Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Varikokel Penyebab Tidak Subur atau Mandul pada Pria?

Benarkah Varikokel Penyebab Tidak Subur atau Mandul pada Pria?

Penyakit varises pada umumnya merupakan masalah yang paling ditakuti oleh kaum hawa, namun pria juga bisa mengalami varises pada testis yaitu dikenal dengan penyakit varikokel. Sayangnya, ada kemungkinan penyakit varikokel sebagai penyebab tidak subur atau mandul. Sebenarnya, apa alasan verikokel bisa mengganggu kesuburan pria?

Apa itu penyakit varikokel?

Penyakit varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah vena di dalam skrotum alias buah zakar yang melapisi testis. Vena bertugas membawa darah dari sel dan jaringan kembali ke jantung.

Varikokel penyebab tidak subur ini dapat terjadi pada salah satu sisi buah zakar. Namun, keberadaan varikokel mungkin juga muncul pada keduanya. Akan tetapi, kondisi varikokel yang mungkin menjadi mengganggu kesuburan ini biasanya terjadi pada sisi kiri, karena vena di sisi itu lebih sering mendapat tekanan besar daripada sisi kanan.

Pada awalnya, pembengkakan vena terasa samar dan tidak menunjukkan gejala. Dengan begitu, umumnya, varikokel tidak begitu disadari oleh si empunya tubuh. Meski begitu, beberapa pria bisa merasakan sensasi tidak nyaman atau bahkan nyeri pada buah zakar saat berdiri atau beraktivitas fisik terlalu lama jika memiliki varikokel.

Pada umumnya, rasa sakit yang disebabkan oleh adanya varikokel ini memang baru akan sembuh saat Anda berbaring. Selain rasa sakit, varikokel yang berpotensi menjadi penyebab pria tidak subur ini bisa makin membesar dan tampak jelas seiring waktu. Tidak hanya itu, keberadaan varikokel, penyebab pria tidak subur, dapat menyebabkan skrotum membengkak.

Ukuran benjolan yang disebabkan varikokel yang mungkin menjadi penyebab Anda tidak subur ini bermacam-macam. Banyak yang bisa dilihat langsung secara kasat mata, tapi ada juga yang baru bisa diketahui setelah diraba. Itulah kenapa penting bagi setiap pria untuk melakukan pemeriksaan testis mandiri secara rutin, agar Anda bisa waspada terhadap varikokel yang berpotensi menjadi penyebab Anda tidak subur.

Belum diketahui apa yang menjadi faktor risiko dari varises di buah zakar ini. Namun, beberapa peneliti menyatakan bahwa risiko varikokel dipengaruhi tinggi dan berat badan. Semakin tinggi Anda, semakin tinggi pula peluang Anda mengembangkan varikokel.

Mengapa varikokel menjadi penyebab tidak subur atau mandul?

Sebenarnya, varikokel tidak secara langsung menjadi penyebab pria tidak subur. Hal ini pun dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat di dalam jurnal berjudul North American Journal of Medical Sciences.

Penelitian tersebut mengumpulkan sampel sebanyak 816 pria yang tidak subur, kurang dari sepertiganya yang memiliki varikokel.

Akan tetapi, pria dengan kondisi varikokel dianggap lebih tinggi risiko mengalami masalah kesuburan. Apalagi jika dibandingkan dengan pria yang tidak memilikinya.

Hal ini disebabkan keberadaan varikokel mungkin menghalangi tubuh Anda dalam memproduksi, hingga menyimpan sperma. Tak heran jika keberadaan varikokel kemudian dianggap menjadi penyebab pria mandul atau tidak subur.

Pasalnya, kesuburan pria dipengaruhi oleh kualitas sperma yang diproduksi oleh testis. Artinya, keberadaan sperma sangat penting untuk menentukan apakah pria subur atau tidak.

Hal ini juga didukung oleh fakta bahwa aliran darah dari jantung menuju penis ketika pria mendapatkan rangsangan seksual akan menciptakan ereksi. Di saat yang bersamaan, skrotum (buah zakar) tertarik ke dalam tubuh untuk mempersiapkan air mani.

Adanya pembengkakan pembuluh darah vena akibat varikokel yang mungkin mengganggu kesuburan, karena menyebabkan katup pembuluh vena tidak bisa berfungsi optimal untuk mengembalikan darah ke jantung. Darah yang terjebak di area intim ini semakin lama akan meningkatkan suhu di sekitar testis dari seharusnya.

Suhu tubuh penting untuk produksi sperma

Agar testis dapat memproduksi sperma yang sehat dan berkualitas, suhu di sekitarnya tak boleh melebihi dari 4 derajat di atas suhu tubuh normal. Hal ini disebabkan suhu panas akan memengaruhi kualitas sperma.

Peningkatan suhu satu derajat saja akan mengurangi jumlah sperma sebanyak 40 persen. Kelainan pada sperma yang mungkin terjadi akibat varikokel (baik itu bentuk yang rusak, jumlah yang kurang, dan gerak “renang” yang loyo) dapat menjadi gangguan kesuburan pada pria.

Inilah alasan mengapa testis berada di luar tubuh pria, di dalam lindungan skrotum. Artinya, sperma akan berada pada kondisi paling prima ketika berada di lingkungan dingin, di bawah suhu tubuh normal. Lantas, apakah penyakit varikokel sudah pasti menjadi penyebab pria tidak subur? Jawabannya adalah, belum tentu.

Mengapa? Kesuburan pria tergantung dari banyak faktor. Termasuk di antaranya adalah sudah berapa lama Anda memiliki varikokel, tingkat keparahan, dan lokasi (di salah satu atau kedua sisi skrotum).

Tidak hanya itu, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan sejak dini juga dapat memperbaiki peluang kesuburan Anda.

Untuk memastikan kondisi varikokel yang mungkin menjadi mengganggu kesuburan, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bedah urologi. Lalu tanyakan kepada dokter mengenai kemungkinan varikokel yang Anda alami berpotensi menyebabkan Anda tidak subur.

Adakah cara mencegah varikokel penyebab tidak subur?

Agar bisa menurunkan risiko varikokel menyebabkan gangguan kesuburan, pria disarankan untuk menjaga kesehatan organ vitalnya dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan. Khususnya, sayur dan buah yang kaya vitamin A, C, E, dan seng.

Tidak hanya itu, hindari juga paparan zat kimia, listrik, radiasi terus menerus, berendam air panas, dan pemakaian celana yang terlalu ketat untuk melindungi suhu ideal buah zakar. Dengan begitu, meski tidak bisa mencegahnya, Anda bisa mengurangi risiko Anda mengalami kondisi varikokel.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Herdorn, J. Wu, B. (2017). Varicocele. Retrieved 25 January 2020, from https://www.healthline.com/health/varicocele#overview1.

Varicocele. Retrieved 25 January 2020, from http://kidshealth.org/en/teens/varicocele.html# 

What Is a Varicocele?. Retrieved 25 January 2020, from https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/varicocele-repair-for-infertility

Villines, Z. (2018). What Is The Link Between Varicocele and Fertility? Retrieved 25 January 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/323528.php#what-is-a-varicocele

Shafi, H., Esmaeilzadeh, S., Delavar, M. A., Haydari, F. H., Mahdinejad, N., & Abedi, S. (2014). Prevalence of Varicocele among Primary and Secondary Infertile Men: Association with Occupation, Smoking and Drinking AlcoholNorth American journal of medical sciences6(10), 532–535. doi:10.4103/1947-2714.143285

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 14/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x