6 Cara Keliru Pakai Sunscreen (Tabir Surya) yang Bikin Kulit Malah Gosong

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sunscreen digunakan untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Menggunakan sunscreen sering kali dianggap merepotkan, karena Anda merasa memakai kosmetik yang mengandung SPF sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Padahal, kosmetik yang mengandung SPF belum cukup melindungi kulit dari bahaya sinar matahari yang bisa menyebabkan kanker kulit. Kulit juga akan mengalami kerusakan bertahap seperti penuaan dini.

Karena itu, cara pakai sunscreen yang tepat juga harus diperhatikan. Jangan sampai Anda masih melakukan berbagai kesalahan yang membuat sunscreen Anda kehilangan efeknya berikut ini. 

1. Asal beli sunscreen, yang penting ada tulisan SPF-nya

Sama halnya dengan menggunakan kosmetik, sunscreen yang digunakan juga tetap harus menyesuaikan jenis kulit Anda. Sunscreen terdiri dari beberapa jenis. Ada yang bentuk krim, losion, semprot, dan gel. Jika Anda memiliki kulit kering, gunakan sunscreen jenis krim, losion, gel, atau semprot. Sedangkan jika Anda memiliki jenis kulit berminyak sebaiknya pilih jenis yang gel atau semprot.

Dalam kemasan sunscreen biasanya tertera apa saja kandungannya, termasuk SPF. SPF merupakan perkiraan berapa lama sinar matahari akan membakar kulit. Yayasan Kanker Kulit merekomendasikan minimal menggunakan  SPF 30, yang  dapat menghalangi 97 persen sinar UVB, dan maksimum SPF 50, yang dapat menghalangi 98 persen sinar UVB.

Sinar UVA dapat menyebabkan timbulnya kerutan, penuaan dini, dan kanker kulit. Sedangkan UVB dapat menyebabkan kulit terbakar. Perhatikan kemasan yang tertera, perlindungan terhadap UVA ditandai dengan PA+, PA++, PA+++.

Bila tidak tertera sebaiknya periksa kandungannya apakah mengandung zink atau avabenzone. Dua bahan aktif tersebut dapat melindungi kulit dari bahaya kanker.

2. Hanya satu kali mengoleskan sunscreen sepanjang hari

Tidak ada sunscreen yang melindungi kulit dari sinar matahari hingga 100 persen, meskipun Anda menggunakan SPF yang tinggi. Sunscreen akan luntur atau hilang saat Anda berkeringat dan jika terkena air. Karena itu, sebaiknya oleskan kembali sunscreen setiap dua jam sekali.

3. Cuma mengoleskan sunscreen pada kulit yang terbuka

Kebanyakan dari Anda biasanya menggunakan sunscreen hanya pada kulit yang terpapar matahari saja. Sebenarnya menggunakan sunscreen yang baik adalah rata ke seluruh bagian tubuh, meskipun bagian tersebut ditutupi oleh baju. Jika sunscreen tidak digunakan ke seluruh tubuh, hasilnya tidak akan optimal. Sehingga kulit Anda masih mungkin terpapar sinar matahari.

4. Tidak pakai sunscreen di bagian-bagian ini 

Biasanya sunscreen hanya dipakai pada wajah, tangan, dan kaki. Sebaiknya gunakan juga sunscreen di area belakang telinga, leher, maupun belakang leher. Daerah tersebut juga rentan terpapar sinar matahari langsung meskipun letaknya berada di area tersembunyi.

Nah, sunscreen untuk badan biasanya berbeda dengan sunscreen wajah. Gunakan sunscreen yang memang khusus untuk wajah atau sunscreen badan yang diperbolehkan untuk wajah. Pasalnya, sunscreen untuk wajah mengandung formula yang lebih sensitif, melindungi dari iritasi, dan tidak memicu jerawat.

Sama halnya dengan kulit tubuh, bibir merupakan bagian tubuh yang harus dilindungi. Tetapi jangan menggunakan sunscreen untuk tubuh. Gunakanlah lip balm sedikit tebal yang mempunyai kandungan SPF yang baik untuk melindungi bibir Anda.

5. Baru pakai sunscreen sesaat sebelum keluar rumah

Kulit membutuhkan waktu setidaknya 30-60 menit untuk menyerap sunscreen. Jadi jika Anda baru menggunakan sunscreen beberapa saat sebelum beraktivitas keluar rumah atau saat berada di bawah sinar matahari, kulit Anda tidak akan mendapatkan perlindungan apa pun dan berisiko terbakar matahari.

6. Hanya menggunakan sunscreen ketika sedang panas terik

Bagaimanapun cuacanya, Anda harus selalu menggunakan sunscreen, sekalipun saat musim hujan. Sinar UVB yang menyebabkan luka bakar memang melemah pada saat musim hujan, namun sinar UVA datang lebih kuat.

Baik sinar UVA dan UVB sama-sama dapat menyebabkan kanker kulit dan kerusakan sel akibat sinar matahari. Oleh karena itu, Anda tetap harus menggunakan sunscreen, meskipun di musim hujan atau ketika mendung. Menggunakan sunscreen juga berfungsi untuk menjaga kelembababn kulit sehingga kulit tidak akan dehidrasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit