5 Cara Mengatasi “Kecanduan” Minuman Ringan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak menyukai minuman ringan bersoda? Rasanya yang manis, segar, dan sentakan energi yang didapat setelah meminumnya banyak membuat orang memasukkan minuman ringan ke dalam daftar favorit. Sayangnya, semakin banyak minuman ringan yang Anda konsumsi, semakin banyak gula yang Anda konsumsi setiap harinya.

Sebuah studi telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman ringan manis sebanyak satu sampai 2 kaleng sehari atau lebih, memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih besar dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsinya. Studi lain juga menemukan bahwa konsumsi minuman bersoda dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi dan tulang.

Oleh karena alasan tersebut, Anda perlu mengurangi konsumsi minuman ringan, terutama yang manis dan bersoda. Tidak mudah memang. Namun, Anda tetap harus mencobanya; karena studi oleh Dr. Frank Hu, seorang Profesor Nutrisi dan Epidemiologi di Harvard School of Public Health, telah menemukan bahwa penurunan konsumsi gula manis akan mengurangi risiko obesitas dan penyakit terkait obesitas.

Bagaimana jika sudah terbiasa minum minuman ringan setiap hari?

Jika Anda adalah tipe orang yang setiap hari harus selalu minum sekaleng minuman ringan, berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda dalam menguranginya:

1. Baca-baca informasi tentang pengaruh buruk softdrink bagi kesehatan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu dampak buruk soda dan minuman ringan bagi kesehatan. Dengan begitu, Anda mempunyai alasan kuat kenapa harus mengurangi konsumsi minuman ini dalam diet Anda. Sehingga, ketika Anda mulai tergoda untuk kembali meminumnya, Anda mempunyai alasan untuk tetap tidak meminumnya.

2. Minum segelas air dulu

Jika alasan Anda minum minuman manis adalah untuk menghilangkan dahaga atau rasa haus; maka, cobalah untuk minum segelas air dulu sebelum menyeruput minuman manis kesukaan Anda. Hal ini dapat membantu Anda dalam mengurangi konsumsi softdrink karena Anda sudah tidak haus lagi.

3. Campur dengan air

Karena mengurangi softdrink tidaklah mudah, salah satu cara untuk menguranginya adalah mencampurnya dengan air. Dengan melakukan ini, Anda membantu diri Anda mengurangi minuman ringan secara perlahan.

Mulailah dulu dengan mencampurnya dengan sedikit air putih, tapi semakin hari tambahkan terus jumlah air sehingga Anda lama-lama terbiasa minum hanya air putih saja. Mencampur softdrink dengan air juga memungkinkan Anda mengurangi rasa manis yang terkandung dalam minuman ringan tersebut.

4. Coba untuk cari penggantinya

Anda boleh saja tetap mengonsumsi softdrink, namun, Anda harus mengurangi jumlah yang dikonsumsi setiap harinya. Seiring dengan itu, Anda bisa coba untuk mengganti minuman ringan dengan jus buah, air soda tawar, susu, atau air yang dicampur dengan lemon.

Anda juga dapat mengalihkan konsumsi softdrink dengan teh tanpa pemanis. Rasanya memang akan terasa hambar, terutama bagi Anda pecinta rasa manis. Jadi, jika Anda tidak menyukai cita rasa teh tanpa gula, maka, Anda dapat mencampurkan lemon, mint, atau sedikit gula/pemanis buatan.

5. Pantau jumlah kalori Anda

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memantau jumlah kalori Anda, misalkan dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apakah kalori Anda sudah lebih dari batas normal atau belum. Jika sudah, Anda tentu harus mengurangi konsumsi minuman manis demi kesehatan Anda sendiri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit