backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

Sari Pati Ayam, Inilah 7 Manfaatnya bagi Tubuh

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 20/03/2023

Sari Pati Ayam, Inilah 7 Manfaatnya bagi Tubuh

Salah satu suplemen yang sudah dikonsumsi sejak lama adalah suplemen yang mengandung sari pati ayam. Berbeda dengan kaldu ayam, sari pati didapat dari proses pemanasan. Konsumsi suplemennya secara rutin diyakini memberikan sejumlah manfaat. 

Sederet manfaat sari pati ayam

Proses pemanasan ayam bisa menghasilkan sari pati dengan struktur protein, asam amino, dan peptida yang lebih mudah diserap tubuh.

Saat Anda mengonsumsi suplemen ini, tubuh bisa memprosesnya untuk mendapatkan beberapa manfaat berikut. 

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Sari pati ayam ternyata memiliki manfaat meningkatkan kekebalan tubuh. Pasalnya, asupan ini bisa meningkatkan kadar imunoglobulin atau antibodi yang melawan paparan infeksi. 

Sebagai sumber protein, protein peptida dari ayam juga dianjurkan untuk menambah kekebalan tubuh terhadap infeksi COVID-19. Namun, Anda perlu ingat bahwa sari pati bukanlah satu-satunya penangkal infeksi.

2. Mengurangi kelelahan tubuh

sari pati ayam untuk mengatasi lelah

Sari pati ayam membantu mengurangi tanda-tanda fisik akibat kelelahan setelah olahraga, seperti kadar laktat, amonia, glukosa, dan kreatin kinase tubuh.

Suplemen ini juga mengandung imidazole dipeptide yang bisa menunda kelelahan fisik dengan memberikan antioksidan. 

Saat Anda intens beraktivitas fisik, tubuh lama-kelamaan merasa lelah dan memicu aktivitas radikal bebas. Nah, radikal bebas ini memperlambat pemulihan dan merusak jaringan otot yang kelelahan.

3. Meningkatkan kemampuan berpikir

Manfaat sari pati ayam ternyata mengoptimalkan kinerja otak. Sebuah rangkuman penelitian terbitan Nutritional Neuroscience (2021) menyatakan bahwa mengonsumsi sari pati setiap hari bisa meningkatkan kemampuan mengingat. 

Lebih lanjut, riset ini mengamati bahwa asupan ini meningkatkan fungsi otak bagian memori, yaitu dorsolateral prefrontal cortex. Manfaat ini diduga berasal dari kandungan imidazole peptide carnosine, anserine, dan histidine

Selain itu, sari pati juga menurunkan kadar hormon kortisol. Kadar kortisol yang meningkat diketahui bisa menurunkan konsentrasi, proses mengartikan gambar, hingga kemampuan mengelola informasi.

4. Mengatasi kelelahan mental

Bekerja terlalu lama atau berusaha menyelesaikan pekerjaan di luar kemampuan diri bisa meningkatkan risiko stres dan lelah mental. Dampak stres kerja bisa memicu kecemasan, depresi, dan kewalahan. 

Konsumsi suplemen ini ternyata membantu mengurangi lelah mental akibat bekerja. Penelitian dalam Medical Science Monitor (2013) menunjukkan bahwa konsumsi selama 1 – 4 minggu bisa mempercepat proses pemulihan mental saat beristirahat. 

Lebih lanjut, manfaat ini berasal dari senyawa imidazole dipeptide yang bersifat antioksidan dan memperbaiki kondisi tubuh dan otak yang stres.

5. Menjaga suasana hati

Sari pati ayam bisa meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi. 

Suplemen ini mengandung berbagai senyawa, seperti karnosin, polipeptida, dan berbagai asam amino yang bisa meningkatkan kadar serotonin di otak. 

Serotonin adalah senyawa yang membuat Anda merasa tenang, stabil, dan bahagia. Orang dengan depresi biasanya memiliki kadar serotonin yang rendah.

6. Meningkatkan kualitas ASI

sari pati ayam untuk meningkatkan kualitas ASI

Suplemen ini memperkaya zat gizi ASI. Suplemen ini bisa meningkatkan kadar kolostrum, protein, laktoferin, dan epidermal growth factor (EGF).

Kolostrum adalah ASI pertama yang keluar selama melahirkan. ASI ini kaya akan protein, vitamin A, dan antibodi.

Laktoferin merupakan protein yang bisa meningkatkan kadar zat besi di dalam ASI. Zat gizi ini membantu mengurangi infeksi dan memperkuat imun pada bayi.

Sementara itu, EGF adalah protein yang memberikan perlindungan dan perbaikan pada saluran pencernaan bayi.

7. Mengendalikan gula darah

Suplemen ini bisa meningkatkan respons hormon insulin untuk membantu proses pembakaran glukosa (gula darah) menjadi energi.

Selain itu, suplemen ini bisa menghasilkan senyawa bernama GLP-1. Senyawa ini meningkatkan jumlah insulin.

Insulin yang bekerja dengan baik dapat menjaga kadar gula darah tetap dalam rentang normal. 

8. Mengatur ritme sirkadian

Ritme sirkadian adalah perubahan fisik, psikologis, dan perilaku selama 24 jam yang dipengaruhi oleh cahaya matahari dan gelap malam. 

Salah satu contoh yang paling mudah diamati adalah siklus bangun dan tidur saat pagi dan malam hari.

Nah, kandungan asam amino l-anserine pada sari pati ayam bisa mempertahankan ritme sirkadian.

Hal tersebut dijelaskan pada penelitian terhadap hewan dalam Journal of Pharmacological Sciences (2017). Asam amino l-anserine meningkatkan senyawa yang menjaga ritme sirkadian bernama glukokortikoid pada tikus. 

Efek samping sari pati ayam

Ada dua efek samping sari pati ayam yang mungkin terjadi, apa saja?

1. Meningkatkan risiko asam urat

Sari pati ayam merupakan makanan pemicu asam urat karena tinggi purin, senyawa yang akan dipecah menjadi asam. 

Kadar asam urat yang tinggi akan membentuk kristal di sekitar sendi dan menyebabkan radang dan nyeri asam urat. Berikut gejala asam urat yang mungkin muncul.

  • Nyeri sendi tak tertahankan di sekitar pergelangan tangan, lutut, siku, dan jari-jari.
  • Rasa sakit yang tak kunjung hilang.
  • Sendi memerah, hangat, dan bengkak.
  • Sendi sulit bergerak.

2. Reaksi alergi

Meski jarang, ada beberapa orang yang mengalami alergi ayam. Gejala alergi makanan yang sering timbul, yaitu:

  • gatal-gatal, 
  • bibir bengkak dan iritasi, 
  • sakit perut, dan 
  • diare.

Waspadai efek samping serius

Alergi ayam bisa menimbulkan anafilaksis. Berikut gejala yang perlu diwaspadai.
  • Pusing atau pingsan.
  • Napas sesak dan pendek.
  • Mengi.
  • Detak jantung kencang.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Kebingungan dan cemas.
  • Biduran dan kulit terasa dingin.
  • Pembengkakan pada bibir, tenggorokan, dan lidah.

Ada berbagai manfaat sari pati ayam, mulai dari menambah energi, menjaga kesehatan mental, hingga meningkatkan kualitas ASI. 

Meski begitu, suplemen ini tinggi purin sehingga rentan memicu asam urat. Konsumsilah sari pati sebagai pelengkap gizi, bukan menjadi sumber zat gizi utama. Ingat, suplemen bukanlah pengganti obat dari dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 20/03/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan