Hiv Viral Load

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu hiv viral load?

Tes jumlah virus mengukur berapa banyak human immunodeficiency virus (HIV) dalam darah. Jumlah virus pertama kali diukur saat Anda terdiagnosis dengan infeksi HIV. Pengukuran awal ini berfungsi sebagai dasar, dan pengukuran selanjutnya akan dibandingkan dengan pengukuran dasar. Karena jumlah virus dapat bervariasi dari hari ke hari, tren sepanjang waktu berguna untuk menentukan apakah infeksi semakin memburuk. Jika jumlah virus semakin meningkat sepanjang beberapa pengukuran, berarti infeksi memburuk. Jika tren dalam jumlah virus berkurang sepanjang beberapa pengukuran, berarti infeksi membaik.

Jumlah virus diukur menggunakan salah satu dari tiga jenis tes yang berbeda:

  • tes reaksi berantai reverse-transcriptase polymerase (RT-PCR)
  • tes DNA bercabang (bDNA)
  • tes nucleic acid sequence-based amplification (NASBA)

Tes ini mengukur jumlah materi genetik (RNA) HIV dalam darah. Namun, setiap tes memberikan hasil yang berbeda satu sama lain sehingga penting untuk menggunakan tes yang sama sepanjang waktu.

Kapan saya harus menjalani hiv viral load?

Waktu berbeda yang Anda perlukan dalam tes jumlah HIV termasuk:

  • tepat setelah diagnosis, yang disebut pengukuran dasar. Hasil tes-tes yang berikutnya dapat dibandingkan dengan tes itu
  • setiap 2-8 minggu pada awal pengobatan atau dengan perubahan dalam pengobatan. Ini membantu menilai cara kerja obat
  • setiap 3-6 bulan atau sesuai arahan dokter jika pengobatan efektif

Dokter mungkin mempertimbangkan pengukuran jumlah virus bersamaan dengan hitungan CD4+ Anda untuk memutuskan waktu dimulainya terapi antiretrovirus.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani hiv viral load?

Jangan bandingkan hasil dari metode yang berbeda-beda (RT-PCR, bDNA, NASBA) untuk mengukur jumlah virus.  Penting untuk menggunakan metode pengukuran yang sama setiap waktu. Hasil jumlah virus yang tidak terdeteksi bukan berarti Anda tidak lagi terkena HIV dalam darah, tapi hanya berarti bahwa jumlah HIV dalam darah terlalu rendah untuk terdeteksi dalam tes. HIV masih bisa ditularkan ke orang lain sekalipun jumlah virus tidak dapat terdeteksi.

Tes jumlah virus tidak digunakan secara rutin untuk mendiagnosis HIV. Tes antibodi HIV digunakan untuk tujuan ini. Tes jumlah virus dengan metode PCR sangat sensitif, yang bisa memberikan beberapa hasil positif HIV yang salah.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani hiv viral load?

Anda tidak perlu melakukan apapun sebelum menjalani tes ini.

Bagaimana proses hiv viral load?

Dokter akan membersihkan area kecil di lengan atau siku Anda dengan lap antiseptik atau bantalan alkohol. Dalam beberapa kasus, dokter akan mengikatkan sabuk elastis di sekitar lengan atas Anda untuk meningkatkan aliran darah sehingga darah dapat terkumpul dari pembuluh nadi dengan jauh lebih mudah. Lengan Anda kemudian ditusuk dengan jarum yang dimasukkan ke dalam pembuluh nadi. Pipa yang mengumpulkan darah terpasang pada ujung akhir lain jarum.

Setelah darah terkumpul secukupnya, dokter akan mencabut jarum dan lalu akan memasang kapas dan perban untuk menghentikan pendarahan di tempat kulit yang ditusuk dengan jarum.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani hiv viral load?

Anda akan diberi tahu kapan bisa mengetahui hasil tes. Dokter akan menjelaskan arti hasil tes dan Anda harus mengikuti instruksi dokter.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil tes dapat membutuhkan waktu 2 minggu.

Nilai normal yang tercantum di sini—disebut referensi kisaran—hanya sebagai panduan. Kisaran ini bervariasi dari satu laboratorium ke laboratorium lainnya dan tergantung metode tes yang digunakan (RT-PCR, bDNA, NASBA). Laboratorium Anda mungkin memiliki kisaran yang berbeda untuk patokan yang normal. Laporan dari laboratorium harus memuat kisaran yang digunakan laboratorium Anda. Selain itu, dokter akan menilai hasil Anda berdasarkan kesehatan Anda dan faktor lainnya. Ini berarti nilai yang di luar nilai normal yang tercantum di sini mungkin masih normal bagi Anda atau laboratorium Anda.

Hasil jumlah virus dilaporkan sebagai angka salinan HIV dalam mililiter (saliran/ml) darah. Setiap virus disebut “salinan” karena HIV bereproduksi dengan membuat kopinya sendiri (replika).

Viral load

Normal: HIV tidak terdeteksi dalam darah.

Abnormal: HIV terdeteksi dalam darah. Dokter akan membandingkan pengukuran saat ini dengan nilai-nilai sebelumnya.
Jika jumlah virus meningkat, berarti infeksi memburuk, dan sebaliknya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Efek Samping dan Kekurangan Menggunakan Kondom Wanita

    Kondom wanita cukup efektif dalam mencegah kehamilan, tetapi juga memiliki sejumlah efek samping dan kekurangan. Apa saja contohnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 3 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

    Mengapa Bertambahnya Usia Dapat Memengaruhi Kesuburan Wanita

    Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui bahwa usia bisa memengaruhi kesuburan wanita. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Kesuburan, Kehamilan 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

    Alasan Merawat Kulit Wajah Harus Dilakukan Sedini Mungkin

    Merawat kulit wajah dan tubuh perlu dilakukan sejak dini. Selain mencegah penuaan dini, merawat kulit juga turut menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Perawatan Kulit, Hidup Sehat 3 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

    Semua Hal tentang Rapid Test & Tes Swab yang Perlu Kamu Tahu

    Mengapa hasil rapid test masih reaktif meskipun hasil swab-PCR menunjukkan hasil negatif? Apa beda hasil rapid dan swab-PCR? Simak di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 3 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    makanan untuk kuku

    6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    kelebihan kekurangan pakai kawat gigi alias behel

    Manfaat dan Risiko Memakai Kawat Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
    pijat injak punggung

    Awas, Pijat Injak Punggung Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
    pasca operasi usus buntu

    Semua Hal yang Perlu Anda Perhatikan Setelah Jalani Operasi Usus Buntu

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit