Pantangan dan Anjuran Bagi Ibu yang Baru Menjalani Aborsi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/10/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Aborsi biasanya akan dilakukan oleh dokter jika kehamilan ibu membahayakan nyawanya. Setelah aborsi, tidak jarang ibu sedih, stres, dan tertekan. Belum lagi kondisi tubuhnya yang masih harus dijaga setelah aborsi.

Maka itu, ada beberapa hal yang harus dan pantang dilakukan setelah aborsi. Apa saja?

Apa yang biasanya terjadi setelah aborsi?

pernah aborsi membuat kurang subur

Ada beberapa hal yang biasanya terjadi pasca aborsi, seperti:

  • Muncul flek darah selama 3-6 minggu meskipun saat sedang tidak menstruasi. Bercak darah ini berbeda-beda tiap orang, ada yang dalam jumlah sedikit, ada juga yang banyak.
  • Beberapa orang mengeluarkan gumpalan darah seperti yang bisa Anda temukan saat menstruasi. Gumpalan ini bentuknya bisa lebih besar dari biasanya.
  • Perut terasa kram mirip seperti kram perut saat menstruasi
  • Rasa nyeri, bengkak dan tidak nyaman di payudara
  • Beberapa hari setelah aborsi merasa kelelahan

Apa yang sebaiknya dihindari setelah aborsi?

cara minum obat

Setelah aborsi, wanita kemungkinan akan lebih rentan terhadap infeksi sebab mereka masih memerlukan waktu untuk menutup leher rahim.

Untuk mengurangi risikonya, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari, yakni jangan melakukan seks hingga melakukan penetrasi dan memasukan apapun ke vagina selama 1-2 minggu.

Selain itu, sebaiknya tidak menggunakan kolam renang selama 1-2 minggu setelah aborsi. Mandi juga tidak disarankan selama 48 jam setelah aborsi. Sebab, jika vagina basah, ini bisa meningkatkan risiko infeksi.

Apa yang sebaiknya dilakukan setelah aborsi?

tidur siang bikin gemuk

Anda harus banyak istirahat setelah aborsi. Biarkan tubuh Anda benar-benar pulih lalu baru beraktivitas seperti sedia kala. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya efek samping. Bahkan Anda membutuhkan waktu beberapa minggu untuk istirahat jika melakukan aborsi surgical pada usia kehamilan trimester 3.

Bukan hanya istirahat fisik, Anda juga perlu untuk menghindari kegiatan yang membuat stres dan menguras emosi.

Selain itu, yang perlu Anda lakukan:

  • Memijat perut dengan lembut untuk membantu mengurangi rasa kram di area perut bawah
  • Memijat punggung agar lebih rileks
  • Menempelkan panas ke perut atau punggung untuk meredam nyeri. Anda bisa menempelkan botol yang berisi air panas, dan ditempelkan di perut. Jika terlalu panas, gunakan alas seperti serbet.
  • Menghabiskan obat dan antibiotik yang diresepkan dokter
  • Menggunakan obat pereda nyeri yang bisa dibeli tanpa resep  seperti ibuprofen jika rasa sakitnya sangat hebat. Namun, selanjutnya Anda harus segera kembali ke dokter.
  • Pantau suhu tubuh setidaknya selama 1 minggu ke depan. Sebab demam bisa menandakan adanya infeksi yang terjadi dalam tubuh.
  • Pastikan jadwal konsultasi ke dokter setelah operasi tidak terlewati.

Kapan harus ke dokter?

mengatasi nyeri haid

Selain jadwal pemeriksaan selanjutnya yang diberikan dokter setelah aborsi, jika ada kondisi-kondisi tertentu Anda tak usah menunggu lagi. Segera konsultasikan ke dokter tanpa harus menunggu jadwal pemeriksaan, jika hal ini terjadi:

  • Demam
  • Perdarahan makin berat, darah yang keluar semakin banyak, dalam 1 jam bahkan bisa membutuhkan 2 pembalut karena darah sangat banyak.
  • Rasa nyeri yang sangat kuat di area vagina. Rasanya sakit yang menusuk dan terus menerus
  • Rasa nyeri perut yang sudah tak wajar lagi sakitnya
  • Keluarnya cairan vagina yang berbau tajam disertai demam
  • Nyeri panggul yang parah

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Menyerah! Coba 5 Tips Ini untuk Mencegah Sakit Perut Saat Lari

Sakit perut saat lari memang sering terjadi, tapi bisa mengganggu rutinitas olahraga Anda bila hanya dibiarkan. Inilah berbagai cara untuk mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Olahraga Lari, Hidup Sehat 16/03/2019 . Waktu baca 4 menit

Sebenarnya, Program Keluarga Berencana (KB) Itu Apa, Sih?

Program Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan oleh BKKBN terbukti turunkan angka kelahiran di Indonesia sejak tahun 1991. Apa lagi manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kontrasepsi, Hidup Sehat, Seks & Asmara 03/03/2019 . Waktu baca 9 menit

Ada Darah di Air Liur Setelah Operasi Amandel, Wajar Atau Tidak, Ya?

Operasi amandel (tonsilektomi) dilakukan jika amandel mengalami peradangan kronis. Namun, wajarkah jika terjadi perdarahan setelah operasi amandel?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 26/02/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Fakta Penting Seputar Obat Aborsi yang Wajib Disimak

Aborsi atau menggugurkan kandungan juga bisa dilakukan dengan minum obat aborsi. Jangan langsung berpikiran negatif, cari tahu dulu tentang fakta obat ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 09/01/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020 . Waktu baca 6 menit
haid setelah aborsi

Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 07/09/2019 . Waktu baca 4 menit
fakta darah manusia

Sederet Fakta Mengejutkan Tentang Darah Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2019 . Waktu baca 12 menit
abortus imminens

Abortus Imminens, Ancaman Keguguran yang Perlu Diwaspadai Saat Hamil Muda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31/03/2019 . Waktu baca 6 menit