berlebihan)
  • hipoglikemia (gula darah rendah)—dapat menutupi gejala-gejala dan tanda-tanda penyakit ini, seperti detak jantung yang cepat
  • penyakit hati—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi
  • penyakit paru—dapat menyebabkan kesulitan bernapas pada pasien dengan kondisi ini
  • pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenalin)—gunakan dengan hati-hati. Peningkatan tekanan darah yang tidak biasa dapat terjadi.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan