Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Berendam Air Panas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda ditanya, apa manfaat berendam air panas? Mungkin yang terbersit dalam pikiran adalah untuk menjaga kebersihan tubuh dan membuat pikiran lebih rileks. Tak hanya itu, ternyata mandi air panas bisa membantu membakar kalori. Bahkan berendam air panas bisa membakar kalori yang setara dengan 30 menit berjalan kaki. Apa benar begitu? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk.

Berendam air panas bisa membakar berapa banyak kalori?

Sebuah penelitian dari Loughborough University di Inggris melaporkan bahwa mandi berendam mungkin saja memiliki manfaat yang sama dengan berjalan kaki.

Penelitian ini dilakukan pada 14 pria yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan aktivitas yang berbeda. Dari situ, para ahli mengamati berapa banyak kalori yang terbakar. Kelompok pertama bersepeda selama satu jam. Sedangkan kelompok kedua berendam air panas selama satu jam.

Hasilnya adalah kelompok pertama, yaitu peserta yang bersepeda, memang membakar kalori lebih banyak daripada kelompok kedua yang berendam air panas. Namun, berendam air panas selama satu jam masih membakar sekitar 130 kalori, yang kira-kira sama dengan jumlah kalori yang terbakar saat berjalan kaki santai selama 30 menit.

Kenapa berendam air panas bisa membakar kalori?

Hal ini mungkin karena adanya heat shock protein yang dihasilkan saat Anda berolahraga dan berendam air hangat. Heat shock proteins adalah molekul yang dihasilkan oleh semua sel tubuh manusia sebagai respon terhadap tekanan.

Berendam di air panas dengan suhu sekitar 60 derajat Celcius dapat menaikkan suhu tubuh Anda hingga sekitar satu derajat. Nah, para peneliti meyakini bahwa peningkatan suhu inti tubuh inilah yang kemudian membantu pembakaran kalori.

Selain itu, dalam jangka panjang, peningkatan kadar protein ini dapat membantu fungsi insulin dan mengendalikan kadar gula darah. Maka, berendam dengan air panas juga bisa membantu orang dengan diabetes.

Para peneliti memeriksa kadar gula darah peserta selama 24 jam setelah tes. Hasil yang didapatkan adalah bahwa puncak gula darah peserta penelitian sekitar 10 persen lebih rendah pada kelompok yang berendam air panas.

Jadi, bolehkah diet dengan cara berendam air panas saja?

Berendam dalam air panas bukan pengganti olahraga. Mengapa begitu? Diet bukan cuma soal kalori saja. Saat diet, Anda juga perlu membentuk otot dan menjaga kebugaran tubuh agar berat badan selalu stabil. Nah, membentuk otot dan menjaga kebugaran tubuh tidak bisa dilakukan tanpa olahraga rutin. Maka itu, Anda tetap dianjurkan untuk menjaga pola makan sehat dan berolahraga rutin kalau mau sukses menurunkan berat badan.

Selain itu, masih diperlukan studi dan observasi lanjutan untuk menguatkan hasil penelitian ini. Pasalnya, jumlah peserta penelitian ini sangat kecil sehingga sulit untuk menarik kesimpulan secara pasti. Apalagi penelitian ini hanya melibatkan pria.

Namun, Anda tetap bisa mencoba berendam air panas di rumah untuk mendapatkan manfaat lainnya. Berendam di air hangat bisa mencegah dan mengatasi stres, melancarkan peredaran darah, melemaskan otot-otot yang kaku, serta membantu agar tidur Anda lebih nyenyak di malam hari.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Cara dan Perawatan untuk Mencerahkan Kulit yang Kusam

Mandi dengan cara yang benar ternyata dapat bantu mencerahkan kulit. Adakah cara lain untuk mencerahkan kulit? Simak ulasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Mandi Setelah Makan, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Pernah mendengar mandi setelah makan berbahaya? Kira-kira menurut Andam hal ini mitos atau fakta? Cari tahu info benarnya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 16 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mandi Saat Tubuh Berkeringat, Memangnya Boleh?

Saat tubuh berkeringat, Anda tentu memutuskan untuk membersihkan diri. Namun, bolehkah mandi saat tubuh berkeringat? Simak penjelasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di kaki dan tangan pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mandi sehari sekali

Mandi Dua Kali Sehari Belum Tentu Sehat! Jadi Harus Sesering Apa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat mandi susu adalah

Manfaat Mandi Susu untuk Kulit dan Cara Melakukannya di Rumah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
sabun susu kambing lebih baik

Sabun Susu Kambing Lebih Baik dari Sabun Mandi Biasa, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit