Limfedema (Obstruksi Limfatik)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah gangguan pada limfa. Limfedema atau edema limfatik ini terjadi pada tangan, kaki, atau kedua tangan dan kaki karena peredaran limfa yang buruk diakibatkan pembuluh limfa yang terhalang, rusak, atau mengalami perkembangan abnormal

Gangguan limfa di sekitar kaki terkadang disebut edema kaki gajah karena kaki yang terkena tampak besar seperti kaki gajah.

Seberapa umum limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah kondisi yang tidak dapat dihindari dalam pengobatan kanker dan umum terjadi setelah pengobatan kanker (contoh: pengobatan kanker payudara, serviks, endometriosis, vulvar, kepala dan leher, prostat, melanoma, dan sarkoma).

Penyakit ini dapat muncul pada semua golongan umur. Anda dapat membatasi peluang terkena penyakit dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasikanlah kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala limfedema (obstruksi limfatik)?

Tanda dan gejala limfedema adalah:

  • Nyeri pada lengan atau kaki
  • Bengkak pada sebagian atau seluruh lengan atau kaki, termasuk jari tangan atau jari kaki.
  • Wanita yang menjalani terapi radiasi (radioterapi) untuk kanker payudara mungkin mengalami gangguan pada tangan kanan.
  • Gangguan limfa pada pria karena metastasis kanker prostat mungkin mengalami gangguan pada kaki kanan.
  • Bengkak tanpa rasa sakit tapi berlangsung selama beberapa saat.
  • Bagian tubuh lainnya macam alat kelamin atau wajah mungkin juga terkena.
  • Edema kaki tampak seperti kaki gajah (membengkak). Bandingkan kaki yang normal dengan kaki yang bengkak.
  • Limfedema karena pengobatan kanker mungkin tidak muncul sampai beberapa bulan atau tahun setelah pengobatan.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda dan gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah kepada dokter. Seandainya Anda menjalani pengobatan kanker, Anda perlu menghubungi dokter bila kaki atau lengan membengkak, memerah, merasa panas, dan nyeri.

Status dan kondisi penyakit ini bisa berbeda-beda pada banyak orang. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan metode diagnosis dan perawatan terbaik untuk Anda.

Penyebab

Apa penyebab limfedema (obstruksi limfatik)?

Limfedema adalah kondisi yang terjadi ketika aliran limfa terhambat dan membuat cairan limfa tidak dapat mengalir secara normal. Ada dua jenis penyebab gangguan limfa, yaitu primer dan sekunder.

  1. Jenis limfedema primer adalah jenis yang langka. Ini disebabkan oleh kelainan perkembangan. Gangguan limfa ini muncul pada orang berumur di bawah 20 tahun. Umumnya, wanita lebih rentan terkena penyakit ini daripada pria.
  2. Jenis limfedema sekunder disebabkan oleh penyakit lain seperti penyakit infeksi (Streptococcus, filariasis). Cedera karena benturan atau paparan radiasi atau kanker tertentu, misalnya kanker payudara, prostat, dan tumor node limfa.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Faktor ini mungkin meningkatkan risiko limfedema adalah:

  • Usia lanjut
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Rheumatoid arthritis (rematik) atau psoriasis.

Tidak ada faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa sakit. Risiko di atas hanya sebagai acuan. Anda perlu berkonsultasi kepada dokter spesialis untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Pengobatan limfedema tergantung penyebabnya. Pengobatan termasuk memperbaiki kondisi kaki yang terkena limfatik primer, pijat kaki dan menekan dengan cara yang tepat. Solusi yang mungkin membantu termasuk bantal dan stoking.Operasi limfatik dilakukan jika ukuran kaki pasien bertambah sekalipun kaki sedang diobati, masa istirahat kaki normal, infeksi yang kambuh, atau masalah estetik. Untuk limfatik sekunder, penyebabnya (kanker prostat dan payudara) harus diketahui dan terobati.

Apa saja tes untuk limfedema (obstruksi limfatik)?

Dokter mendiagnosis berdasarkan riwayat pengobatan, pemeriksaan fisik, dan metode gambaran bernama limfangiografi. Dalam metode limfangiografi, dokter memberikan pewarna ke dalam pembuluh limfa untuk melihat gambar lokasi hambatan. Dokter bisa melakukan tes darah atau CT scan untuk mengesampingkan penyakit lainnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi limfedema (obstruksi limfatik)?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi limfedema:

  • Makan makanan yang sehat
  • Minum obat sesuai arahan dokter
  • Jika tangan dan kaki terinfeksi, Anda harus diobati secepatnya. Dalam beberapa kasus, Anda memerlukan diuretik untuk mengurangi bengkak.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Kucing dan Hewan Lainnya Dapat Tertular COVID-19 dari Manusia?

    Coronavirus terbukti menular dari manusia ke manusia. Tapi belakangan ada kasus kucing positif COVID-19 karena tertular pemiliknya. Benarkah?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 April 9, 2020

    Meningitis (Radang Selaput Otak)

    Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Fajarina Nurin

    5 Penyakit dari Kucing yang Bisa Menular ke Anak Anda

    Bermain dengan kucing memberikan manfaat bagi perkembangan anak. Namun, orangtua tetap perlu waspada karena anak juga bisa tertular penyakit dari kucing.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Kesehatan Anak, Parenting Februari 25, 2020

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting Februari 22, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Irene Anindyaputri
    Tanggal tayang Mei 26, 2020
    mengukur tekanan darah anak

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 22, 2020
    selulitis pada anak

    Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 18, 2020
    gastritis adalah radang lambung

    Gastritis

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Tanggal tayang April 13, 2020