Nama Generik: Cimetidine Merek: Nulcer, Sanmetidin, Benomet 300, Cimetidine Indo Farma, Cimexol, Corsamet, Licomet, Tagamet, Tidifar, Ulcedine, Ulcumet, Ulcusan, UlsikurdanXepamet.

Penggunaan

Untuk apa Cimetidine?

Cimetidine adalah obat dengan fungsiĀ untuk mengobati ulkus perut dan usus dan mencegah penyakit kambuh setelah sembuh. Obat ini juga bermanfaat untuk mengobati masalah perut dan tenggorokan tertentu (esofagus) karena terlalu banyak asam perut (misalnya, sindrom Zollinger-Ellison), esofagitis yang mengikis) atau aliran asam perut yang berbalik menuju esofagus (penyakit refluks asam/GERD). Mengurangi asam perut tambahan dapat membantu meredakan gejala seperti sakit perut, nyeri ulu hati, sulit menelan, batuk terus-menerus, dan sulit tidur. Obat ini bisa mencegah dampak asam serius pada sistem pencernaan (contohnya ulkus, kanker esofagus).

Cimetidine termasuk dalam kelas obat bernama penghambat H2 (H2 blocker). Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam di dalam perut.

Obat ini juga tersedia tanpa perlu resep dokter. Obat ini berguna untuk mengobati nyeri ulu hati karena terlalu banyak asam di dalam perut (juga disebut gangguan pencernaan asam atau perut asam). Cimetidine juga berguna untuk mencegah nyeri ulu hati dan gangguan pencernaan asam karena makanan dan minuman tertentu. Jika Anda menggunakan obat ini dengan cara sendiri, penting untuk membaca instruksi pada bungkus obat dengan teliti sehingga Anda tahu kapan harus konsultasi dengan dokter atau apoteker. (Lihat juga Peringatan.)

Dosis cimetidine dan efek samping cimetidine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Cimetidine?

Minum obat ini dengan mulut sebelum atau sesudah makan sesuai arahan dokter. Dosis dan lamanya perawatan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap terapi. Ikuti instruksi dokter dengan hati-hati. Bila Anda juga minum antacid untuk meredakan sakit perut sesuai rekomendasi dokter, pisahkan mereka dari obat ini selama setidaknya 1 jam.

Minum obat ini secara teratur sesuai resep dokter agar mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan obat secara bersamaan setiap hari. Lanjutkan sampai obat habis. Menghentikan pengobatan terlalu dini mungkin menunda proses penyembuhan.

Jika Anda menggunakan cimetidine tanpa resep untuk menyembuhkan penyakit pencernaan asam atau nyeri ulu hati, ambil 1 tablet melalui mulut dengan segelas air. Untuk mencegah nyeri ulu hati, ambil 1 tablet melalui mulut dengan segelas air 30 menit sebelum atau sesudah makan. Jangan ambil lebih dari 2 tablet dalam 24 jam jika tidak disarankan dokter. Jangan ambil lebih dari 14 hari berturut-turut tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Beritahu dokter jika gejala Anda tidak membaik atau bertambah buruk.

Bagaimana cara penyimpanan Cimetidine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Cimetidine untuk orang dewasa?

Dosis Biasa untuk Ulkus Usus 12 Jari:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6-8 jam. Pilihan lain, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 37,5-50 mg/jam, atau maksimal 100 mg/jam (2,4 g/hari).

Oral: 800-1600 mg sekali sehari pada jam tidur. Pilihan lain, dosis 300 mg 4 kali sehari, pada jam makan dan jam tidur, atau 400 mg 2 kali sehari, pada pagi hari dan jam tidur, terbukti efektif.

Dosis Biasa untuk Ulkus Usus 12 Jari Prophylaxis:

Parenteral: 300 mg IV atau IM sekali atau 2 kali sehari.

Oral: 400 mg sekali sehari pada jam tidur.

Dosis Biasa untuk Esofagitis yang Mengikis:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6 jam. Pilihan lain, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 50 mg/jam awalnya, dengan tambahan 25 mg/jam secara bertahap sampai maksimal 100 mg/jam (2,4 g/ hari).

Oral: 800 mg 2 kali sehari, atau alternatifnya, 400 mg 4 kali sehari.

Dosis Biasa untuk Ulkus Stres Prophylaxis:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6 jam. Alternatifnya, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 50 mg/jam.

Dosis Biasa untuk Pendarahan Atas GI:

Infusi IV berkelanjutan 50 mg/jam diteruskan oleh pil IV dosis 150 mg. Dosis harian maksimal tidak boleh melampaui 2,4 g.

Dosis Biasa untuk Sindrom Zollinger-Ellison:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6 jam. Alternatifnya, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 50 mg/jam awalnya. Tingkat infus berkisar 40-600 mg/jam, tapi tidak boleh melampaui total harian 2,4 g.

Oral: 300 mg 4 kali sehari sesudah makan dan pada jam tidur.

Dosis Biasa untuk Ulkus Gastrik:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6 jam.

Alternatifnya, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 50 mg/jam.

Oral: 800 mg sekali sehari pada jam tidur, atau 300 mg 4 kali sehari.

Dosis Biasa untuk Penyakit Refluks Gastroesophageal:

Parenteral: 300 mg IV atau IM setiap 6 jam.

Alternatifnya, infus IV berkelanjutan mungkin diberikan sebanyak 50 mg/jam.

Dosis harian maksimum tidak boleh melampaui 2,4 g.

Oral: 800 mg sekali sehari pada jam tidur, atau 400 mg 4 kali sehari.

Dosis Biasa untuk Dyspepsia:

200 mg secara oral tepat sebelum atau 30 menit sesudah makan. Maksimal setiap 24 jam: 2 dosis.

Bagaimana dosis Cimetidine untuk anak-anak?

Dosis Biasa untuk Penyakit Refluks Gastroesophageal:

Neonatal: 5-10 mg/kg/hari IV atau IM diberikan dalam dosis terpisah setiap 8-12 jam.

Bayi: 10-20 mg/kg/hari IV, IM, atau oral dalam dosis terpisah setiap 6-12 jam.

Anak-anak: 20-40 mg/kg/hari IV, IM, atau oral dalam dosis terpisah setiap 6 jam.

Dosis Biasa untuk Dyspepsia:

Umur 12 tahun ke atas: 200 mg 2 kali sehari minum 30 menit sebelum makan.

Dalam dosis apakah Cimetidine tersedia?

Tablet 300 mg 400 mg 800 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Cimetidine?

Hentikan menggunakan cimetidine dan dapatkan pertolongan medis jika Anda mengalami tanda reaksi alergi: gatal sulit bernafas bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter segera jika Anda memiliki efek samping serius berikut:

  • Batuk, demam, sesak, suit bernafas
  • Ruam merah atau kulit melepuh
  • Kulit atau mata menguning
  • Mudah memar atau berdarah, tubuh melemah tidak seperti biasanya
  • Merasa hendak pingsan, pusing, atau kebingungan
  • Lebih jarang buang air kecil
  • Ruam

Efek samping yang lebih ringan meliputi:

  • Merasa pusing, depresi, atau mudah marah
  • Dada membengkak atau terasa nyeri (pada pria)
  • Nyeri sendi atau otot
  • Ruam ringan
  • Sakit kepala
  • Diare, mual, atau sembelit

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Cimetidine?

Gunakan obat ini tepat sesuai dengan petunjuk label, atau resep dokter. Jangan gunakan obat berlebihan dan lebih lama daripada yang telah direkomendasikan. Hindari penggunaan antacid jika dokter tidak menyarankannya untuk nyeri ulu hati. Ikuti nasihat dokter tentang jenis antacid untuk cara dan kapan menggunakannya. Anda mungkin tidak bisa menggunakan antacid secara bersamaan dengan cimetidine.

Apakah Cimetidine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Cimetidine?

Walaupun beberapa jenis obat tidak bisa diminum secara bersamaan, ada juga kasus di mana obat bisa diminum serentak jika ada interaksi. Dalam kasus ini, dokter mungkin mengubah dosis, atau mungkin perlu adanya pencegahan. Beri tahu petugas kesehatan profesional bila Anda minum obat dengan atau tanpa resep.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Cimetidine?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Cimetidine?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • Diabetes
  • Asma atau penyakit paru-paru kronis
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Tekanan pada tulang sumsum
  • Penyakit ginjal atau
  • Penyakit hati

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan