Anestesi Spinal

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Mei 11, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu anestesi spinal?

Pemberian  anestesi  spinal  dilakukan  dengan  menyuntikkan  anestesi  lokal  dan  obatpenghilang rasa sakit lainnya pada area dekat sumsum tulang belakang pasien yang disebut subarachnoid  space.  Anestesi  ini  membuat  saraf  mati  rasa  sehingga  pasien  tidak  dapat merasakan  nyeri  di  daerah‐daerah  tertentu  pada  tubuhnya.  Untuk  penggunaannya, anestesi  spinal  dapat  digunakan  terpisah  ketika pasien  sadar,  atau  bersamaan  dengan pemberian obat bius atau anestesi umum. Di samping itu, anestesi ini juga dapat digunakan pasca operasi dan terbukti efektif menghilangkan rasa nyeri pada tubuh pasien. Dokter anestesi akan melakukan prosedur penyuntikkan anestesi melalui jarum suntik.

Kapan saya perlu mendapatkan anestesi spinal?

Pada sebagian besar kasus, anestesi spinal cocok digunakan untuk operasi yang melibatkan daerah bawah pinggang. Manfaat  anestesi  spinal tergantung pada  kondisi  kesehatan tiap pasien. Dokter anestesi selalu sedia untuk membantu pasien dalam memilih anestesi yang sesuai.

Anestesi spinal sering digunakan untuk:

  • bedah ortopedi pada sendi atau tulang kaki
  • penanganan hernia pada selangkangan, varises, operasi ambeien (wasir)
  • bedah vaskuler: operasi pada pembuluh darah di kaki)
  • ginekologi: prolaps dan beberapa jenis histerektomi
  • obstetri: operasi caesar
  • urologi: operasi prostat, operasi kandung kemih, operasi kelamin

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mendapatkan anestesi spinal?

Sebagai  alternatif,  anestesi  spinal  dapat  digunakan  untuk  operasi  di  bawah  pinggang. Anestesi akan disuntikkan di punggung sehingga daerah pinggang ke bawah akan mati rasa dan operasi dapat dilakukan. Penggunaan anestesi spinal tergolong aman dan nyaman bagi banyak orang, tergantung pada kondisi medis dan jenis operasi yang dijalani pasien.Umumnya, efek samping dari penggunaan anestesi spinal adalah munculnya sakit kepala.Namun tidak usah khawatir karena efek ini dapat diobati dengan mudah.

Di bawah penggunaan anestesi spinal, pasien dapat:

  • sadar total
  • setengah  sadar  –  menggunakan  obat  yang  membuat  pasien  rileks  dan  mengantuk tapi tetap sadar
  • tidak sadar (bius total)

Dokter anestesi akan siaga untuk membantu pasien memilih anestesi yang sesuai

Proses

Bagaimana proses pemberian anestesi spinal?

Anestesi  ini  akan  diberikan  oleh  dokter  anestesi  melalui  suntikan.  Prosedur  ini  tidak menyakitkan meskipun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien.Obat biasanya akan bertahan selama satu sampai tiga jam. Dengan dosis yang tepat, dokter akan  memastikan  anestesi  bertahan  lebih  lama  dari  durasi  operasi  yang  akan  dijalani pasien.

Apa yang harus saya lakukan setelah mendapat anestesi spinal?

Biasanya tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar satu sampai empat jam untuk kembali pulih. Beri tahu perawat apabila ada keluhan selama proses pemulihan ini. Ketika efek obat berangsur hilang, kulit Anda mungkin akan mengalami kesemutan. Selain itu, Anda mungkin akan mulai merasakan sakit pada daerah bekas operasi. Oleh karena itu, obat  penghilang  rasa  sakit  mungkin dibutuhkan  sebelum  rasa nyeri  tersebut  semakin terasa.Anda mungkin akan merasa limbung saat pertama kali bangun dari tempat tidur. Mintalah perawat untuk membantu Anda berdiri.Setelah satu jam pasca operasi, Anda biasanya sudah diperbolehkan untuk minum dan juga makan makanan lunak.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

  • anestesi spinal gagal
  • tekanan darah rendah
  • sakit kepala
  • gatal‐gatal
  • kesulitan buang air kecil
  • nyeri punggung
  • kemampuan pendengaran hilang atau berubah
  • kolaps kardiovaskular
  • high block
  • infeksi di sekitar tulang belakang
  • kerusakan saraf
  • kelumpuhan atau kematian

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    10 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Anda bisa mencegah penyakit diabetes. Namun, apa saja tindakan pencegahan diabetes yang bisa Anda lakukan? Baca lebih jelasnya di sini.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Risky Candra Swari
    Diabetes, Health Centers November 14, 2019

    Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

    Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Pertolongan Pertama, Hidup Sehat November 14, 2019

    Kanker Payudara

    Kanker payudara adalah sel kanker yang berasal dari payudara. Pertumbuhan abnormal membuat sel ini menjadi tumor ganas. Bisakah kondisi ini disembuhkan?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Risky Candra Swari
    Dr. dr. Samuel J. Haryono, Sp.B(K) Onk
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z November 11, 2019

    Anemia Sideroblastik

    Anemia sideroblastik adalah penyakit kelainan darah. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta mencegahnya di Hello Sehat.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z November 10, 2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 22, 2020
    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Novita Joseph
    Tanggal tayang Februari 26, 2020
    Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

    Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Fidhia Kemala
    Tanggal tayang Februari 16, 2020
    4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

    4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
    Tanggal tayang November 15, 2019