Cryoglobulin

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu cryoglobulin?

Saat tes cryoglobulin, dokter akan mengambil sampel darah yang kemudian dibekukan dalam 72 jam. Setelah itu, dokter akan memeriksa adanya pengendapan (presipitasi. Jika dokter mendeteksi adanya presipitasi, sampel darah akan dialihkan secara kuantitatif. Ampul tes akan dihangatkan dan sampel darah tersebut akan diperiksa sejauh mana presipitasi akan terurai. Jika ini terjadi, maka terbukti adanya cryoglobulin. Kemudian dokter akan melakukan immune electrophoresis dan kuantitatif IgA, IgG, IgM (immunoglobulin A, G, M) untuk menggolongkan cryoglobulin.

Cryoglobulin (globulin dingin) adalah protein globulin kompleks abnormal yang terdapat dalam darah pasien pengidap penyakit yang berbeda. Protein tersebut mengendap sementara pada suhu rendah (presipitasi dingin) dan akan terurai kembali saat dihangatkan. Protein dapat mengendap dalam pembuluh darah di jari saat mereka terpapar langsung pada suhu rendah. Presipitasi ini menyebabkan darah melekat di pembuluh.

Kapan saya harus menjalani cryoglobulin?

Cryoglobulin tidak akan terdeteksi pada kebanyakan orang sehat, dan uji cryoglobulin tidak akan rutin dilakukan pada pasien yang tidak menunjukkan tanda atau gejala yang berkaitan. Dokter Anda akan melakukan tes saat terdiagnosis adanya tanda penyakit purpura, sakit persendian, atau Raynaud disease (jemari yang terasa sakit, memucat dan dingin).

Gejal lainnya yang berhubungan dengan meningkatnya cryoblogulin, termasuk:

  •      lebam-lebam
  •      sakit otot, persendian
  •      lemah otot, kelelahan
  •      tukak kulit
  •      nekrosis kulit

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani cryoglobulin?

Ada banyak bentuk cryoglobulin, yang terbagi dalam tiga kelompok:

  •      Grup 1: globulin monoklonal
  •      Grup 2: campuran globulin
  •      Grup 3: poliklonal globulin

Tiap grup cryoglobulin melibatkan penyakit yang berbeda.

Kebanyakan orang yang memiliki cryoglobulin dalam darah juga memiliki hepatitis C kronis. Akan tetapi, hanya sekitar 3% pasien dengan hepatitis C yang memiliki cryoglobulin patologis

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani cryoglobulin?

Dokter Anda akan menjelaskan prosedur uji kreatinin. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berpuasa 8 jam sebelum menjalani tes. Berpuasa dapat mengurangi kekeruhan serum yang diakibatkan oleh konsumsi makanan, terutama lemak. Serum yang ternodai akan menghambat tes mendeteksi pengendapan beku.

Bagaimana proses cryoglobulin?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Setelahnya, dokter akan melabeli ampul darah tersebut dengan tutup merah untuk dihangatkan dengan suhu tubuh. Dokter Anda akan menunjukkan usia, berat badan, dan tinggi badan Anda pada pola tes.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani cryoglobulin?

Ikatan elastis dililitkan di sekitar lengan bagian atas Anda dan akan terasa ketat. Anda mungkin tidak akan merasakan apa-apa saat disuntik, atau Anda mungkin merasa seperti tersengat atau dicubit. Anda boleh melanjutkan aktivitas normal segera setelah tes. Anda dapat melepas perban setelah 20-30 menit setelah tes. Jika dokter menemukan cryoglobulin, Anda akan diperingatkan untuk tidak terpapar pada suhu dingin dan obyek-obyek dingin untuk meminimalisir gejala Rayaud disease. Kenakan sarung tangan saat cuaca dingin.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Hasil normal

Hasil normal akan menunjukkan ketiadaan cryoglobulin.

Hasil abnormal

Hasil abnormal akan menunjukkan:

  •      penyakit jaringan ikat (lupus erythematosus, Sjorgen syndrome, rheumatoid arthritis)
  •      tumor limpoid ganas (multiple myeloma, leukemia, Waldenstrom macroglobutin blood, lymph)
  •      infeksi akut dan kronis (peningkatan infeksi mononukleosis, glomerulonephritis akibat infeksi streptococcal)
  •      penyakit hati (hepatitis, sirosis)

Tergantung pada laboratorium pilihan Anda, jangkauan normal uji kreatinin dapat bervariasi. Diskusikan pertanyaan yang Anda miliki seputar hasil tes kesehatan Anda kepada dokter.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Kamu Berisiko Terkena Kanker Payudara?

    Kanker payudara adalah salah satu penyebab kematian tertinggi wanita di Indonesia. Jadi, perlu upaya deteksi dini untuk mengetahui risikonya. Tes di sini!

    Ditulis oleh: Luthfiya Rizki
    Health Quiz 03/06/2020

    Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

    Apa benar kerja terlalu lama di rumah dapat menyebabkan stres? Jika iya, lalu bagaimana cara mengatasi rasa stres yang muncul sebagai akibatnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari

    Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam Himalaya

    Bahaya dapat mengintai Anda jika terlalu banyak mengonsumsi garam, termasuk garam Himalaya yang kini populer di sejumlah kalangan masyarakat.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin

    Plus Minus Pakai Minyak Jarak untuk Pelembap Bibir

    Minyak jarak bisa digunakan untuk bahan pelembap bibir. Namun, tahukah Anda apa manfaat dan efek samping yang mungkin terjdi?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    orang negatif dan toxic

    Orang yang Negatif Ternyata Beda dengan Orang Toxic, Ini Alasannya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    uji hydroxychloroquine covid-19

    Dinilai Belum Aman, Uji Klinis Hydroxychloroquine untuk Obat COVID-19 Ditunda

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    stres menangani kabar buruk

    Stres Ternyata Membuat Seseorang Menerima Berita Buruk dengan Berbeda

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020
    kasus covid-19 korea selatan meningkat lagi

    Penyebab Angka Kasus COVID-19 di Korea Selatan Kembali Melonjak

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/06/2020