Kenapa Program Bayi Tabung Sering Menghasilkan Anak Kembar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Program bayi tabung, atau disebut juga fertilisasi in vitro (IVF), merupakan salah satu pilihan untuk membantu banyak pasangan memiliki momongan. Menariknya, banyak kehamilan kembar yang berasal dari program bayi tabung. Kenapa bisa hamil anak kembar dari bayi tabung?

Kenapa bisa hamil anak kembar dari bayi tabung (IFV)

Program bayi tabung melibatkan pengambilan sampel sel telur wanita untuk dibuahi oleh sperma pria di dalam cawan petri. Sel telur yang sudah dibuahi, kini disebut embrio, kemudian diinkubasi selama beberapa hari sebelum akhirnya dimasukkan kembali ke rahim. Setelahnya embrio akan bertumbuh kembang menjadi janin seperti layaknya kehamilan pada umumnya.

Peluang hamil anak kembar dari bayi tabung bisa mencapai 20-40 persen. Ini artinya, setiap satu dari 4 kehamilan merupakan kehamilan kembar. Ini semua tergantung dari seberapa banyak embrio yang ditanamkan di rahim. Biasanya, dokter akan memasukkan banyak embrio dalam satu waktu untuk meningkatkan peluang sukses hamil.

Dari sekian banyak embrio itu, mungkin ada lebih dari satu embrio yang tumbuh menjadi janin. Inilah kenapa peluang hamil anak kembar dari bayi tabung bisa cukup tinggi. Bahkan bukan hanya kembar dua, tapi bisa lebih.

Apakah semua program bayi tabung pasti akan memghasilkan anak kembar?

Sebenarnya tidak ada jawaban pastinya. Bila Anda hanya menginginkan untuk satu embrio saja yang ditanamkan, sangat kecil kemungkinannya untuk bisa hamil kembar. Meski begitu, satu embrio tersebut bisa saja membelah dua menjadi anak kembar. Anak kembar yang berasal dari satu embrio diswbut dengan kembar identik.

Program bayi tabung tidak selalu berhasil

Terlepas dari berapapun embrio yang ditanaman, peluang keberhasilan bayi tabung hanya sekitar 20-35 persen. Peluang sukses hamil akan tergantung dari kondisi sel telur dan sperma yang digunakan.

Usia calon ibu juga memainkan peran penting dalam menentukan kesuksesan program bayi tabung. Wanita yang berusia di bawah 35 berpeluang hingga 39,6 persen untuk memiliki bayi dari program IVF, sementara wanita berusia di atas 40 tahun hanya berpeluang sekitar 11,5 persen. Wanita yang lebih muda memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi karena kualitas sel telurnya masih terbilang baik.

Kondisi kesehatan lainnya yang mungkin menghambat kesuksesan prosedur IVF Anda, termasuk tumor fibroid, gangguan indung telur, tingkat hormon abnormal, dan kelainan rahim. Wanita yang memiliki kondisi-kondisi terkait masalah sistem reproduksi memiliki peluang lebih rendah untuk bisa sukses hamil dari bayi tabung.

Tapi, Anda dan pasangan jangan putus asa dulu.

Tes DNA embrio bisa meningkatkan peluang sukses hamil bayi tabung

Baru- baru ini sebuah penelitian dari University of Oxford dan Genetics Laboratory Reprogenetics di Inggris. menyatakan bahwa melakukan tes DNA pada embrio dapat meningkatkan keberhasilan program bayi tabung hingga 75-80 persen. Bahkan para peneliti menyatakan bahwa tes ini juga menambah peluang hamil bagi wanita berusia di atas 30 tahun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kembar Tidak Selalu Mirip, Lho. Ini 7 Fakta Unik Kembar Tak Identik

Terlihat mirip, tapi tidak persis. Ini fakta unik anak kembar tidak identik yang mungkin belum Anda ketahui. Bahkan bisa lahir di waktu yang berbeda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 September 2018 . Waktu baca 5 menit

Bayi Tabung Atau Inseminasi Buatan, Program Hamil Mana yang Cocok untuk Saya?

Bayi tabung dan inseminasi buatan adalah dua program hamil yang banyak dipilih oleh pasangan yang divonis tidak subur. Namun, mana yang cocok untuk Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesuburan, Kehamilan 7 September 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Tips untuk Pasutri Agar Sukses Ikut Program Bayi Tabung Sampai Hamil

Jika ingin program bayi tabung berhasil, Anda dan pasangan harus mulai ubah gaya hidup berdua jadi lebih sehat bahkan dari jauh-jauh hari sebelum mendaftar.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesuburan, Kehamilan, Tips Sehat 30 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit

3 Risiko Komplikasi Utama dari Program Bayi Tabung yang Harus Diwaspadai (Bisakah Dihindari?)

Meski peluang suksesnya cukup tinggi, ada beberapa risiko bayi tabung yang perlu Anda pertimbangkan baik-baik. Misalnya saja kehamilan ektopik.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesuburan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 30 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu tidak boleh capek selama bayi tabung

Alasan Mengapa Anda Tak Boleh Terlalu Lelah Saat Program Bayi Tabung (IVF)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
inseminasi dan bayi tabung

Saat Sulit Punya Anak, Pilih Inseminasi Ataukah Bayi Tabung?

Ditinjau oleh: Nimas Mita Etika M
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2019 . Waktu baca 6 menit
varikokel tidak subur

Sulit Punya Anak, Mungkin Anda Memiliki Varikokel

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 14 April 2019 . Waktu baca 4 menit
kembar identik

Tidak Identik Tapi Sangat Mirip, Ini Keunikan Si Kembar Cermin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit