Apakah Pernah Aborsi Membuat Wanita Jadi Kurang Subur?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26/03/2020
Bagikan sekarang

Karena satu dan lain hal, Anda mungkin pernah menjalani aborsi alias menggugurkan kandungan di masa lalu. Kini setelah siap memiliki buah hati, Anda merasa cemas, “Jangan-jangan karena pernah aborsi, saya jadi sulit hamil?”

Risiko yang dialami wanita yang pernah aborsi

Secara umum, aborsi sebenarnya tidak dianggap dapat menyebabkan masalah kesuburan atau komplikasi dalam kehamilan. Namun, beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan bahwa wanita yang pernah aborsi memiliki peningkatan risiko:

  • Perdarahan vagina pada awal kehamilan
  • Kelahiran prematur
  • Berat badan bayi rendah
  • Masalah plasenta

Saat menjalani aborsi medis, seorang wanita harus mengonsumsi suatu obat pada awal kehamilan untuk menggugurkan janin. Dalam aborsi bedah, janin diangkat dari rahim biasanya dengan alat vakum, jarum suntik, atau alat berbentuk sendok dengan tepi yang tajam (kuret), sebagai bagian dari prosedur bedah. Meski jarang terjadi, aborsi bedah dapat merusak serviks atau rahim. Dalam kasus tersebut, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki kerusakan sebelum seorang wanita dapat hamil lagi.

Selain itu, ada kemungkinan kecil serviks melemah, yang dapat menyebabkan serviks terbuka lebih awal (prematur atau serviks tidak kompeten) pada kehamilan berikutnya. Namun hal ini lebih cenderung terjadi pada wanita yang sudah melakukan aborsi bedah lebih dari sekali.

Jika Anda pernah melakukan aborsi sebelumnya dan khawatir akan pengaruh yang memungkinkan di kehamilan yang akan datang, silahkan diskusikan hal ini dengan dokter Anda. Dokter akan membantu Anda untuk mengerti akan risiko yang mungkin terjadi, serta apa yang Anda bisa lakukan untuk memastikan kehamilan yang sehat.

Bagaimana jika saya pernah melakukan aborsi beberapa kali?

Penelitian menunjukkan bahwa melakukan aborsi beberapa kali memiliki pengaruh yang sama terhadap kesuburan Anda dengan  jika Anda hanya melakukan satu kali aborsi.

Hanya satu hal yang mempengaruhi kehamilan Anda jika Anda pernah melakukan beberapa kali aborsi, yaitu Anda memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami keguguran. Namun, ini adalah kasus yang sangat langka. Secara keseluruhan, aborsi tidak akan akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hamil, maupun kesehatan Anda dan bayi pada saat kehamilan. Maka dari itu, aborsi di masa lalu bukanlah hal yang harus Anda khawatirkan.

Kapan waktu yang aman untuk mencoba hamil lagi setelah aborsi?

Ini semua tergantung dari kesiapan Anda dan pasangan untuk memiliki bayi.

Kami paham bawah setelah aborsi (bahkan jika itu terjadi beberapa tahun yang lalu) Anda mungkin merasa ragu memikirkan untuk hamil lagi. Pasangan Anda pun mungkin ragu. Yang harus diingat adalah, jangan sampai Anda atau pasangan merasa terpaksa untuk membuat keputusan untuk hamil lagi, sebelum Anda berdua benar-benar siap.

Lebih bijak bagi Anda dan pasangan untuk tidak terburu-buru mencoba hamil lagi setelah Anda melakukan aborsi baru-baru ini, karena tubuh Anda butuh waktu untuk pulih. Setidaknya, sangat disarankan bagi Anda untuk melewati satu atau dua siklus datang bulan yang normal sebelum mencoba untuk hamil kembali.

Jika ada alasan medis di balik keputusan Anda untuk menggugurkan kehamilan yang lalu, Anda harus berdiskusi dengan dokter sebelum mencoba untuk hamil kembali. Anda juga bisa berbicara pada dokter Anda jika masih memiliki pertanyaan seputar kehamilan setelah aborsi.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

    Apakah Anda khawatir puasa pengaruhi kesuburan Anda dan suami? Sebelum Anda menebak-nebak, baca dulu artikel ini jika Anda sedang mengusahakan kehamilan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hari Raya, Ramadan 29/04/2020

    8 Ciri Wanita Sedang dalam Masa Subur

    Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat hamil adalah pada masa subur. Namun, tahukah Anda bagaimana ciri Anda telah memasuki masa subur?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesuburan, Kehamilan 08/04/2020

    Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

    Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020

    Cari Tahu Penyebab Munculnya Jerawat Saat Hamil Sekaligus Cara Aman Mengatasinya

    Jerawat rentan muncul pada wanita saat hamil. Namun, tahukah Anda apa penyebabnya dan cara aman untuk menghilangkannya? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    makanan sahur untuk ibu hamil

    6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020