Tips Mencegah Mata Merah Setelah Berenang (Plus Cara Mengobatinya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa klorin yang ditambahkan di kolam renang jika bercampur dengan urine, keringat, dan sebagainya bisa menyebabkan mata Anda merah? Baik atlet ataupun orang biasa, kerap mengalami mata merah setelah berenang. Agar tak terus berulang, simak cara mencegah mata merah setelah berenang berikut ini.

Klorin di kolam menjadi penyebab iritasi mata

mengatasi saraf kejepit

Klorin pada dasarnya dicampurkan ke kolam renang untuk mencegah penyebaran kuman dan wabah.

Namun, klorin yang bercampur dengan cairan tubuh, seperti urine, keringat, sel kulit, deodoran yang menempel pada tubuh, atau sisa make up pada tubuh maka akan menyebabkan beberapa permasalahan, seperti:

  • Mengurangi jumlah klorin yang tersedia untuk membunuh kuman
  • Membuat zat iritan yang disebut dengan kloramin

Kloramin ini yang diduga sebagai faktor risiko terjadinya mata merah setelah berenang.

Bagaimana mencegah iritasi mata merah setelah berenang?

1. Menggunakan kacamata renang

pentingnya pakai kacamata renang

Kacamata renang merupakan salah satu alat yang sebenarnya sangat dianjurkan untuk dipakai saat berenang. Selain Anda dapat melihat di air dengan jelas, kacamata renang dapat mencegah iritasi mata ketika Anda selesai berenang. 

Hal tersebut dikarenakan kacamata renang dirancang untuk melindungi mata Anda dari zat iritan, seperti kloramin. 

2. Mencuci mata

Setelah berenang, usahakan untuk mencuci mata Anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan air keran dan dalam keadaan mata tertutup. 

Cara ini biasanya cukup ampuh untuk membilas berbagai senyawa kimia yang menempel di sekitar mata Anda. 

3. Menggunakan obat tetes mata

bahaya pakai obat tetes mata steroid

Sebelum memasuki air, usahakan untuk menggunakan obat tetes mata atau gel air mata agar cairan di mata tetap seimbang dan membuat mata Anda lebih nyaman.

Biasakan pula memakai obat tersebut setelah berenang untuk menghindari iritasi mata merah akibat kloramin. 

4. Minum air putih yang banyak

minum air putih menghilangkan batu ginjal

Salah satu penyebab mata memerah setelah berenang adalah tubuh kekurangan cairan. Oleh karena itu, minum air putih yang banyak sebelum dan sesudah berenang merupakan langkah yang cerdas agar mata Anda tetap lembap. 

Selain keempat tips tersebut, ada cara lain untuk mencegah iritasi mata (mata merah), yaitu:

  • Hindari buang air kecil maupun besar di kolam renang.
  • Jika mendesak, langsung keluar dari kolam dan pergi ke toilet. 
  • Membasuh tubuh sebelum memasuki air agar kotoran yang menempel pada tubuh Anda hilang. 
  • Menggunakan bathing cap atau penutup kepala untuk perenang 

Mencuci mata setelah berenang dapat mengobati mata merah

cuci tangan air hangat dingin

Jika setelah mengikuti langkah-langkah di atas dan mata Anda tetap merah setelah berenang, mungkin Anda perlu mengobatinya. 

Seperti yang dilansir dari American Optometric Association, membilas mata secara menyeluruh dengan air hangat membantu menghilangkan iritasi pada permukaan mata. 

Selain itu, Anda juga dapat mengompres mata Anda dengan kompres dingin untuk mengurangi peradangan dan iritasi. Jika sudah selesai, cobalah menggunakan obat tetes mata agar rasa gatal dan terbakar di mata dapat berkurang. 

Akan tetapi, apabila Anda mengalami gejala komplikasi di bawah ini, segera konsultasikan dengan dokter mata Anda.

  • Iritasi dan mata merah yang mengeluarkan cairan nanah
  • Penglihatan terganggu dan kabur selama beberapa jam

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Mata Belekan yang Harus Diwaspadai

Coba perhatikan bagaimana kondisi mata belekan Anda di pagi hari. Apakah kering seperti remah, lengket berserabut warna putih, atau justru hijau kekuningan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 5 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit kerap membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang aman untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

6 Hal yang Perlu Dipersiapkan Lansia Sebelum Berenang Agar Tetap Aman

Berenang memberi manfaat untuk lansia, tapi persiapan sebelum berenang juga harus diperhatikan. Yuk, intip panduannya pada ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Lansia, Aktivitas Lansia 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mata Kering

Pemakai lensa kontak sudah biasa mengalami mata kering. Tapi tahukah bahwa penyebab mata kering Anda mungkin adalah pil KB yang Anda gunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mata merah karena softlens

6 Penyebab Umum Mata Memerah Saat Pakai Softlens

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat mata merah

Berbagai Cara Mengatasi Mata Merah yang Disarankan Secara Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
kedutan mata kiri atas

Mata Sering Kedutan, Apa Artinya dari Sisi Medis?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit