3 Nutrisi Terbaik untuk Mengatasi Mata Kering

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/06/2017
Bagikan sekarang

Mata kering dapat disebabkan oleh berbagai hal, dari perubahan hormon hingga penggunaan beberapa kosmetik. Namun, pada dasarnya mata kering terjadi ketika air mata yang seharusnya dapat melembapkan mata, tidak dihasilkan dengan jumlah yang cukup atau bisa karena air mata menguap dengan cepat.

Ada banyak cara untuk mengatasi mata yang kering, salah satunya dengan mengonsumsi beberapa makanan yang mengandung vitamin dan zat gizi tertentu. Lalu jenis vitamin dan zat gizi apa saja yang dapat membantu atasi mata kering?

Vitamin dan zat gizi yang paling baik untuk atasi mata kering

Mata kering ditandai dengan timbulnya rasa gatal, mata kemerahan, muncul lendir di area mata, mata terasa capek, dan penglihatan menjadi kabur. Kondisi ini bisa Anda atasi dengan mengubah pemilihan makan Anda dengan makanan yang mengandung beberapa vitamin dan zat gizi berikut:

1. Vitamin A

Mata kering bisa dihubungkan dengan kondisi kekurangan vitamin A. Kurangnya vitamin A ini paling banyak terjadi akibat asupan sumber vitamin A yang tidak terpenuhi dengan baik. Pada dasarnya vitamin A memang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Kebutuhan vitamin A yang seharusnya dipenuhi dalam satu hari adalah sekitar 600 mcg.

Tenang, Anda tak perlu mengonsumsi suplemen vitamin A apabila asupan Anda dirasa cukup memenuhi kebutuhan vitamin A. Anda dapat mengandalkan beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin A seperti telur, susu, brokoli, wortel, berbagai jenis sayuran berdaun hijau, serta buah-buahan.

2. Vitamin D

Sebuah penelitian baru telah membuktikan bahwa kekurangan vitamin D berhubungan dengan kondisi mata kering. Vitamin D berkaitan dengan mata yang kering sebab vitamin tersebut memiliki peran dalam mencegah peradangan atau infeksi. Penelitian menyebutkan jika jenis vitamin larut lemak ini dapat mencegah kekeringan pada mata dengan merangsang produksi air mata dan menjaga mata agar tidak mengalami radang.

Kebutuhan vitamin D yang harus Anda penuhi dalam satu hari yaitu sebanyak 20 mcg. Anda tak perlu mengonsumsi suplemen jika Anda makan makanan yang mengandung vitamin D yang tinggi, seperti susu, daging sapi, daging ayam. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan vitamin D ketika terpapar oleh sinar matahari.

3. Omega 3

Asam lemak baik ini, tak hanya sehat untuk jantung Anda tapi juga bagi mata Anda yang kekeringan. American Academy of Ophthalmology menyatakan bahwa mata kering juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan omega-3 dalam makanan. Beberapa penelitian juga telah membuktikan jika omega 3 dapat mencegah serta mengatasi kondisi mata yang kering. Dalam sebuah penelitian disebutkan bila omega 3 membantu sirkulasi cairan di bagian mata sehingga mata tidak akan kering akibat kekurangan cairan.

Menurut The U.S Food and Drug Administration, mengonsumsi asam lemak omega-3 – entah itu dari makanan atau suplemen – sebaiknya tak melebihi 3 gram per hari. Makanan yang mengandung asam lemak omega 3 yaitu, berbagai macam ikan laut seperti sarden, tuna, dan salmon.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Donor darah sebaiknya dilakukan teratur. Tapi bagaimana jika jadwal donor darah Anda selanjutnya jatuh di bulan Ramadan? Bolehkah donor darah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 02/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
fit saat puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020