Tips Menyelamatkan Diri Saat Mengalami Gempa Bumi

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/01/2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan juga di beberapa negara lain. Di Indonesia gempa sering terjadi karena negara ini terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Selain itu gempa bumi juga bisa disebabkan oleh aktivitas gunung berapi dan jatuhnya bebatuan.

Apabila kita mengingat pada peristiwa gempa berkekuatan 5,9 skala richter di Yogyakarta pada 22 Mei 2007, kita pasti akan mengingat apa yang terjadi di sana. Sebanyak 5.778 orang meninggal dunia, 37.883 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 600.000 rumah rusak. Sebanyak 2.111.872 orang di sembilan kabupaten terpaksa mengungsi akibat rumah tinggal mereka hancur karena gempa.

Dari peristiwa gempa bumi yang melanda Yogyakarta, kita dapat menyadari bahwa betapa mengerikannya gempa bumi. Oleh karena itu mari kita perhatikan beberapa informasi penting dari Palang Merah Indonesia (PMI) mengenai apa yang harus dilakukan untuk menghadapi gempa bumi!

Persiapan sebelum terjadi gempa bumi

Anda dapat melakukan kesiapsiagaan sebelum bencana gempa bumi tiba, seperti:

  • Mengenali daerah sekitar tempat tinggal Anda (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
  • Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
  • Di dalam ruangan tempat Anda berdiam, perhatikan tempat-tempat yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
  • Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
  • Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.
  • Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan ketika gempa terjadi

Saat terjadi gempa tetaplah tenang, lalu lakukan tindakan sebagai berikut:

1. Jika berada di dalam rumah

Berusahalah menyelamatkan diri dan menyelamatkan keluarga Anda. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala Anda dengan apa saja, misalnya bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.

2. Jika berada di luar rumah

Merunduk dan lindungilah kepala Anda, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.

3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya

Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari satpam (satuan pengamanan) atau petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.

4. Jika berada di dalam kendaraan

Berpeganganlah dengan erat pada tiang atau apapun di dekat Anda sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.

5. Jika berada di gunung atau pantai

Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Anda berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

Tindakan setelah gempa terjadi

Setelah bencana gempa bumi terjadi, lakukanlah langkah-langkah berikut:

  • Bila Anda masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar.
  • Periksalah keadaan Anda sendiri, apakah ada bagian tubuh Anda yang terluka atau tertimpa benda-benda.
  • Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
  • Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
  • Jika Anda merasa mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu.
  • Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.

Kamar anti gempa

Setelah menyadari bahwa sebagian besar wilayah Indonesia rawan akan gempa bumi, mari kita siaga gempa. Gempa kadang terjadi pada saat kita sedang tidur. Maka penting sekali untuk mengatur kamar tidur Anda agar aman dari gempa. Misalnya, jangan menaruh benda-benda yang mudah jatuh di dinding tempat tidur.

Tautkan lemari Anda di dinding dan pastikan benar-benar kuat. Pastikan ketika terjadi getaran Anda tidak tertimpa benda-benda. Ajaklah semua anggota keluarga dan teman-tremanmu untuk melakukan hal yang sama.

Tidak hanya kamar, buatlah ruangan kantor Anda aman dari gempa. Selain konstruksi bangunannya, usahakan bingkai atau benda-benda lain yang ditempelkan di dinding melekat kuat. Aturlah meja-meja dan kursi-kursi agar tetap rapi. Jangan sampai ada halangan untuk bergerak ke pintu keluar ketika gempa terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit