Yuk, Manjakan Tubuh Dengan Pijat Perut dan Dapatkan 4 Kebaikan Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pijat perut adalah salah satu jenis terapi pijat yang sering dilakukan untuk memanjakan tubuh setelah seharian beraktivitas. Apalagi bagi Anda yang sering mengeluh sakit perut atau masalah pencernaan, jenis pijat yang satu ini bisa membantu meredakannya. Yuk, cari tahu manfaat pijat perut lainnya lewat ulasan berikut ini.

Apa saja manfaat pijat perut untuk kesehatan?

bahaya pijat perut; risiko pijat perut

Menurut American Massage Therapy Association (AMTA), terapi pijat memberikan dampak positif untuk kesehatan fisik, mental, dan sosial pada manusia. Karena alasan itulah, banyak orang yang beralih ke terapi pijat untuk mengembalikan kesehatan dan kebugaran tubuhnya secara keseluruhan.

Secara spesifik, berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh dari pijat perut adalah:

1. Meredakan sembelit

Otot-otot perut yang tegang rentan membuat Anda mengalami susah buang air besar alias sembelit. Selain memperbanyak makan makanan tinggi serat, gangguan kesehatan ini ternyata juga bisa diatasi dengan pijat perut.

Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada jurnal Gastroenterology Nursing tahun 2016 melibatkan dua kelompok peserta yang sama-sama terkena sembelit setelah operasi. Bedanya, satu kelompok diberikan pijat perut, sementara kelompok lainnya tidak mendapatkan pijat perut.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang menerima pijatan di bagian perut, merasa gejala sembelitnya berkurang. Mereka juga mengaku tak perlu menghabiskan banyak waktu untuk buang air besar setelah perutnya dipijat. Secara tidak langsung, manfaat pijat perut dapat membantu melancarkan buang air besar Anda.

2. Melancarkan sistem pencernaan

Penelitian terbaru yang diterbitkan pada jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice mengungkapkan bahwa manfaat pijat perut dapat melancarkan sistem pencernaan pada pasien yang menjalani operasi tabung endotrakeal.

Tabung endotrakeal adalah tabung pernapasan yang dimasukkan ke dalam trakea pasien untuk membuka jalan napas, supaya udara dapat mencapai paru pasien.

Hasil ini ditemukan setelah pasien rutin mendapatkan pijat perut selama 15 menit sebanyak dua kali sehari selama tiga hari. Tidak hanya melancarkan pencernaan, mereka juga mengalami penurunan jumlah cairan perut, lingkar perut, serta durasi buang air besar secara drastis.

Namun demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.

3. Mengurangi perut kembung

Bagi Anda yang sering mengalami perut kembung, coba atasi dengan pijat perut. Sebuah penelitian tahun 2015 menemukan bahwa tekanan lembut yang disertai dengan gerakan memutar di perut efektif mengeluarkan gas dan kelebihan cairan di perut.

Hal ini berlaku pula bagi pasien yang sering mengalami perut kembung sebagai efek samping pengobatan kanker.

Manfaat ini bisa Anda dapatkan jika melakukan pijat perut selama 15 menit dua kali sehari selama tiga hari. Tidak hanya membantu mengeluarkan gas dari perut, efek menenangkan dari pijat perut juga dapat menurunkan gejala depresi dan kecemasan.

4. Meredakan gejala PMS

Sebagian wanita rutin melakukan pijat perut karena percaya terapi ini dapat meredakan kram perut dan gejala PMS lainnya. Faktanya, pijat perut memang dapat menyembuhkan kram perut menjelang haid, lho.

Wanita yang rutin melakukan pijat perut 5 menit selama 6 hari berturut-turut menjelang menstruasi cenderung lebih jarang mengalami kram perut, ketimbang pada wanita yang tidak melakukan pijat perut. Namun demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih banyak untuk membuktikan hal ini.

Supaya efeknya lebih maksimal, gunakan minyak lavender atau minyak esensial lainnya untuk membantu meredakan gejala PMS lebih cepat. Yuk, cari tahu beragam manfaat minyak esensial di artikel 7 Khasiat Minyak Esensial untuk Kesehatan Ini Sayang Jika Dilewatkan ini.

Jangan sembarang pijat perut sendiri, ini bahayanya

ciri perut kembung

Meski manfaat pijat perut ini sangat menakjubkan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Pijat perut ini sebetulnya aman selama dilakukan oleh terapis yang bersertifikat dan berpengalaman.

Ini artinya, para ahli tidak menyarankan Anda untuk memijat perut sendiri tanpa memahami teknik-teknik khususnya. Jika pijat perut dilakukan oleh tukang pijat tradisional atau dilakukan asal-asalan sendiri di rumah, hal ini malah bisa berakibat fatal.

Tekanan pijat perut yang terlalu keras dapat berisiko memar atau cedera otot di bagian perut. Kondisi ini disebut dengan rhabdomyolysis, yaitu saat otot melepaskan terlalu banyak protein ke dalam aliran darah. Akibatnya, timbul radang yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kelemahan pada otot yang terkena.

Supaya Anda mendapatkan manfaat pijat perut yang optimal, pastikan Anda mendapatkan pijat perut dari terapis profesional yang berpengalaman dan bersertifikat. Bagi Anda yang baru saja menjalani operasi perut atau mengidap penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum melakukan pijat perut.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca