Akrosianosis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu akrosianosis?

Akrosianosis adalah gangguan yang memengaruhi arteri penyuplai darah ke kulit tangan dan kaki. Arteri kecil ini membawa oksigen dan nutrisi dari darah. 

Pada penderita kondisi ini, ada kejang di arteri yang menyumbat aliran darah ke kulit, sehingga kulit kekurangan oksigen dan berubah warna menjadi biru atau ungu.

Akrosianosis adalah kondisi yang ringan dan tidak menimbulkan rasa sakit, tapi terkadang bisa menjadi pertanda kondisi medis serius di tubuh Anda, misalnya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Jenis-jenis akrosianosis adalah:

  • Akrosianosis primer, adalah kondisi yang dikaitkan dengan suhu dingin dan stres emosional. Kondisi ini tidak dianggap berbahaya. 
  • Akrosianosis sekunder, adalah kondisi yang berhubungan dengan penyakit lain, termasuk gangguan makan, penyakit kejiwaan, dan kanker

Nama kondisi ini berasal dari kata Yunani akros yang berarti “ekstrem” dan kyanos yang berarti “biru”. Belum jelas apakah akrosianosis adalah penyakit tunggal atau selalu terkait dengan penyebab spesifik lainnya. 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Akrosianosis adalah kondisi yang cenderung jarang terjadi, tapi lebih umum terjadi pada wanita dibanding pria. Kondisi ini sering terjadi pada bayi lahir. Namun, sebagian kasus lain terjadi pada remaja dan dewasa muda. 

Gejala

Apa saja gejala akrosianosis?

Ciri dan gejala utama akrosianosis adalah tangan atau kaki yang selalu dingin, disertai warna yang berubah biru. Terkadang tangan atau kaki bisa terasa lembap atau berkeringat, bahkan membengkak.

Warna kebiruan biasanya makin terlihat jelas saat berada di suhu dingin, dan akan menghilang perlahan saat dihangatkan.

Biasanya, kondisi ini tidak menyebabkan rasa sakit. Denyut arteri tidak akan terganggu karena tidak ada penyumbatan pada arteri besar di tangan atau kaki.

Dikutip dari Healthline, kebanyakan bayi yang baru lahir memiliki tangan dan kaki yang biru setelah menjalani persalinan dan pada beberapa jam di kehidupan pertama mereka. Gejala kondisi ini biasanya kembali ketika bayi merasa kedinginan atau setelah mandi. 

Akrosianosis primer pada bayi baru lahir adalah kondisi yang terjadi karena darah dan oksigen mengalir ke otak, paru-paru, ginjal, dan bagian-bagian penting tubuh lainnya, bukan tandan dan kaku.  

Mungkin ada gejala yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan pada dokter untuk informasi tentang gejala lainnya.

Penyebab

Apa penyebab akrosianosis?

Kulit akan kekurangan oksigen dan berubah warna menjadi biru atau keunguan apabila pasokan darah ke kulit kaki atau tangan berkurang.

Akrosianosis primer

Penyebab akrosianosis primer diduga adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang menurunkan aliran darah kaya oksigen ke ekstremitas Anda. Penyempitan ini memiliki beberapa alasan, yaitu:

  • Suhu dingin 
  • Hidup di ketinggian tinggi dengan kombinasi tekanan oksigen rendah, peningkatan angin, dan dingin
  • Cacat genetik pembuluh darah Anda. 

Penyebab pada bayi baru lahir disebabkan oleh bayi yang terbiasa dengan perubahan sirkulasi darah dari rahim. Darah yang kaya oksigen awalnya berjalan ke otak dan organ lain daripada ke tangan dan kaki. Tidak ada banyak penelitian khusus tentang penyebab kondisi ini. 

Akrosianosis sekunder

Penyebab akrosianosis sekunder sangat bervariasi, termasuk kelainan pembuluh darah, infeksi, kelainan darah, tumor, penyakit genetik, dan beberapa obat. 

  • Penyebab paling umum yang mendasari kondisi ini adalah fenomena Raynaud, di mana ekstremitas berubah pucat, kemudian biru, dan kemudian merah. 
  • Pada kondisi anoreksia, penurunan berat badan dapat merusak pengaturan panas tubuh. Diperkirakan 21 hingga 40 persen penderita anoreksia menderita kondisi ini. 
  • Obat alkaloid ergot, yang digunakan untuk mengobati migrain dan sakit kepala, dapat menyebabkan penyakit ini.
  • Infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk chikungunya dapat menyebabkan kondisi ini. 
  • Hingga 24 persen pengidap kanker menderita kondisi ini. 

Diagnosis

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Kondisi ini didiagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa denyut nadi dan melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada penyempitan arteri maupun saturasi oksigen yang tidak normal.

Pada orang dewasa muda, di mana diagnosis paling mungkin adalah akrosianosis primer, hanya diperlukan investigasi terbatas. Cara membuat diagnosis akrosianosis primer adalah berdasarkan warna kebiruan pada tangan dan kaki (terkadang hidung dan telinga), ketika tangan dan kaki dingin dan berkeringat, dan ketika gejala tidak menyebabkan rasa sakit. 

Sirkulasi dalam pembuluh darah kecil dapat diukur dengan menggunakan teknik non-invasif yang disebut capillaroscopy, yang memeriksa kapiler di kuku. 

Sementara itu, pada orang yang lebih tua, atau jika ada gejala lain, seperti rasa sakit, pemeriksaan dan penyelidikan akan diperlukan untuk menentukan penyebabnya. Pemeriksaan untuk investigasi akrosianosis tersebut adalah:

  • Oksimetri nadi
  • Urinalisis
  • Hitung darah lengkap, protein C-reaktif, ESR
  • Biokimia standar termasuk fungsi hati dan ginjal
  • Titer streptokokus
  • Autoantibodi
  • Imunoglobulin dan elektroforesis plasma
  • Studi pelengkap
  • Rontgen dada
  • Pengukuran gas darah arteri dan vena
  • Biopsi kulit
  • Capillaroscopy Nailfold (untuk membedakan sianosis primer dari gangguan jaringan ikat tahap awal).

Pengobatan

Informasi di bawah ini tidak dapat dijadikan pengganti konsultasi medis. SELALU konsultasikan pada dokter untuk mendapat informasi tentang pengobatan.

Bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

Berdasarkan jenisnya, cara mengatasi akrosianosis adalah:

Akrosianosis primer

Ini bukan kondisi serius dan cara mengatasinya pun mudah yaitu dengan menghangatkan tubuh. Ini bisa dilakukan dengan beranjak ke tempat yang hangat, memakai sarung tangan atau kaus kaki insulasi panas, memastikan tangan dan kaki dalam keadaan kering, dan sebagainya.

Tidak ada pengobatan yang dibutuhkan kecuali dalam kasus yang sangat parah sehingga diperlukan operasi simpatektomi untuk meringankan kejang pembuluh darah. Namun, operasi ini hanya boleh dilakukan apabila kondisi sudah benar-benar parah.

Akrosianosis sekunder 

Perawatan untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya dapat meredakan gejala kondisi ini. 

Akrosianosis primer adalah kondisi yang tidak umum dan ringan. Beberapa perawatan yang tersedia mungkin dapat meredakan gejalanya pada kasus yang serius. 

Pada bayi yang baru lahir, akrosianosis adalah kondisi yang serius dan akan menghilang dengan sendirinya. 

Berbeda dengan jenis primer, akrosianosis sekunder adalah kondisi yang bisa saja pertanda serius, tergantung penyebab yang mendasarinya. Segera hubungi dokter jika Anda menemukan gejala kondisi ini. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Tangan Dan Kaki Dingin

    Tangan dan kaki dingin, bahkan ketika Anda tidak berada di lingkungan yang dingin bisa jadi merupakan tanda kondisi kesehatan tertentu. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 12 Maret 2016 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kaki dingin

    Kaki Terasa Dingin, Padahal Udara Panas? Atasi Dengan 4 Trik Ini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2018 . Waktu baca 6 menit
    kaki dingin

    Kaki Anda Sering Dingin? Bisa Jadi Gejala dari 7 Penyakit Ini

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 8 Juli 2017 . Waktu baca 5 menit
    suhu tubuh anak

    Suhu Tubuh Anak Rendah, Haruskah Saya Khawatir?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 12 Desember 2016 . Waktu baca 5 menit
    tangan dingin suhu tubuh rendah

    Tangan Dingin Terus? Hati-hati, Mungkin Ini Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2016 . Waktu baca 5 menit