Kolesistektomi Laparoskopi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu batu empedu?

Batu empedu atau gallstones adalah ‘batu’ yang terbentuk pada kantung empedu. Hal ini merupakan kondisi yang umum terjadi dan dapat menurun pada keluarga. Risiko batu empedu meningkat seiring bertambahnya usia Anda dan jika Anda sering mengkonsumsi makanan yang berlemak.

Kapan saya perlu menjalani kolesistektomi laparoskopi?

Jika Anda mengalami rasa sakit disebabkan oleh batu empedu, direkomendasikan untuk melakukan pengangkatan batu empedu.

Pencegahan & peringatan

Apa yang perlu saya ketahui sebelum menjalani kolesistektomi laparoskopi?

si dilakukan dengan membuat beberapa sayatan kecil. Jika Anda pernah menjalani operasi pada daerah empedu, cenderung berdarah banyak, atau memiliki masalah yang membuat dokter sulit untuk melihat kantung empedu Anda, operasi terbuka dapat menjadi pilihan bagi Anda. Dokter Anda akan menentukan jenis operasi apa yang sesuai untuk Anda.

Apakah ada alternatif lain selain kolesistektomi laparoskopi?

Ada alternatif lain yang dapat melarutkan dan menghancurkan batu empedu, namun teknik ini melibatkan obat-obatan yang keras, memiliki efek samping dan angka kegagalan yang tinggi.

Antibiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi pada kantung empedu. Mengkonsumsi makanan rendah lemak juga dapat menghindari serangan rasa sakit.

Akan tetapi, alternatif-alternatif tersebut tidak dapat menyembuhkan kondisi, dan gejalanya cenderung untuk terjadi kembali.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani kolesistektomi laparoskopi?

Anda dilarang makan dan minum apapun selama 8 jam sebelum tes.

Anda mungkin diharuskan untuk berhenti mengkonsumsi obat-obatan pada hari atau sebelum operasi. Anda sebaiknya mengkonsultasikan pada dokter terlebih dahulu sebelum mengganti atau berhenti mengkonsumsi obat-obatan.

Ikuti instruksi lainnya untuk persiapan prosedur operasi.

Bagaimana proses kolesistektomi laparoskopi?

Operasi biasanya dilakukan dengan bius total dan berlangsung selama sekitar 1 jam.

Ahli bedah akan membuat beberapa sayatan kecil pada perut. Peralatan seperti teleskop akan dimasukkan ke dalam perut untuk dilakukan operasi.

Ahli bedah akan membebaskan saluran kistik dan arteri Anda. Kantung empedu akan dipisahkan dari liver dan diangkat.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani kolesistektomi laparoskopi?

Anda diperbolehkan pulang pada hari yang sama.

Anda dapat kembali beraktivitas setelah 2 sampai 4 minggu, tergantung jenis operasi dan aktivitas Anda.

Berolahraga dapat membantu Anda kembali beraktivitas seperti biasa. Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu.

Anda akan pulih total dan dapat kembali beraktifitas seperti biasa.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Komplikasi dapat meliputi perdarahan, infeksi, dan cedera pada saluran yang membawa cairan empedu dari kantung empedu ke lambung. Selama proses kolesistektomi laparoskopi, usus atau pembuluh darah utama dapat terluka pada saat peralatan dimasukkan ke dalam perut. Komplikasi tersebut jarang terjadi. Komplikasi spesifik lainnya dapat meliputi:

  • kerusakan pada struktur seperti usus, kandung kemih atau pembuluh darah
  • munculnya hernia di sekitar sayatan
  • surgical emphysema
  • kebocoran cairan atau batu empedu
  • tertahannya batu
  • nyeri yang berlanjut
  • diare
  • peradangan pada lapisan perut
  • reaksi alergi
  • luka pada saluran empedu
  • luka pada usus
  • kerusakan serius pada hati

Anda dapat meminimalisir risiko komplikasi dengan mengikuti instruksi dari dokter sebelum operasi, seperti berpuasa dan berhenti mengkonsumsi obat tertentu.
Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

    Saat berpergian Anda lebih rentan terkena penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Inilah kelima serangan penyakit saat liburan yang perlu dihindari.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala

    4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

    Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

    10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Anda bisa mencegah penyakit diabetes. Namun, apa saja tindakan pencegahan diabetes yang bisa Anda lakukan? Baca lebih jelasnya di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

    Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Direkomendasikan untuk Anda

    gerimis bikin sakit

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    mengukur tekanan darah anak

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
    pencegahan anemia

    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 26/02/2020