Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Apakah Bersepeda Saat Hamil Aman Bagi Janin?

Apakah Bersepeda Saat Hamil Aman Bagi Janin?

Bersepeda bisa menjadi pilihan kegiatan yang menyenangkan. Terutama bagi pencinta jenis olahraga yang satu ini. Kebiasaan bersepeda mungkin sulit dihilangkan meskipun sedang hamil. Sebenarnya, amankah bersepeda saat hamil? Lalu apa saja risiko dan manfaatnya? Yuk simak penjelasan berikut.

Apakah aman bersepeda saat hamil?

Olahraga merupakan kegiatan yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan saat hamil. Kegiatan ini dapat membantu tubuh untuk tetap aktif dan melancarkan aliran darah ibu hamil ke seluruh tubuh.

Selain itu, olahraga juga mendukung ketersediaan oksigen bagi janin. Aman atau tidaknya bersepeda saat hamil sebenarnya tergantung kesiapan Anda dalam melakukan kegiatan ini.

American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyatakan bahwa bersepeda merupakan olahraga yang boleh dilakukan saat hamil. Namun, lebih disarankan untuk menggunakan sepeda statis agar terhindar dari risiko terjatuh yang dapat mencederai ibu dan janin.

Perlu Anda ketahui bahwa saat perut semakin membesar, pusat gravitasi tubuh pun bergeser. Kondisi ini membuat ibu hamil lebih rentan mengalami kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Melansir Mayo Clinic, terjatuh saat hamil adalah kondisi yang perlu diwaspadai sebab dapat berisiko bagi keselamatan Anda dan janin dalam kandungan.

Meskipun sudah mahir mengendarai sepeda, risiko jatuh sebaiknya tidak Anda abaikan. Selain perubahan gravitasi tubuh, perubahan hormonal saat hamil juga dapat menyebabkan vertigo sehingga mengganggu keseimbangan.

Selain itu, perut yang besar juga bisa membuat Anda kesulitan untuk menggerakkan setang sepeda.

Jika memutuskan untuk tetap bersepeda saat hamil, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Namun jika ragu, sebaiknya kegiatan ini tidak perlu dilakukan. Pilihlah olahraga lain yang lebih aman.

Hal-hal yang perlu diperhatikan agar aman bersepeda saat hamil

Sebelum memutuskan untuk bersepeda, ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebagai berikut.

  • Bagaimana kemampuan Anda dalam bersepeda?
  • Apakah kehamilan Anda berisiko tinggi menurut dokter?
  • Apakah jalan yang akan dilalui aman?
  • Bagaimana kondisi cuaca ketika akan bersepeda?

Jika memutuskan untuk tetap bersepeda saat hamil, sebaiknya perhatikan faktor keamanannya dengan mengikuti tips-tips berikut.

  • Pastikan Anda berada dalam kondisi yang fit saat hendak bersepeda, tidak sedang mual atau sakit kepala.
  • Pilihlah jalan yang rata dan tidak bergelombang.
  • Kayuh sepeda dengan perlahan dan tidak tergesa-gesa.
  • Hindari bersepeda di jalanan yang basah.
  • Buat sepeda Anda senyaman mungkin dengan menyesuaikan setang dan joknya agar tidak terganjal oleh perut.
  • Bila perlu, gantilah jok sepeda agar nyaman digunakan untuk menopang bobot tubuh yang semakin berat.
  • Bawalah air minum untuk mengantisipasi jika merasa haus saat berada di jalan.
  • Bila di tengah jalan Anda sudah merasa lelah dan tidak mampu, sebaiknya berhenti, turun, dan berjalan. Jangan memaksakan diri.
  • Ajaklah suami atau teman untuk mendampingi Anda saat bersepeda, sehingga mereka bisa menjaga dan menolong jika terjadi sesuatu.
  • Sebaiknya bicarakan dengan dokter apakah kondisi kehamilan Anda memungkinkan untuk bersepeda.

Manfaat bersepeda saat hamil

Jika sudah memastikan faktor keamanannya, bersepeda saat hamil dapat memberikan sejumlah manfaat.

Sebuah penelitian dipimpin oleh Chen Wang, Ph.D dari Peking University First Hospital, Cina. Penelitian tersebut dilakukan terhadap 300 wanita hamil yang rutin bersepeda setiap 3 kali seminggu selama 30 menit. Ini dilakukan sejak usia kehamilan 13 sampai 37 minggu.

Berdasarkan penelitian tersebut disimpulkan bahwa kegiatan bersepeda dapat berbagai menunjukkan manfaat seperti:

  • mencegah diabetes gestasional,
  • mencegah obesitas pada ibu hamil, dan
  • mencegah bayi dalam kandungan terlalu besar.

Jika ragu bersepeda di ruang terbuka, menggunakan sepeda statis bisa menjadi pilihan agar tetap memperoleh manfaat-manfaat tersebut.

Pilihan olahraga lainnya yang baik untuk ibu hamil?

Melansir ACOG, selain bersepeda statis, beberapa alternatif olahraga yang aman untuk ibu hamil antara lain:

  • berjalan kaki,
  • berenang,
  • olahraga air,
  • pilates untuk ibu hamil,
  • yoga untuk ibu hamil,
  • senam hamil,
  • menari,
  • latihan peregangan otot, dan
  • latihan beban menggunakan barbel yang ringan.
health-tool-icon

Penambahan Berat Badan Kehamilan

Perhitungan ini dapat digunakan untuk perempuan yang ingin melihat kisaran kenaikan berat badan yang sehat selama kehamilan berdasarkan berat badan mereka sebelum hamil.

28
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Exercise During Pregnancy. (2019). Retrieved 11 June 2021, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/exercise-during-pregnancy

Physical Activity and Exercise During Pregnancy and the Postpartum Period. (2019). Retrieved 11 June 2021, from https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2020/04/physical-activity-and-exercise-during-pregnancy-and-the-postpartum-period

Current Guidelines | health.gov. (2021). Retrieved 11 June 2021, from https://health.gov/our-work/physical-activity/current-guidelines

Wang, C., Wei, Y., Zhang, X., Zhang, Y., Xu, Q., & Sun, Y. et al. (2017). A randomized clinical trial of exercise during pregnancy to prevent gestational diabetes mellitus and improve pregnancy outcome in overweight and obese pregnant women. American Journal Of Obstetrics And Gynecology, 216(4), 340-351. doi: 10.1016/j.ajog.2017.01.037

Falling during pregnancy: Reason to worry?. (2019). Retrieved 11 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/fall-during-pregnancy/faq-20119023

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 11/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita