home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Poin Penting yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Menikah

5 Poin Penting yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Menikah

Selain memantapkan hati mengenai calon pasangan yang Anda pilih untuk menikah dan hidup bahagia selamanya, ada hal penting lain yang juga harus Anda pikirkan sebelum menikah. Menikah bukanlah hal yang mudah dilalui. Anda sendiri harus memiliki beberapa pertimbangan dan jawaban sebelum masuk ke jenjang yang lebih serius dengan pasangan. Hal apa yang harus Anda pikirkan dan putuskan sebelum menikah?

Hal penting yang harus Anda siapkan dan pikirkan sebelum menikah

1. Kenali diri sendiri dulu sebelum menikah

fakta memori manusia

Sebelum menikah, penting untuk memahami kelemahan dan kelebihan diri Anda terlebih dahulu. Pernikahan tidak selalu indah dan mudah. Sebelum menghadapi masalah-masalah pernikahan, Anda wajib memahami diri sendiri. Ini berguna jika nantinya ada masalah dengan pasangan, Anda tahu apa prinsip yang Anda punya untuk menyelesaikan masalah.

Mengenal dan mencintai diri sendiri juga bisa memberikan kemudahan untuk Anda melewati masa-masa sulit yang kelak akan dihadapi dengan pasangan dalam rumah tangga. Dengan mengenal dan mencintai diri sendiri sebelum menikah, dapat mempermudah Anda mencintai serta menerima pasangan untuk jadi teman hidup Anda selamanya.

2. Menikah bukanlah alasan untuk melupakan teman dan keluarga

puasa untuk orang dengan penyakit jantung

Banyak orang berpikir sesudah menikah ia harus menghabiskan waktu dengan pasangannya lebih banyak. Tak jarang, banyak juga yang mengaku bahwa setelah menikah malah merasa lebih jauh dari keluarga dan teman-temannya. Jika demikian, Anda harus menanamkan pada diri Anda sebelum menikah bahwa pernikahan bukan untuk melupakan atau menarik diri dari orangtua dan pergaulan.

Padahal, membagi waktu dengan orang lain setelah menikah bisa membuat hubungan Anda dan pasangan makin kuat, lho. Setelah mengobrol dengan teman atau orangtua, Anda bisa menambah pengalaman atau pengetahuan soal kehidupan rumah tangga. Ini akan menambah keintiman dan membuat Anda mengisi kualitas hubungan dari apa yang sudah terlewatkan sebelumnya dengan pasangan ketika Anda bersama teman dan keluarga.

3. Pikirkan soal masalah keuangan dan pembagian tugas rumah tangga

siapa lebih jorok

Menentukan porsi bayar-membayar dan tugas rumah tangga merupakan hal yang Anda harus pikirkan dan bahas sebelum menikah dengan pasangan. Usahakan Anda dan pasangan saling terbuka soal keuangan dan tugas yang harus diemban setelah menikah. Misalnya siapa yang membayar listrik, siapa yang tugas mencuci baju, dan siapa yang giliran memasak.

Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa membuat anggaran berapa biaya yang harus ditanggung bersama serta biaya pribadi. Membicarakan keuangan dan peran masing-masing dalam rumah tangga sebelum menikah penting agar Anda dan pasangan bisa saling memenuhi tanggung jawab satu sama lain tanpa harus berdebat sengit nantinya.

4. Siap-siap menghadapi konflik

pasangan ngambek

Pernikahan melibatkan dua orang, sehingga kemungkinan Anda dan pasangan akan memiliki pandangan yang berbeda saat bersama nanti. Anda harus siap jika nantinya bertengkar atau berbeda pendapat dengan pasangan. Masalah saat pacaran juga bisa menjadi masalah yang akan muncul lagi nantinya setelah menikah.

Maka, ada baiknya Anda dan pasangan membicarakan batasan apa yang harus dipatuhi sebelum menikah. Misalnya ketika bertengkar, bolehkah Anda menyendiri dulu untuk menjernihkan pikiran atau harus langsung diselesaikan saat itu juga? Ini bisa menjadi salah satu cara mencegah pertengkaran dan bisa menghormati pasangan satu sama lain.

5. Mau punya anak atau tidak?

kehamilan setelah divonis tidak subur

Setiap pasangan harus memiliki tujuan mengenai pernikahannya. Beberapa pasangan ada yang berniat memiliki buah hati dan ada pula yang tidak. Ini merupakan salah satu hal penting yang harus Anda bicarakan dan pikirkan sebelum menikah.

Jika ingin memiliki buah hati, tentukan kapan mau hamil, rencanakan program kehamilan, jalani gaya hidup sehat, bahkan Anda harus mempersiapkan urusan finasial mengenai biaya masa depan buah hati. Jika tidak, silakan Anda dan pasangan putuskan visi misi apa yang akan dicapai hingga masa tua nanti.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Things to know before getting married https://www.today.com/series/things-i-wish-i-knew/things-know-getting-married-t109322Diakses pada 23 Juni 2018.

15 Things every couple before marriage https://www.huffingtonpost.com/wendy-atterberry/15-things-every-couple-mu_b_5638629.html Diakses pada 23 Juni 2018.

18 questions ask before getting married https://www.psychologytoday.com/us/blog/friendship-20/201705/18-questions-ask-getting-married Diakses pada 23 Juni 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 13/07/2018
x