Menertawakan Diri Sendiri Ternyata Banyak Manfaatnya, Lho! Apa Saja?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25 November 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tertawa adalah penangkal stres, rasa sakit, bahkan jadi penangkal konflik  Tidak ada cara andalan lain untuk membuat pikiran dan tubuh kembali pulih dengan cepat saat menyikapi hal negatif. Tertawa atau humor adalah kuncinya. Tertawa memberikan banyak manfaat. Bukan hanya tertawa karena ada hal lucu, menertawakan diri sendiri juga ternyata bagus untuk kesehatan.

Penelitian sebelumnya menganggap bahwa menertawakan diri Anda sendiri dianggap sebagai efek negatif dari tekanan yang dirasakan seseorang. Menertawakan diri sendiri biasanya berkaitan dengan kecemasan dan rendahnya kepercayaan diri. Namun, penelitian terbaru dalam jurnal Personality and Individual Differnces membuktikan hal sebaliknya.

Adakah manfaat menertawakan diri sendiri?

fakta tentang tertawa

Suatu studi dari University of Granada dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa secara klinis, orang yang sering bercanda tentang dirinya sendiri atau menertawakan kelemahan, kekurangan, atau kesalahannya sendiri sebagai lelucon lebih sejahtera secara psikologis.

Temuan ini termasuk penelitian kontroversial, bertentangan dengan penelitian sebelumnya yang mengatakan bahwa orang yang suka menggunakan dirinya sendiri sebagai bahan bercandaan menandakan kondisi psikologis yang negatif.

Jorge Torres Marin, salah satu peneliti dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa menertawakan diri sendiri ada hubungannya dengan skor kesejahteraan psikologis yang tinggi. Skor kesejahteraan psikologis ini bisa jadi sinyal adanya kebahagiaan dan kemampuan bersosialisasi yang baik.

Menertawakan diri Anda sendiri bekerja seperti efek psikoterapi yang bisa meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Para peneliti menganggap bahwa kesejahteraan psikologis merupakan indikator kebahagiaan, kepuasan hidup, dan optimisme tentang hidup. Maka itu, menertawakan diri sendiri dianggap baik untuk kesehatan mental.

Menertawakan diri sendiri mencairkan suasana sosial

tertawa palsu

Menertawakakan diri sendiri mungkin tidak mudah dilakukan, karena Anda akan merasa malu untuk menonjolkan kelemahan dan kekurangan Anda. Akan tetapi, alih-alih merasa malu, menyembunyikan kelemahan atau kekurangan dalam gurauan yang wajar justru bisa menunjukan kalau Anda adalah orang yang bisa mencairkan suasana dan mengurangi ketegangan.

Selera humor seperti ini juga tidak merugikan pihak mana pun. Justru akan membuat orang lain jadi lebih terbuka dan nyaman bersama Anda.

Menertawakan diri sendiri baik untuk kesehatan fisik juga

ketawa bisa menurunkan berat badan

Orang yang dapat menertawakan dirinya sendiri cenderung memiliki pikiran positif dan tidak mudah khawatir, sehingga lebih terhindar dari stres kronis.

Stres kronis atau stres berkepanjangan bisa memicu tingginya produksi hormon stres alami seperti kortisol dan adrenalin. Terlalu tingginya produksi hormon ini telah terbukti berkaitan dengan meningkatnya masalah kesehatan mental maupun fisik.

Masalah kesehatan fisik yang bisa terjadi seperti sakit kepala, penyakit jantung, dan masalah pencernaan. Sedangkan masalah kesehatan mental yang bisa terjadi seperti kecemasan dan depresi. Maka itu, kemampuan untuk menertawakan kelemahan, kesalahan, atau kekurangan diri sendiri dianggap menyehatkan bagi tubuh dan jiwa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Metode Relaksasi yang Murah Meriah dan Ampuh Usir Stres

Stres berat lama-lama dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Tiga cara menghilangkan stres berikut dapat Anda ikuti tanpa harus keluar banyak tenaga.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 6 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Sering Menangis atau Tertawa Tiba-Tiba? Bukan Gila, Mungkin Anda Mengidap Penyakit Ini

Jika Anda sering 'menghakimi' seseorang yang sering menangis dan tertawa tiba-tiba sebagai orang gila, Anda salah. Mungkin ia mengidap pseudobulbar affect.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 29 Juni 2017 . Waktu baca 3 menit

Berapa Banyak Kalori yang Dibakar Saat Kita Tertawa?

Penelitian yang dilakukan oleh Vanderbilt University Medical telah menemukan bahwa ketawa benar-benar obat terbaik untuk masalah berat badan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 8 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Tertawa Berlebihan Bisa Menyebabkan Kematian?

Benarkah efek tertawa berlebihan bisa membuat orang meninggal? Simak fakta dan penjelasan mengenai efek tertawa pada artikel berikut ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 12 Maret 2017 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membuat bayi tertawa

6 Tips Memancing Tawa Si Kecil untuk Mendukung Perkembangannya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
ibu hamil tertawa

Apakah yang Terjadi Pada Bayi Saat Ibu Hamil Tertawa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
cara orang tertawa

Kenapa Cara Tertawa Setiap Orang Berbeda-beda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
fakta tentang tertawa

5 Fakta Mengejutkan di Balik Tertawa, Tak Cuma Menyehatkan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit