Cara Menghilangkan Bekas Luka Gores dengan Cepat

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Dari anak kecil hingga orang dewasa, luka akibat goresan sudah umum terjadi. Perawatan bekas luka gores dapat dilakukan, tetapi mungkin Anda memilih untuk membiarkan dan sekadar membersihkannya saja. Namun, sebanarnya ada beberapa cara untuk mengurangi risiko munculnya bekas luka yang dapat mengganggu penampilan Anda.

Perawatan bekas luka gores yang baik dan benar

Luka terkadang akan hilang dengan sendirinya atau mungkin juga bisa membekas dan bahkan sulit dihilangkan. Butuh perawatan luka yang khusus dan teliti sesuai kondisi masing-masing jika Anda tidak ingin memiliki bekas luka permanen.

Setiap kali Anda terluka, entah karena secara tidak sengaja atau operasi, tubuh secara otomatis bekerja dalam memulihkan luka. Ketika luka sudah mengering, seringkali terdapat bekas luka yang terbentuk. Tidak perlu khawatir, karena hal tersebut adalah bagian perawatan luka oleh tubuh dan proses alami pemulihan.

Bekas luka akan hilang tergantung seberapa baik proses pemulihan. Jika bekas luka akibat operasi atau yang terdapat di sikut atau lutut sulit untuk dihindari, bekas luka akibat goresan dapat cepat hilang apabila Anda melakukan perawatan luka yang baik.

1. Selalu jaga kebersihan luka

Cuci luka dengan campuran sabun dan air secara perlahan untuk mencegah menempelnya kuman dan menghilangkan debu atau kotoran. Dengan begini, proses pemulihan akan lebih cepat karena tidak terganggu oleh infeksi atau penghambat lainnya.

2. Gunakan gel penghilang bekas luka

Anda dapat mencoba produk gel penghilang bekas luka mengandung silikon yang banyak dijual di apotik. Perawatan dengan gel penghilang bekas luka cukup mudah dilakukan, tidak mengiritasi kulit sensitif dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Silikon gel menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu kulit bernapas, sehingga bekas luka dapat lebih lembut. Penelitian menunjukkan bahwa gel penghilang bekasi luka mengurangi tekstur, warna, dan benjolan bekas luka.

3. Memijat bekas luka

Saat sudah mengering dan pulih, Anda dapat memijat secara lembut agar kelak luka tidak berbekas. Memijat lembut bagian bekas luka gores bermanfaat untuk memecah kolagen yang menumpuk di jaringan di bawah luka tersebut.

4. Hindari sinar matahari

Merawat luka dengan menghindarkan luka dari paparan sinar matahari secara langsung berguna agar tidak terjadi perbedaan warna antara bekas luka dan kulit asli Anda. Bekas luka gores akan semakin terlihat jika memiliki warna yang berbeda dari kulit sekitarnya.

5. Biarkan luka pulih secara alami

Siapa yang di antara Anda gemar mencabut bagian bekas luka yang sudah mengering (keropeng)? Menurut Jessica Krant, MD, MPH, seorang dermatologis dari New York, keropeng merupakan bagian alami dari pemulihan luka. Mencabuti bagian ini secara berulang ketika luka sedang dalam proses penyembuhan dapat memperlambat pemulihan dan meningkatkan terjadinya bekas luka.

6. Bersabar

Pemulihan membutuhkan waktu dan bahkan terkadang membutuhkan waktu yang lama. Perawatan bekas luka gores dapat dilakukan untuk membantu mempercepat proses pemulihan. Namun, Anda perlu menyerahkan kembali semuanya pada tubuh agar bekas luka bisa benar-benar hilang.

Jika Anda hanya mengalami luka gores atau tidak dalam, bekas luka dapat dihindari dengan perawatan luka di rumah dengan cara yang benar. Sebaliknya, jika luka dalam, menimbulkan rasa sakit hebat atau jika kulit terinfeksi, segera cari bantuan medis dari dokter atau ahlinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bekas Luka Menonjol di Kulit, Bisa Jadi Keloid Atau Skar Hipertrofi

Skar hipertrofi dan keloid adalah bekas luka yang sama-sama timbul dan sering disamakan. Padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Hentikan Darah yang Keluar Dengan 3 Langkah Membalut Luka Terbuka Ini

Membalut luka adalah salah satu langkah pertolongan pertama yang paling mendasar. Sudahkah Anda paham bagaimana cara membalut luka?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 10 Februari 2019 . Waktu baca 3 menit

Kulit Terbakar Matahari, Apakah Bisa Diobati dengan Lidah Buaya?

Sensasi dingin dari lidah buaya dapat membantu meredakan kulit yang gatal. Apakah tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kulit terbakar matahari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 17 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit

Mendeteksi Ciri-Ciri Keloid Sejak Awal Kemunculannya

Keloid adalah jaringan berlebih yang muncul pada bekas luka dan tidak berbahaya. Kenali macam-macam ciri keloid dari awal kemunculannya, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 September 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan bekas koreng

5 Tips Menghilangkan Bekas Koreng Agar Kulit Mulus Kembali

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 4 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
tangan bengkak setelah diinfus

Tips Mencegah dan Memulihkan Tangan yang Bengkak Setelah Diinfus

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 7 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
bekas luka keloid

Apa yang Terjadi Jika Bekas Luka Keloid Tidak Diobati?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit
mengobati cedera jari tangan

Jangan Tunggu Sampai Makin Parah, Begini 5 Tips Mengobati Cedera Jari Tangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit