×
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan panduan perkembangan janin dalam kandungan Anda.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini!
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!

Haruskah Mencukur Rambut Kemaluan Sebelum Melahirkan?

Oleh Data medis direview oleh dr. Tania Savitri.

Salah satu prosedur yang harus Anda jalani di hari persalinan adalah mencukur bulu kemaluan. Prosedur ini biasanya lumrah dilakukan di beberapa rumah sakit. Lantas, mengapa Anda harus mencukur bulu kemaluan sebelum bersalin? Bagaimana menurut pandangan medis? Berikut penjelasannya.

Apakah harus mencukur bulu kemaluan sebelum melahirkan?

Menurut Dr Cate Bell seorang bidan dan praktisi hipnobirthing di Sussex, seperti yang dilansir di Baby Center, Anda tidak perlu mencukur bulu kemaluan sebelum melahirkan karena hal ini justru bisa meningkatkan risiko infeksi, terutama jika Anda akan menjalani prosedur operasi caesar.

Jika Anda sering mendengar atau menemukan sebuah diskusi di internet yang membicarakan bahwa mencukur bulu kemaluan bertujuan untuk menurunkan risiko infeksi, hal ini berbanding terbalik dengan sebuah penelitian yang telah dipublikasikan di Journal of Hospital Infection yang menemukan bahwa tidak ada indikasi penurunan risiko infeksi karena Anda mencukur bulu kemaluan sebelum prosedur melahirkan.

Menurut Dayna Freedman seorang dokter kandungan di Toronto mengatakan bahwa mencukur bulu kemaluan sebelum melahirkan menjadi hal yang lumrah dan menjadi sebuah rekomendasi karena beberapa rumah sakit persalinan hingga saat ini masih melakukan prosedur ini.

Namun, masih menurut Dayna Freedman, penelitian telah membuktikan bahwa mencukur bulu kemaluan sebelum prosedur operasi apapun tidak menurunkan risiko infeksi, faktanya justru bisa meningkatkan infeksi jika Anda melakukan cukur rambut kemaluan sebelum prosedur operasi.

Hal yang sama juga di tulis dalam WHO Surgical Site infection Prevention Guidelines bahwa mencukur bulu kemaluan sebelum prosedur operasi seperti melahirkan bisa meningkatkan risiko infeksi jika Anda tidak tahu bagaimana cara mencukur bulu kemaluan yang benar atau Anda menggunakan alat yang tidak steril. Infeksi ini bisa disebabkan oleh trauma mikroskopik pada kuit

Lalu, bagaimana jika saya punya kebiasaan mencukur bulu kemaluan?

Sebenarnya, mencukur bulu kemaluan adalah pilihan. Dari segi medis sendiri tidak ada manfaat yang diperoleh dengan mencukur bulu-bulu ini. Seseorang yang mencukur bulunya tidak berarti lebih sehat dari yang tidak mencukur.

Jika Anda tetap ingin mencukur bulu kemaluan karena alasan rasa nyaman, Anda bisa konsultasikan hal ini kepada dokter. Usahakan jangan mencukur rambut pubis di hari H persalinan. Cukurlah bulu kemaluan, jauh-jauh hari sebelum hari persalinan. Jika kehamilan Anda normal, Anda pasti sudah tahu hari perkiraan lahir.

Bagaimana cara mencukur bulu kemaluan yang aman sebelum melahirkan?

1. Pemilihan alat cukur

Ada dua jenis alat cukur yaitu manual dan elektrik. Namun sebaiknya pilih alat cukur manual. Mengapa demikian? Alat cukur manual memiliki desain yang dapat menjangkau area intim Anda secara mendalam. Anda pun bisa mengontrol gerakan pisau cukur secara perlahan agar tidak melukai area intim yang tidak ditumbuhi bulu.

Jika memakai alat cukur elektrik, Anda harus memilih model yang sesuai dengan lekuk tubuh Anda. Selain itu, hasilnya tidak akan bisa sebagus dengan alat cukur manual. Selain itu, para ahli juga menyarankan untuk memakai alat cukur sekali pakai agar terjaga ketajamannya dan kulit terhindar dari infeksi bakteri. Hindari memakai alat cukur yang pernah dipakai oleh orang lain.

2. Gunakan krim cukur

Saat mencukur, oleskan krim cukur khusus wanita. Sebaiknya pilih yang mengandung pelembap untuk mencegah kulit menjadi kering. Penggunaan krim sangat penting agar pisau cukur tidak melukai kulit Anda. Hindari memakai krim yang mengandung alkohol karena zat tersebut bisa mengiritasi kulit.

3. Cara mencukur

Sebelum mencukur, gunting terlebih dahulu bulu kemaluan agar lebih mudah saat proses pencukuran. Setelah agak menipis, tarik kulit Anda, lalu cukur bulu dimulai dari akarnya secara satu arah (dari atas ke bawah). Hindari mencukurnya dari arah yang berlawanan seperti dari bawah ke atas atau kiri ke kanan.

Diamkan kulit. Usai mencukur, bersihkan area dan jaga agar tetap kering. Hindari memakai krim, gel, minyak atau apa pun pada kulit. Pemakaian produk tersebut bisa menyumbat folikel atau akar bulu.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan panduan perkembangan janin dalam kandungan Anda.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini!
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca