home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Mengatasi "Kecanduan" Minuman Ringan

5 Cara Mengatasi "Kecanduan" Minuman Ringan

Siapa yang tidak menyukai minuman ringan bersoda? Rasanya yang manis, segar, dan sentakan energi yang didapat setelah meminumnya banyak membuat orang memasukkan minuman ringan ke dalam daftar favorit. Sayangnya, semakin banyak minuman ringan yang Anda konsumsi, semakin banyak gula yang Anda konsumsi setiap harinya.

Sebuah studi telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman ringan manis sebanyak satu sampai 2 kaleng sehari atau lebih, memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih besar dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsinya. Studi lain juga menemukan bahwa konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi dan tulang.

Oleh karena alasan tersebut, Anda perlu mengurangi konsumsi minuman ringan, terutama yang manis dan bersoda. Tidak mudah memang. Namun, Anda tetap harus mencobanya; karena studi oleh Dr. Frank Hu, seorang Profesor Nutrisi dan Epidemiologi di Harvard School of Public Health, telah menemukan bahwa penurunan konsumsi gula manis akan mengurangi risiko obesitas dan penyakit terkait obesitas.

Bagaimana jika sudah terbiasa minum minuman ringan setiap hari?

Jika Anda adalah tipe orang yang setiap hari harus selalu minum sekaleng minuman ringan, berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda dalam menguranginya:

1. Baca-baca informasi tentang pengaruh buruk softdrink bagi kesehatan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu dampak buruk soda dan minuman ringan bagi kesehatan. Dengan begitu, Anda mempunyai alasan kuat kenapa harus mengurangi konsumsi minuman ini dalam diet Anda. Sehingga, ketika Anda mulai tergoda untuk kembali meminumnya, Anda mempunyai alasan untuk tetap tidak meminumnya.

2. Minum segelas air dulu

Jika alasan Anda minum minuman manis adalah untuk menghilangkan dahaga atau rasa haus; maka, cobalah untuk minum segelas air dulu sebelum menyeruput minuman manis kesukaan Anda. Hal ini dapat membantu Anda dalam mengurangi konsumsi softdrink karena Anda sudah tidak haus lagi.

3. Campur dengan air

Karena mengurangi softdrink tidaklah mudah, salah satu cara untuk menguranginya adalah mencampurnya dengan air. Dengan melakukan ini, Anda membantu diri Anda mengurangi minuman ringan secara perlahan.

Mulailah dulu dengan mencampurnya dengan sedikit air putih, tapi semakin hari tambahkan terus jumlah air sehingga Anda lama-lama terbiasa minum hanya air putih saja. Mencampur softdrink dengan air juga memungkinkan Anda mengurangi rasa manis yang terkandung dalam minuman ringan tersebut.

4. Coba untuk cari penggantinya

Anda boleh saja tetap mengonsumsi softdrink, namun, Anda harus mengurangi jumlah yang dikonsumsi setiap harinya. Seiring dengan itu, Anda bisa coba untuk mengganti minuman ringan dengan jus buah, air soda tawar, susu, atau air yang dicampur dengan lemon.

Anda juga dapat mengalihkan konsumsi softdrink dengan teh tanpa pemanis. Rasanya memang akan terasa hambar, terutama bagi Anda pecinta rasa manis. Jadi, jika Anda tidak menyukai cita rasa teh tanpa gula, maka, Anda dapat mencampurkan lemon, mint, atau sedikit gula/pemanis buatan.

5. Pantau jumlah kalori Anda

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memantau jumlah kalori Anda, misalkan dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apakah kalori Anda sudah lebih dari batas normal atau belum. Jika sudah, Anda tentu harus mengurangi konsumsi minuman manis demi kesehatan Anda sendiri.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati pada 09/12/2020
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x