home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Banyak Manfaatnya, Lho! Apa Saja?

Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Banyak Manfaatnya, Lho! Apa Saja?

Tertawa adalah penangkal stres, rasa sakit, bahkan jadi penangkal konflik Tidak ada cara andalan lain untuk membuat pikiran dan tubuh kembali pulih dengan cepat saat menyikapi hal negatif. Tertawa atau humor adalah kuncinya. Tertawa memberikan banyak manfaat. Bukan hanya tertawa karena ada hal lucu, menertawakan diri sendiri juga ternyata bagus untuk kesehatan.

Penelitian sebelumnya menganggap bahwa menertawakan diri Anda sendiri dianggap sebagai efek negatif dari tekanan yang dirasakan seseorang. Menertawakan diri sendiri biasanya berkaitan dengan kecemasan dan rendahnya kepercayaan diri. Namun, penelitian terbaru dalam jurnal Personality and Individual Differnces membuktikan hal sebaliknya.

Adakah manfaat menertawakan diri sendiri?

fakta tentang tertawa

Suatu studi dari University of Granada dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa secara klinis, orang yang sering bercanda tentang dirinya sendiri atau menertawakan kelemahan, kekurangan, atau kesalahannya sendiri sebagai lelucon lebih sejahtera secara psikologis.

Temuan ini termasuk penelitian kontroversial, bertentangan dengan penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa orang yang suka menggunakan dirinya sendiri sebagai bahan bercandaan menandakan kondisi psikologis yang negatif.

Jorge Torres Marin, salah satu peneliti dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa menertawakan diri sendiri ada hubungannya dengan skor kesejahteraan psikologis yang tinggi. Skor kesejahteraan psikologis ini bisa jadi sinyal adanya kebahagiaan dan kemampuan bersosialisasi yang baik.

Menertawakan diri Anda sendiri bekerja seperti efek psikoterapi yang bisa meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Para peneliti menganggap bahwa kesejahteraan psikologis merupakan indikator kebahagiaan, kepuasan hidup, dan optimisme tentang hidup. Maka itu, menertawakan diri sendiri dianggap baik untuk kesehatan mental.

Menertawakan diri sendiri mencairkan suasana sosial

tertawa palsu

Menertawakakan diri sendiri mungkin tidak mudah dilakukan, karena Anda akan merasa malu untuk menonjolkan kelemahan dan kekurangan Anda. Akan tetapi, alih-alih merasa malu, menyembunyikan kelemahan atau kekurangan dalam gurauan yang wajar justru bisa menunjukan kalau Anda adalah orang yang bisa mencairkan suasana dan mengurangi ketegangan.

Selera humor seperti ini juga tidak merugikan pihak mana pun. Justru akan membuat orang lain jadi lebih terbuka dan nyaman bersama Anda.

Menertawakan diri sendiri baik untuk kesehatan fisik juga

ketawa bisa menurunkan berat badan

Orang yang dapat menertawakan dirinya sendiri cenderung memiliki pikiran positif dan tidak mudah khawatir, sehingga lebih terhindar dari stres kronis.

Stres kronis atau stres berkepanjangan bisa memicu tingginya produksi hormon stres alami seperti kortisol dan adrenalin. Terlalu tingginya produksi hormon ini telah terbukti berkaitan dengan meningkatnya masalah kesehatan mental maupun fisik.

Masalah kesehatan fisik yang bisa terjadi seperti sakit kepala, penyakit jantung, dan masalah pencernaan. Sedangkan masalah kesehatan mental yang bisa terjadi seperti kecemasan dan depresi. Maka itu, kemampuan untuk menertawakan kelemahan, kesalahan, atau kekurangan diri sendiri dianggap menyehatkan bagi tubuh dan jiwa.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

LaBier Douglas. 2018. Can You Increase your Mental Health by Laughing at Yourself?. [Online] Tersedia pada: https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-new-resilience/201809/can-you-increase-your-mental-health-laughing-yourself (Diakses 13 November 2018)

Universidad de Granada. 2018. Self-defeafting Humour Promotes Psychological Well-Being, Study Reveals. [Online] Tersedia pada: https://www.ugr.es/en/about/news/self-defeating-humour-promotes-psychological-well-being-study-reveals (Diakses 13 November 2018)

Manning-Schaffel Vivian. 2017.  Why Laughing at Yourself Can Boost Your Health. [Online] Tersedia pada: https://www.nbcnews.com/better/health/why-science-good-health-favors-those-who-can-laugh-themselves-ncna781256 (Diakses 13 November 2018)


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 22/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x