Amiloidosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu amiloidosis?

Amiloidosis adalah penyakit langka yang dapat mempengaruhi berbagai organ dan menyebabkan gagal organ yang mematikan.

Ada beberapa jenis amiloidosis:

  • Immunoglobulin light chain (AL) amyloidosis adalah jenis paling umum dari amiloidosis, juga dikenal sebagai amiloidosis primer. Kondisi ini merupakan akibat dari antibodi abnormal yang dihasilkan oleh sumsum tulang Anda. Kondisi ini dapat mempengaruhi hati, ginjal, jantung, kulit dan saraf Anda.
  • AA amiloidosis disebut sebagai amiloidosis sekunder. Biasanya menyerang ginjal, sering kali terjadi bersamaan dengan penyakit menular kronis atau peradangan lainnya.
  • Amiloidosis turunan (familial) diturunkan, menyerang hati, saraf, jantung dan ginjal.
  • Amiloidosis terkait dengan dialisis terjadi apabila amiloid menumpuk di sendi dan otot, menyebabkan kekakuan dan cairan pada sendi. Jenis ini umumnya mempengaruhi orang-orang yang menjalani dialisis jangka panjang.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala amiloidosis?

Biasanya, amiloidosis tidak menunjukkan pertanda apapun hingga tahap lanjut. Tergantung pada organ di mana amiloid menumpuk, Anda dapat mengalami gejala-gejala berbeda. Kemungkinan gejala amyloidosis adalah:

  • Perubahan pada kulit
  • Feses seperti tanah liat
  • Nyeri sendi
  • Kelelahan
  • Kelemahan
  • Sesak napas
  • Penurunan berat badan
  • Lidah membengkak
  • Detak jantung tidak teratur.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab amiloidosis?

Amiloid adalah protein abnormal yang dihasilkan pada sumsum tulang. Amiloid dapat menumpuk pada organ lainnya, menyebabkan penyakit yang disebut amiloidosis. Penyebab spesifik dari kondisi Anda tergantung pada jenis amiloidosis yang Anda miliki.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk amiloidosis?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena amiloidosis, yaitu:

  • Riwayat keluarga
  • Dialisis ginjal
  • Usia. Orang dengan AL amiloidosis biasanya berusia 50 tahun ke atas
  • Jenis kelamin. Pria lebih mudah mengalami AL amiloidosis daripada wanita
  • Penyakit lainnya. Penyakit menular kronis atau peradangan dapat meningkatkan risiko AA amiloidosis.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana amiloidosis didiagnosis?

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih dari gejala di atas, Anda harus mengunjungi dokter untuk diagnosis menyeluruh. Amiloidosis dapat dideteksi melalui tes laboratorium (darah dan urin), biopsi (analisis jaringan) dan tes imaging.

Apa saja pengobatan untuk amiloidosis?

Belum ditemukan penyembuhan untuk amiloidosis. Namun, perawatan dapat membantu mengatasi gejala serta mencegah kerusakan lebih lanjut. Kemoterapi sering kali direkomendasikan untuk menghentikan produksi amiloidosis. Pilihan lainnya adalah transplantasi sel punca darah perifer. Dengan perawatan ini, sel induk akan diekstraksi dari darah dan disimpan selama tubuh menjalani kemoterapi.

Kemudian, sel induk tersebut akan ditransplantasi kembali ke tubuh melalui pembuluh darah. Obat-obatan lain dapat diberikan untuk meringankan rasa sakit, mengendalikan kondisi darah dan detak jantung, serta mengatasi retensi cairan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi amiloidosis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi amiloidosis:

  • Anda harus menghindari beberapa aktivitas yang berat
  • Jaga pola makan yang seimbang untuk memberikan tenaga untuk kesehatan Anda.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Lidah

Kanker lidah dapat terjadi pada siapa pun, tanpa atau dengan gejala. Berikut informasi mengenai defisini, gejala, penyebab dan pengobatan kanker lidah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Kanker Mulut (Gusi, Lidah dan Bibir)

Kanker mulut menandakan sel abnormal yang menyerang gusi, lidah, bibir, atau area lain di mulut. Yuk, pelajari mengenai gejala, penyebab, dan obatnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

Perawatan paliatif adalah perawatan suportif yang umumnya dijalani pasien kanker. Namun, seperti apa sih perawatan ini? Pelajari selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

Cara mengobati penyakit kanker tidak hanya dengan minum obat. Tersedia juga prosedur medis lain yang dapat mengatasi kanker. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala kanker tiroid

Kanker Tiroid

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
gejala kanker mata

Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker esofagus kanker kerongkongan

Kanker Esofagus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit