4 Tips Membuat Mie Ayam yang Lebih Menyehatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sekilas, bahan-bahan dalam mie ayam tampak mengandung nutrisi yang beragam. Terdapat karbohidrat dari mi, protein dari ayam, lemak dari kaldu ayam, serta vitamin dari sawi hijau. Meski demikian, mie ayam tetaplah makanan cepat saji yang tidak sepenuhnya sehat.

Lantas, adakah cara untuk membuat makanan ini menjadi lebih menyehatkan?

Tips membuat mie ayam sehat

Satu porsi mie ayam mengandung hampir 500 kalori, atau kira-kira setara dengan 25% kebutuhan energi dalam sehari. Hidangan ini juga banyak mengandung lemak jenuh dan natrium sehingga tidak boleh terlalu sering dikonsumsi.

Namun, Anda yang menggemari hidangan ini tak perlu berkecil hati. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat mie ayam yang lebih sehat:

1. Menggunakan mi rendah kalori

makan mie shirataki

Salah satu sumber kalori terbesar pada mie ayam berasal dari bahan dasarnya, yakni mi tepung. Sebanyak seratus gram mi polos mengandung 88 kalori, sementara satu porsi mie ayam bisa mengandung lebih dari seratus gram mie.

Sebagai solusinya, Anda dapat membuat mie ayam yang lebih sehat dengan mengganti mi teoung dengan bahan rendah kalori. seperti shirataki. Mi shirataki dibuat dari glucomannan, yakni sejenis serat dari tanaman konjak yang populer di Jepang dan Tiongkok.

Kalori pada mi shirataki jauh lebih rendah dibandingkan mi tepung. Setiap 1 gram glucomannan mengandung 1 kalori, dan seratus gram mi shirataki mengandung 3 gram glucomannan. Artinya, 100 gram mi shirataki hanya mengandung sekitar 3 kalori.

2. Memilih dada ayam tanpa kulit sebagai topping

dada ayam

Sebagian besar lemak pada ayam berasal dari bagian kulitnya. Mi ayam yang dijual biasanya ikut menyertakan kulit ayam agar menambah cita rasa gurih. Nah, agar anda bisa menyantap mie ayam yang lebih sehat, cobalah membuatnya sendiri dengan dada ayam tanpa kulit sebagai topping-nya. Dada ayam adalah sumber protein dan vitamin dengan kandungan lemak yang rendah.

Untuk membuat topping mie ayam yang sehat, batasi pula penggunaan kecap manis, garam, dan penguat rasa. Jangan menggunakan bahan-bahan ini secara berlebihan agar kandungan natrium pada mie ayam tidak terlalu tinggi.

3. Menambahkan sayuran

sayur pakcoy bok choy

Bahan lain yang tidak boleh terlewatkan dari mie ayam adalah sayuran. Biasanya, mie ayam dilengkapi dengan sayuran berupa sawi hijau. Sayuran ini direbus sebentar dalam air rebusan bersama mie agar teksturnya masih renyah ketika dimakan.

Anda bisa membuat mie ayam yang lebih sehat lagi dengan menambahkan jenis sayuran lain yang mirip dengan sawi hijau. Contohnya bayam, kol, atau bok choy. Jika ada, Anda juga dapat menggunakan kale atau daun bit.

4. Membuat kaldu ayam sendiri

Mie ayam tak lengkap tanpa kuah kaldu. Kaldu ayam biasanya dibuat dengan merebus daging ayam, tulang ayam, bawang putih, daun bawang, garam, dan merica. Selain digunakan sebagai kuah, kaldu ayam juga menjadi bagian dari bumbu dasar mie ayam.

Saat ini, kaldu mie ayam bisa dibuat secara praktis dengan merebus kaldu bubuk instan. Namun, kaldu bubuk instan tidak seperti kaldu yang Anda buat sendiri. Kaldu ini telah melewati banyak proses yang bisa memengaruhi kualitasnya.

Anda dapat membuat mie ayam yang sehat dengan memilih bahan alami rendah kalori, lemak, dan natrium. Jangan lupa menambahkan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin serta mineral.

Mie ayam buatan sendiri memang lezat dan menyehatkan, tapi pastikan Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Tetap imbangi asupan makanan Anda dengan bahan makanan yang bervariasi serta bergizi seimbang.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Resep Sehat, Nutrisi 14 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

3 Pilihan Resep Kue Kering Rendah Gula untuk Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Sudah punya stok kue kering buat sajian di rumah belum? Yuk, buat sendiri kue kering rendah gula untuk Lebaran yang lebih sehat!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Resep Sehat, Nutrisi 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

resep bubur

5 Kreasi Resep Bubur yang Nikmat untuk Sarapan dan Selingan Sore Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
menu brunch adalah, resep brunch

5 Resep Brunch Lezat, Buat Anda yang Suka Sarapan Siang-Siang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
resep gluten free

10 Ide Resep Makan Siang Gluten Free

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 12 menit
resep brownies kukus

Dua Resep Brownies Kukus Sehat dan Rendah Kalori

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 4 menit