6 Cara Keliru Pakai Sunscreen (Tabir Surya) yang Bikin Kulit Malah Gosong

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sunscreen digunakan untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Menggunakan sunscreen sering kali dianggap merepotkan, karena Anda merasa memakai kosmetik yang mengandung SPF sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Padahal, kosmetik yang mengandung SPF belum cukup melindungi kulit dari bahaya sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Kulit juga akan mengalami kerusakan bertahap seperti penuaan dini.

Karena itu, cara pakai sunscreen yang tepat juga harus diperhatikan. Jangan sampai Anda masih melakukan berbagai kesalahan yang membuat sunscreen Anda kehilangan efeknya berikut ini. 

1. Asal beli sunscreen, yang penting ada tulisan SPF-nya

Sama halnya dengan menggunakan kosmetik, sunscreen yang digunakan juga tetap harus menyesuaikan jenis kulit Anda. Sunscreen terdiri dari beberapa jenis. Ada yang bentuk krim, losion, semprot, dan gel. Jika Anda memiliki kulit kering, gunakan sunscreen jenis krim, losion, gel, atau semprot. Sedangkan jika Anda memiliki jenis kulit berminyak sebaiknya pilih jenis yang gel atau semprot.

Dalam kemasan sunscreen biasanya tertera apa saja kandungannya, termasuk SPF. SPF merupakan perkiraan berapa lama sinar matahari akan membakar kulit. Yayasan Kanker Kulit merekomendasikan minimal menggunakan  SPF 30, yang  dapat menghalangi 97 persen sinar UVB, dan maksimum SPF 50, yang dapat menghalangi 98 persen sinar UVB.

Sinar UVA dapat menyebabkan timbulnya kerutan, penuaan dini, dan kanker kulit. Sedangkan UVB dapat menyebabkan kulit terbakar. Perhatikan kemasan yang tertera, perlindungan terhadap UVA ditandai dengan PA+, PA++, PA+++.

Bila tidak tertera sebaiknya periksa kandungannya apakah mengandung zink atau avabenzone. Dua bahan aktif tersebut dapat melindungi kulit dari bahaya kanker.

2. Hanya satu kali mengoleskan sunscreen sepanjang hari

Tidak ada sunscreen yang melindungi kulit dari sinar matahari hingga 100 persen, meskipun Anda menggunakan SPF yang tinggi. Sunscreen akan luntur atau hilang saat Anda berkeringat dan jika terkena air. Karena itu, sebaiknya oleskan kembali sunscreen setiap dua jam sekali.

3. Cuma mengoleskan sunscreen pada kulit yang terbuka

Kebanyakan dari Anda biasanya menggunakan sunscreen hanya pada kulit yang terpapar matahari saja. Sebenarnya menggunakan sunscreen yang baik adalah rata ke seluruh bagian tubuh, meskipun bagian tersebut ditutupi oleh baju. Jika sunscreen tidak digunakan ke seluruh tubuh, hasilnya tidak akan optimal. Sehingga kulit Anda masih mungkin terpapar sinar matahari.

4. Tidak pakai sunscreen di bagian-bagian ini 

Biasanya sunscreen hanya dipakai pada wajah, tangan, dan kaki. Sebaiknya gunakan juga sunscreen di area belakang telinga, leher, maupun belakang leher. Daerah tersebut juga rentan terpapar sinar matahari langsung meskipun letaknya berada di area tersembunyi.

Nah, sunscreen untuk badan biasanya berbeda dengan sunscreen wajah. Gunakan sunscreen yang memang khusus untuk wajah atau sunscreen badan yang diperbolehkan untuk wajah. Pasalnya, sunscreen untuk wajah mengandung formula yang lebih sensitif, melindungi dari iritasi, dan tidak memicu jerawat.

Sama halnya dengan kulit tubuh, bibir merupakan bagian tubuh yang harus dilindungi. Tetapi jangan menggunakan sunscreen untuk tubuh. Gunakanlah lip balm sedikit tebal yang mempunyai kandungan SPF yang baik untuk melindungi bibir Anda.

5. Baru pakai sunscreen sesaat sebelum keluar rumah

Kulit membutuhkan waktu setidaknya 30-60 menit untuk menyerap sunscreen. Jadi jika Anda baru menggunakan sunscreen beberapa saat sebelum beraktivitas keluar rumah atau saat berada di bawah sinar matahari, kulit Anda tidak akan mendapatkan perlindungan apa pun dan berisiko terbakar matahari.

6. Hanya menggunakan sunscreen ketika sedang panas terik

Bagaimanapun cuacanya, Anda harus selalu menggunakan sunscreen, sekalipun saat musim hujan. Sinar UVB yang menyebabkan luka bakar memang melemah pada saat musim hujan, namun sinar UVA datang lebih kuat.

Baik sinar UVA dan UVB sama-sama dapat menyebabkan kanker kulit dan kerusakan sel akibat sinar matahari. Oleh karena itu, Anda tetap harus menggunakan sunscreen, meskipun di musim hujan atau ketika mendung. Menggunakan sunscreen juga berfungsi untuk menjaga kelembababn kulit sehingga kulit tidak akan dehidrasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit