6 Buah yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Buah memang mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk mengoptimalkan kerja tubuh kita. Selain memiliki rasa manis yang alami, buah juga kaya akan serat yang dapat membantu sistem pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Tak jarang, kita juga memakan buah saat sarapan karena kepraktisannya dan khasiatnya.

Namun, tahukah Anda ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dimakan pada pagi hari? Jika Anda mengonsumsinya, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah dengan lambung.

Apa saja buah yang sebaiknya tidak dimakan saat sarapan?

1. Semangka

Semangka memang enak dinikmati di siang hari saat udara terik, namun tidak dengan pagi hari. Rasa manis pada semangka disebabkan oleh tingginya level fruktosa. Menurut Julia Greer, MD, seorang asisten dosen kedokteran di University of Pittsburgh, yang dikutip oleh Prevention.com menyatakan bahwa  kira-kira 30 sampai 40 persen orang tidak mampu untuk menyerap fruktosa seluruhnya, sehingga menyebabkan perut kembung, gas berlebih, serta diare.

2. Jeruk

Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari jeruk. Vitamin C yang terkandung dalam jeruk memiliki manfaat untuk sistem kekebalan tubuh dan membuat kulit menjadi sehat. Namun, memakan buah jeruk berlebihan saat pagi hari dapat mengakibatkan kram perut dan diare, sebab jeruk mengandung serat yang tinggi. Kelebihan vitamin C (lebih dari 2000 mg per hari) akan membuat Anda mual, muntah, mulas, kembung, sakit kepala, hingga penyakit batu ginjal. Menurut Laura Flores, ahli nutrisi dari San Diego, yang dikutip Livescience.com, jeruk termasuk makanan dengan asam yang tinggi, dan hal ini dapat menimbulkan panas lambung. Orang yang memiliki masalah dengan refluks asam lambung akan mudah mengalami mulas ketika makan terlalu banyak jeruk.

3. Salak

Buah ini mengandung vitamin C, kalsium, beta-karoten, zat besi, dan tanin (turunan dari asam gallic). Dilihat dari kandungannya, tentu saja salak memiliki manfaat untuk kesehatan, terutama untuk kesehatan kardiovaskular. Namun, Anda harus hindari memakan salak di pagi hari jika Anda memiliki ulkus lambung. Hal ini dikarenakan salak mengandung tanin yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan iritasi lambung, mual, muntah, dan masalah pada hati.

4. Persik (peach)

Buah ini memiliki serat tinggi dan dapat mengurangi kolesterol serta sembelit. Namun tahukah Anda bahwa persik juga mengandung sorbitol? Sorbitol sulit dicerna sehingga akan mengakibatkan produksi gas. Memakannya pada pagi hari, dapat menyebabkan Anda kembung. Sorbitol juga dapat meningkatkan ketergantungan terhadap pencahar jika dimakan berlebihan, sehingga usus besar akan berhenti merespon stimulus sorbitol dan terjadi kerusakan otot.

5. Apel

Apel untuk menu sarapan memang dipercaya dapat memberikan energi lebih.  Kandungan vitamin C dan antioksidan dikaitkan dengan manfaat untuk kesehatan. Namun tahukah Anda bahwa apel juga bisa menimbulkan perut kembung? Ya, hampir sama seperti persik, kandungan fruktosa dan tinggi serat menjadikannya sulit dicerna, sehingga harus difermentasi pada usus besar. Hasil dari fermentasi ini adalah gas dan perut kembung.

6. Mangga

Mangga yang matang memang sulit dihindari, rasanya yang manis, membuat semua orang ingin memakannya lagi. Apalagi mangga memiliki musim berbuahnya sendiri sehingga kita pun tak ingin melewatkannya begitu saja. Namun, menyantap buah mangga saat sarapan rasanya kurang tepat. Mangga memiliki kandungan fruktosa yang lebih besar daripada glukosa. Ketidakseimbangan ini membuat mangga sulit diserap oleh tubuh. Selain itu, fruktosa juga sulit dicerna. Gas dan perut kembung pun tidak bisa dihindari. Anda tentu tidak ingin bukan mengawali hari dengan perut yang tak nyaman?

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

    Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

    Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

    11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

    Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Pantangan Ambeien Beserta Makanan yang Boleh Dikonsumsi

    Makanan sangat memengaruhi kondisi kesehatan pasien ambeien. Berikut pantangan sekaligus makanan untuk penderita ambeien.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Pencernaan, Ambeien 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    manfaat buah stroberi

    Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    apa itu kalori adalah

    Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Brigitta Maharani
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    pilihan beras untuk menurunkan berat badan

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

    Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit