Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda sering mendengar bahwa pengukuran tekanan darah dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Banyak yang bilang, hasil tes tekanan darah di pagi hari lebih akurat untuk mendeteksi masalah kesehatan. Lantas, bagaimana jika diukur pada lain waktu? Benarkah ada perbedaan tekanan darah pada pagi, siang, maupun malam hari?

Perbedaan tekanan darah

Darah dalam tubuh Anda memiliki fungsi penting sebagai pengangkut oksigen serta zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Tanpa adanya tekanan, darah Anda tidak dapat didorong dan dialirkan ke sekujur tubuh.

Ketika terdapat masalah pada tekanan darah, Anda akan dianjurkan untuk melakukan pengecekan guna mengetahui apakah ada penyakit yang diderita atau tidak. Menurut Livescience, sebuah penelitian menyebutkan bahwa tekanan darah yang diukur pada pagi hari dapat melihat adanya masalah kesehatan lebih baik dibanding jika dilakukan pada malam hari.

Hal ini dijelaskan oleh Dr. Satoshi Hoshide, dari Jichi Medical University. Perbedaan tekanan darah ini cenderung meningkat pada pagi hari, dan populasinya banyak terjadi pada orang Asia ketimbang orang-orang di negara barat.

Apa saja faktor yang mempengaruhi perbedaan tekanan darah?

Setelah mengetahui hal ini, mungkin Anda akan bertanya-tanya kenapa hal ini bisa terjadi. Sebenarnya tekanan darah setiap orang akan selalu berubah-ubah. Polanya akan mulai tinggi pada pagi hingga siang hari kemudian mencapai puncaknya pada sore dan kemudian kembali turun pada malam hari.

Pola perubahan tekanan darah ini sangat berkaitan dengan jam biologis tubuh alias ritme sirkadian. Jam biologis tubuh mengatur kerja setiap organ tubuh manusia berdasarkan jadwal tertentu dalam rentang waktu 24 jam atau satu hari.

Tekanan darah dikatakan normal bila berada di bawah 120/80 mm Hg. Waspadai saat angka atas berada di rentang 120-139 dan angka bawah 80-89, dapat dikatakan bahwa Anda memiliki risiko hipertensi. Jika tekanan darah Annda berbeda, coba ingat kembali apakah Anda memiliki faktor-faktor risiko berikut.

  • Merokok dan hobi ngopi. Kebiasaan merokok dan minum kopi bisa membuat risiko tekanan darah akan meningkat di pagi hari menjadi semakin besar.
  • Obat-obatan. Beberapa obat-obatan yang Anda konsumsi juga dapat memengaruhi kenaikan tekanan darah. Misalnya pada obat asma, obat kulit dan alergi, serta obat flu.
  • Kerja larut malam. Bila Anda sering begadang atau bekerja pada shift malam, ini dapat berperan menyebabkan perbedaan tekanan darah sehingga pada pagi hari tekanan darah akan meningkat.
  • Stres berlebihan. Kecemasan maupun stres yang berlebih, seiring berjalannya waktu dapat menurunkan kinerja sistem jantung dan pembuluh darah Anda sehingga kemudian menyebabkan masalah tekanan darah permanen.

Cara untuk memperbaiki perbedaan tekanan darah

Perbedaan tekanan darah ini sebenarnya dapat diperbaiki dengan beberapa cara berikut:

  • Monitor tekanan darah Anda secara teratur, hasil perbedaan tekanan darah yang sering terjadi dapat menunjukkan kemungkinan penyakit di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda memantau hasil pengukuran Anda agar dapat diatasi sejak dini.
  • Biasakan melakukan pola hidup sehat. Seperti dengan makan secara teratur, tidur yang cukup, berolahraga, dan mengonsumsi makanan yang sehat. Hal ini dapat membantu Anda menghindari masalah tekanan darah yang berbeda.
  • Jika hal tersebut belum cukup membantu, Anda dapat bekonsultasi dengan dokter agar dapat diketahui penyebab dan solusi yang terbaik untuk diri Anda.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit