6 Bahan Alami yang Manjur Atasi Sakit Akibat Taji Tumit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/04/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda sering merasa sakit pada tumit? Bisa jadi kondisi tersebut disebabkan oleh taji tumit. Taji tumit (heel spurs) adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh penumpukan kalsium, sehingga mendesak jaringan sekitar tumit. Desakan pada jaringan tumit ini menyebabkan peradangan dan rasa sakit. Untuk tahu pengobatan yang tepat, Anda memang harus konsultasi pada dokter. Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengatasui taji tumit

7 Bahan alami untuk redakan gejala taji tumit

1. Cuka apel

Cuka apel diyakini mampu mengurangi rasa sakit ketika taji tumit terjadi. Pasalnya, bahan alami ini bekerja secara efektif untuk mengeluarkan kalsium yang mengumpul berlebihan di area tumit.

Anda bisa melakukan perawatan alami pada kaki ini dengan cara merendam kaki dalam ember atau wadah besar yang telah diisi dengan air hangat dengan campuran beberapa tetes cuka apel.

Atau bisa juga dengan membungkus kaki menggunakan handuk yang telah dibasahi air selama beberapa menit, dilanjutkan dengan mengoleskan cuka apel pada kaki atau area tumit.

Supaya lebih efektif, Anda dapat mengulangi perawatan alami ini di rumah beberapa kali.

2. Bubuk kunyit

Sebenarnya tidak hanya kunyit, beberapa bahan lain yakni jahe serta biji jinten dikenal memiliki sifat antiperadangan yang kuat. Bahan-bahan ini mengandung antioksidan alami, polifenol, dan kurkumin yang berfungsi sebagai senyawa pelindung dan dapat meredakan peradangan.

Cara penggunaannya dengan merebus satu sendok teh bubuk kunyit, jahe, atau biji jinten kemudian minum air rebusan ini kapanpun rasa sakit muncul.

3. Es batu

Jika kaki terasa sangat sakit dan Anda membutuhkan pertolongan cepat, salah satu cara yang bisa menjadi pilihan adalah dengan mengompres area kaki yang sakit dengan es batu yang telah dibungkus handuk kering.

Meletakkan kompresan es batu pada kaki selama beberapa menit, ternyata dapat meredakan bengkak serta rasa sakit akibat taji tumit.

Penting untuk diingat, jangan mengompres es langsung menyentuh area kaki sakit. Anda tetap harus menggunakan pembungkus atau perantara seperti handuk maupun kain.

4. Minyak esensial

Minyak esensial murni seperti minyak rosemary, minyak lavender, minyak kelapa, dan minyak zaitun memiliki zat antiperadangan yang dapat meredakan rasa sakit.

Minyak-minyak ini juga bisa berfungsi sebagai pelembab alami karena bisa membuat kaki menjadi lebih lembut. Anda bisa menggunakannya dengan membalurkan minyak pada area kaki sakit ataupun merendam kaki dalam campuran air dan minyak esensial.

5. Baking soda

Baking soda merupakan salah satu bahan utama yang sering digunakan dalam pembuatan kue. Baking soda menghilangkan langsung pada kristal kalsium pirosfat yang terdapat pada tumit kaki.

Perawatan yang bisa Anda gunakan dengan baking soda ini tidak jauh berbeda dengan bahan alami lainnya, yakni dengan mencampur setengah sendok teh soda kue dalam air kemudian rendah kaki selama beberapa menit.

6. Minyak biji rami

Biji rami adalah salah satu jenis biji-bijian yang sering dijadikan tepung untuk mengolah makanan. Selain itu, biji rami juga bisa diolah menjadi suplemen herbal untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan serta masalah kaki sakit. Sebab minyak dari biji rami kaya akan asam alfa linolenat (bentuk dari asam lemak omega 3) yang mampu bekerja ampuh untuk mengobati peradangan.

Cara penggunaannya yakni dengan menuangkan beberapa tetes minyak biji rami dalam air hangat, kemudian celupkan handuk dan bungkus di area kaki sakit. Diamkan selama kurang lebih satu jam dan usahakan jangan terlalu banyak bergerak guna mengoptimalkan penyembuhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Bolehkah Minum Jamu Saat Puasa?

Minum jamu menjadi salah kiat untuk menjaga kesehatan. Namun, bolehkah jika Anda minum jamu saat buka puasa? Cari tahu jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Popularitas empon-empon makin menanjak sejak COVID-19 menyebar di Indonesia. Benarkah minuman tradisional ini dapat menangkal infeksi coronavirus?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Bahaya Menggunakan Cairan Antiseptik pada Diffuser

Sebuah video tutorial yang viral menyebutkan kalau uap diffuser yang dihasilkan dari cairan antiseptik bisa membunuh COVID-19. Cek kebenarannya, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 17/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat minyak mustard

Mengupas Manfaat dan Efek Samping Minyak Mustard

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit