5 Tips yang Bisa Ibu Lakukan untuk Melancarkan Persalinan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apa yang Anda bayangkan bila mendengar kata ‘persalinan’? Menakutkan? Mendebarkan? Melahirkan tentu merupakan momen yang mendebarkan bagi seorang calon ibu. Nyawa ibu dan si bayi dipertaruhkan pada momen tersebut. Lalu apa yang sebaiknya si ibu lakukan untuk melancarkan persalinan?

Berbagai cara untuk melancarkan persalinan

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk melancarkan persalinan:

1. Tentukan siapa yang akan mendampingi

Ibu membutuhkan seseorang yang ia percayai untuk mendampingi selama masa persalinan. Keberadaan pendamping ini mungkin sederhana, namun sangat penting.

Hal ini sesuai dengan analisis klinis yang dipublikasikan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology yang mengungkapkan bahwa, seorang ibu hamil yang ditemani selama persalinan (termasuk satu orang pendamping terlatih) berdampak kepada berkurangnya nyeri yang ibu rasakan setelah persalinan serta mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk bersalin.

2. Mengubah-ubah posisi selama persalinan

Bergerak berganti-ganti posisi selama persalinan sambil menempatkan bayi dengan lembut menuju pelvis dapat membantu ibu mengatasi kontraksi yang kuat dan menyakitkan yang akan ia rasakan.

Rasa sakit tersebut bahkan bisa ibu jadikan sebagai pedoman ke mana ibu harus bergerak, dengan menentukan posisi yang mana yang membuat ibu merasa nyaman.

Saat ibu bisa melakukannya, ibu sebenarnya telah melepaskan hormon oksitosin yang nantinya akan membantu proses persalinan.

Selain itu, bergerak selama melahirkan seperti ini dapat membantu melebarkan pelvis hingga akhirnya kepala bayi akan lebih mudah untuk lewat.

3. Mengikuti kelas bersalin

Mengikuti kelas bersalin akan membantu mengurangi rasa cemas yang akan ibu rasakan mendekati hari persalinan. Kelas bersalin biasa dimulai dari awal kehamilan.

Selama itu ibu akan dipersiapkan secara mental dan fisik untuk menghadapi persalinan nantinya. Kelas bersalin biasanya akan mengenalkan ibu tentang:

  • Perubahan-perubahan yang akan ibu rasakan dan alami selama kehamilan
  • Membantu ibu menentukan penyedia layanan kesehatan yang sesuai untuk ia bersalin nanti
  • Mengambil keputusan-keputusan lain yang ibu sulit putuskan selama mengandung hingga persalinan
  • Hal-hal yang sebaiknya ibu lakukan selama persalinan agar persalinan berjalan dengan lancar, cepat, dan sehat.

4. Tetap aktif meski sedang hamil besar

Tetap aktif meskipun tengah mengandung justru akan membantu persalinan Anda nantinya. Penelitian yang dilakukan oleh University of Vermont mengungkapkan bahwa ibu hamil yang berolahraga 2 hingga 3 kali dalam seminggu membutuhkan waktu persalinan yang lebih cepat dibandingkan dengan yang hanya duduk di sofa.

Jika Anda tidak terbiasa berolahraga, berjalan selama sekitar 15 menit juga akan sangat membantu persalinan.

5. Latihan relaksasi menjelang melahirkan

Suatu penelitian pada tahun 2012 mengungkapkan bahwa, rasa gugup dalam menanti persalinan justru dapat memperpanjang proses persalinan.

Hal ini dikarenakan saat gugup, hormon oksitosin yang dapat membantu proses persalinan akan terganggu dengan hadirnya hormon adrenalin, yang justru memperlambat proses kontraksi.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk berlatih relaksasi selama kehamilan. Strategi relaksasi yang telah Anda latih tersebut akan sangat membantu dalam proses persalinan nantinya.

Selama persalinan Anda bahkan diperbolehkan mendengarkan musik demi mendapatkan suasana hati yang tenang.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Saat sedang menjalani promil, Anda perlu tahu berbagai cara cepat hamil yang perlu dilakukan bersama pasangan. Berikut tipsnya untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi tumbuh gigi

11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
cat kuku kutek

Informasi Seputar Cat Kuku dan Dampaknya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
tanda bayi akan lahir

Kenali 5 Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Dalam Waktu Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit