Tanyakan 5 Hal Penting Ini Pada Pasangan Sebelum Memutuskan Menikah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernikahan merupakan komitmen seumur hidup antara Anda dan pasangan. Oleh karena itu, Anda benar-benar perlu mengenal pasangan sebelum memutuskan untuk menikah. Bagaimana caranya? Coba ajukan berbagai pertanyaan penting berikut ini sebagai pertimbangan sebelum mantap menikah.

Dafar pertanyaan penting untuk pertimbangan sebelum menikah

salah paham dengan pasangan

Agar lebih mengenal pasangan, berikut berbagai pertanyaan yang bisa Anda ajukan sebelum melangkah ke jenjang lebih serius:

1. “Apa yang kamu harapkan setelah menikah?”

Pertimbangan ini penting ditanyakan sebelum menikah agar Anda tahu bayangan hidup berumah tangga yang dimiliki pasangan.

Apa pun jawaban yang diberikan saat ini tandanya adalah hal yang memang dinginkannya. Jika pasangan menjawab bahwa ia tidak ingin meninggalkan rumah orangtuanya, bisa jadi memang hal ini tidak bisa diganggu gugat setelah menikah nanti.

Menanyakan harapan dan bayangan pasangan jauh sebelum menikah bertujuan untuk menyelaraskan semua keinginan Anda dan pasangan. Jika sekiranya ada hal yang perlu didiskusikan karena tidak sesuai dengan bayangan Anda, diskusikan hingga bertemu titik tengahnya.

Jangan berpikir bahwa pemikiran pasangan akan langsung berubah setelah menikah. Pasalnya, menikah tidak akan mengubah sikap, keinginan, terlebih kebiasaan. Kalau pun berubah, anggap saja hal ini adalah bonus. Namun, jangan berharap berlebihan.

2. “Bolehkah saya tetap bekerja setelah menikah?”

Pertanyaan penting ini perlu diajukan oleh wanita pada pasangannya sebelum menikah. Pasalnya, tidak semua pria membolehkan pasangannya untuk tetap berkarier seperti waktu masih lajang.

Ada yang menginginkan pasangannya untuk menjadi ibu rumah tangga saja, atau hanya membolehkan Anda untuk bekerja dengan membuka usaha di rumah.

Hal ini sah-sah saja dilakukan oleh pria mana pun. Jika Anda memang berniat tetap berkarier setelah jadi ibu rumah tangga, tanyakan kepastiannya sebelum sama-sama memutuskan menikah.

Jangan sampai Anda baru tahu kalu ternyata pasangan melarang anda bekerja setelah menikah nanti. Bukan hanya memicu konflik, hal ini bisa menyebabkan stres berkepanjangan yang berdampak pada kelanggengan rumah tangga Anda.

3. “Bagaimana pembagian kerja di rumah setelah menikah?”

Jangan salah. Pembagian pekerjaan rumah yang tidak adil kerap menjadi konflik klasik yang banyak dialami pasutri. Agar Anda dan pasangan tak sampai berdebat hanya karena pasangan enggan mencuci baju, pertimbangan ini perlu ditanyakan sebelum menikah.

Tanyakan pada pasangan kira-kira bagaimana ia memandang pembagian tugas beres-beres di rumah. Jika pasangan termasuk yang setuju bahwa urusan rumah adalah tanggung jawab berdua, Anda bisa lega. Namun jika sebaliknya, ada baiknya untuk mendiskusikan ini terlebih dahulu sampai ada kesepakatan yang disetujui bersama.

4. “Apa arti privasi untuk kamu?”

Pernikahan menyatukan kedua pasangan secara menyeluruh. Artinya dari bangun tidur hingga mata kembali terpejam Anda menghabiskan waktu berdua. Jika Anda termasuk orang yang menginginkan privasi, bicarakan hal ini dengan pasangan sebelum menikah.

Tenang saja, menikah bukan berarti Anda tak punya privasi. Namun, Anda memang perlu membahasnya sejak sebelum menikah dengan mengajukan pertanyaan penting ini.

Privasi berbeda dengan rahasia. Privasi adalah keinginan dan hak untuk tidak mau diganggu oleh apa pun dan siapa pun. Biasanya hal ini berhubungan dengan kebutuhan, nilai, dan keyakinan pribadi. Sebelum menikah tanyakan pada pasangan apa arti privasi menurutnya.

Diskusikan privasi seperti apa yang diinginkan pasangan, dan yang Anda inginkan untuk diri sendiri. Jika Anda dan pasangan memiliki pandangan yang berbeda akan hal ini, coba temukan titik tengahnya. Jangan sampai Anda jadi mendebatkan perbedaan ini setelah menikah.

5. “Apa kita berencana memiliki anak?”

Pertanyaan tentang anak sangat penting diajukan sebelum menikah. Ini karena tidak semua orang menginginkan anak dalam pernikahannya. Oleh sebab itu, pertanyaan ini wajib di tanyakan ketika Anda ingin melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Jika Anda berdua sepakat untuk memiliki anak, diskusikan juga apakah ingin menunda terlebih dahulu atau tidak. Selain itu, bicarakan juga akan kemungkinan apabila ada kendala memiliki anak secara normal, apa yang akan dilakukan.

Membicarakan sejelas-jelasnya beberapa hal krusial tersebut sebelum menikah,  membantu Anda dan pasangan terhindar dari konflik di kemudian hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Serangkaian Tes Kesehatan yang Perlu Dilakukan Wanita Sebelum Menikah

Sudah beres mempersiapkan semua perintilan dan hal penting terkait pernikahan? Jangan lupakan tes kesehatan sebelum menikah, khususnya bagi para wanita.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 1 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Punya Teman Dekat Lawan Jenis Saat Sudah Menikah?

Agar komitmen Anda dan pasangan tetap terjaga, beberapa aturan berteman dekat dengan lawan jenis setelah menikah berikut mungkin bisa membantu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20 April 2019 . Waktu baca 5 menit

Sebelum Menikah Dengan Pria yang Lebih Muda, Baiknya Pertimbangkan 4 Hal Ini Dulu

Sah-sah saja kalau Anda ingin menikah dengan pria lebih muda, selama Anda berdua saling berkomitmen. Coba pertimbangkan hal ini dulu supaya lebih mantap

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 27 Februari 2019 . Waktu baca 5 menit

MK Kabulkan Gugatan Mengubah Usia Menikah Dalam UU Perkawinan (Berapa Usia yang Tepat untuk Menikah?)

Banyak pasangan yang terburu-buru nikah di usia belia karena tren menikah muda yang sedang naik daun. Padahal, usia 20-an bukan usia ideal untuk menikah.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Desember 2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

orang tepat waktu salah

Mungkinkah Kita Bertemu Tambatan Hati pada Waktu yang Salah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 12 April 2020 . Waktu baca 5 menit

4 “Gejala” yang Mungkin Menandakan Anda Belum Siap Menikah Saat Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2019 . Waktu baca 4 menit
vaksin torch adalah

Apa Itu Vaksin TORCH dan Seberapa Penting untuk Didapatkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
keraguan sebelum menikah

Tiba-tiba Ragu Dengan Pasangan Saat Menjelang Pernikahan? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit