Sering Sakit Kepala? Mungkin Anda Menderita Gangguan Kepribadian Berikut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah berpikir sakit kepala yang Anda miliki bisa menjadi salah satu tanda Anda mengalami gangguan kepribadian? Menurut penelitian yang dilakukan, sakit kepala yang Anda rasakan ternyata ada hubungannya dengan kepribadian seseorang. Benarkah demikian? Simak ulasannya.

Apa hubungannya sakit kepala dengan gangguan kepribadian?

Pada sebuah studi dalam The Journal of Headache and Pain, dilakukan riset yang melibatkan 80 orang peserta dengan gejala sakit kepala. Tes ini juga dinilai berdasarkan ciri kepribadian para peserta yang di uji menggunakan tes Salamanca.

Tes Salamanca adalah sebuah kuesioner sederhana yang digunakan untuk menyaring sebelas ciri kepribadian. Namun, pada akhirnya 11 ciri tersebut akan dibagi menjadi 3 kelompok cluster:

  • Cluster A (paranoid, schizoid, schizotypal) secara keseluruhan sering bersikap aneh atau eksentrik.
  • Cluster B (histrionik, narsistik, impulsif, ambang atau borderline) secara keseluruhan sering bersikap sangat emosional atau dramatis.
  • Cluster C (anankastik, dependen, kecemasan) secara keseluruhan sering merasa cemas atau takut.

Setelah diamati, para peneliti menunjukkan bahwa peserta dengan gangguan kepribadian yang memiliki ciri-ciri sakit kepala, umumnya mengarah kepada orang yang mudah mengalami gejala sakit kepala, ciri kepribadian yang paling umum adalah anankastik, kecemasan, histeris, dan schizoid.

Selanjutnya, penelitian di atas dibandingkan dengan penelitian sebelumnya yang telah meneliti ciri kepribadian dari 164 peserta yang menderita migrain. Ketika dibandingkan (antara peserta pada penelitian sakit kepala dengan peserta migrain), ditemukan bahwa peserta yang mengalami sakit kepala lebih dekat dengan karakteristik paranoid dan schizoid.

Sementara gangguan kepribadian seperti kecemasan dan dependen lebih sering terjadi pada orang yang mengalami migrain daripada yang mengalami sakit kepala.

Ditemukan juga bahwa pria lebih sering mengalami sakit kepala, sedangkan migrain sering terjadi pada wanita. Para periset masih berusaha untuk menentukan apakah gangguan kepribadian yang ditemukan di antara mereka yang menderita sakit kepala atau migrain dapat dijelaskan menurut jenis kelamin. Akan tetapi, itu bukanlah hasil utama yang ingin didapatkan.

Lalu bagaimana hasilnya?

Hasil penelitian di atas sebetulnya menunjukkan bahwa gangguan kepribadian tertentu mungkin lebih umum dialami oleh orang-orang yang punya gangguan sakit kepala primer. Meski demikian, hal ini bukanlah sesuatu yang bisa menjelaskan secara pasti bila orang yang sakit kepala pasti punya gangguan kepribadian. Begitupun sebaliknya, bukan berarti orang yang punya gangguan kepribadian pasti mengalami sakit kepala terus menerus.

Penelitian ini hanyalah sebuah penyambung antara ciri dan gejala tertentu. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk meneliti hubungan antara sakit kepala dan ciri kepribadian yang berbeda. Untuk mengobati gangguan kepribadian yang berhubungan dengan sakit kepala, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Sedangkan untuk menangani gangguan kepribadian ini, biasanya psikiater akan merekomendasikan perawatan:

1. Psikoterapi

Ada banyak jenis terapi (terapi wicara, terapi cahaya, terapi kelompok, dan lain-lain) untuk membantu Anda mengatasi perasaan dan mengendalikannya.

2. Pengobatan

Belum ada obat-obatan yang disetujui untuk pengobatan gangguan kepribadian. Beberapa obat dapat membantu mengembalikan keseimbangan hormon dan zat kimia otak, seperti:

  • Antidepresan, yang dapat memperbaiki depresi, kemarahan atau impulsivitas.
  • Penstabil mood, yang mencegah mood swing dan mengurangi kekesalan dan keagresifan.
  • Obat antipsikotik, juga dikenal sebagai neuroleptik, yang dapat membantu orang yang kehilangan kesadaran dengan kenyataan.
  • Obat anti cemas, yang membantu meringankan kegelisahan, kecemasan dan insomnia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit