Sebenarnya, Bolehkah Beli Obat-obatan dari Aplikasi Online?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehadiran berbagai jenis aplikasi online memang sangat membantu dan memudahkan aktivitas Anda sehari-hari. Nah, sekarang pun Anda sudah bisa beli obat-obatan, suplemen, atau alat kesehatan lewat aplikasi online. Dengan membeli obat dari aplikasi, Anda memang bisa mencari jenis obat yang diinginkan tanpa keluar rumah. Namun sebelum Anda beli obat online, sebaiknya perhatikan dulu penjelasan dari para ahli berikut ini.

Risiko beli obat online

Bedanya beli obat di apotek dan beli obat online adalah Anda tidak bertemu langsung dengan apoteker. Anda juga tidak bisa mengecek obat-obatan yang dibeli sampai ketika barangnya diantarkan. Karena itulah beli obat online memiliki risiko-risiko yang dipaparkan oleh tim ahli dari Badan Pengawas Obat dan Alat Kesehatan Irlandia (HPRA) berikut ini.

1. Keaslian

Meskipun obat yang Anda beli kemasannya sama persis, Anda tak bisa memastikan apakah produk tersebut benar-benar asli. Atau obat yang Anda terima sebenarnya berbeda dengan apa yang Anda pesan, tapi Anda tak menyadarinya lantaran tak bisa cek langsung sebelum mengonfirmasi pesanan.  

2. Kebersihan dan penyimpanan

Karena tidak langsung mengunjungi apotek penjual obat yang dipesan, Anda tak bisa menilai apakah apotek tersebut cukup bersih dan terpercaya. Akibatnya, Anda tak tahu bagaimana obat-obatan di apotek tersebut disimpan. Bisa saja penyimpanannya kurang berhati-hati, misalnya kena paparan sinar matahari langsung, kena udara yang sangat lembap, atau sudah disimpan terlalu lama. Ingat, efek obat akan hilang kalau tidak disimpan dengan baik.

3. Saat pengiriman

Ketika obat diantarkan, dalam proses pengiriman mungkin saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tanpa Anda ketahui. Misalnya kalau obat disimpan di jok motor yang sangat panas. Hal ini berisiko menyebabkan obat kehilangan manfaatnya bagi tubuh Anda.

4. Konsultasi obat

Bertemu langsung dengan apoteker akan menjadi kesempatan baik untuk edukasi soal obat yang Anda konsumsi. Apoteker biasanya akan memberi anjuran yang jelas seputar penggunaan obat, efek samping, atau kontraindikasi yang mungkin muncul. Jika beli online, Anda pun tidak bisa berkonsultasi. Misalnya apakah obat Anda boleh dikonsumsi bersamaan dengan jenis obat lainnya.

5. Bentuk dan rupa obat

Kalau Anda beli obat resep dokter, Anda mungkin tidak tahu pasti seperti apa wujud obatnya. Akibatnya, ketika obat yang dikirimkan ternyata berbeda dari seharusnya karena keliru, Anda mungkin tidak menyadarinya.

6. Izin resmi

Beberapa toko obat online mungkin mencantumkan nama apotek yang menyediakan obat. Namun, apotek tersebut bisa saja belum mengantongi izin resmi dari dinas kesehatan setempat.

Yang harus diperhatikan sebelum beli obat di aplikasi

Anda memang sebaiknya langsung periksa ke dokter apabila punya keluhan seputar kesehatan. Setelah itu, Anda bisa menebus resep atau membeli obat-obatan yang dianjurkan dokter di apotek yang sudah mengantongi izin resmi dari dinas kesehatan. Namun, bila Anda memang ingin beli obat online, simak hal-hal berikut ini.

  • Jangan beli obat di toko online yang belum terpercaya dan tidak mencantumkan daftar apotek penyedia obat.
  • Jangan beli obat resep dokter di toko online yang tidak meminta resep asli Anda.
  • Jangan beli obat di toko online yang tidak menyediakan nomor kontak atau layanan customer service.
  • Bila Anda punya keluhan atau kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya periksa dulu ke pusat layanan kesehatan sebelum beli obat online. Obat yang dibeli bisa saja tidak cocok dengan kondisi dan tubuh Anda.
  • Periksa harga obat di toko online tersebut dan bandingkan dengan harganya di pasaran. Kalau harganya jauh lebih murah daripada harga di pasaran, Anda patut curiga.  
  • Setelah menerima obat yang dipesan, cek lagi apakah obatnya benar. Hal-hal yang harus dicek ada dalam daftar ini.
  • Jangan mengonsumsi obat yang sudah diterima dari toko obat online kalau Anda meragukan keaslian produk, kelayakan kemasan, atau tanggal kadaluwarsanya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Sakit pinggang adalah keluhan yang umum dengan banyak kemungkinan penyebab. Cari tahu gejala, pengobatan, dan cara mengatasi nyeri pinggang di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Katanya, sengatan lebah bisa bikin seseorang meriang dan panas dingin. Lalu bagaimana cara pertolongan pertama dalam mengobati sengatan lebah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut kosong hindari makan pedas dan asam

Kenapa Makanan Pedas Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
keluarga sehat karena melakukan perilaku hidup bersih dan sehat

4 Tips Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Lindungi Diri dan Keluarga di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
memanaskan makanan

Bolehkah Memanaskan Makanan Dalam Wadah Plastik di Microwave?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit