Pacaran Ternyata Bisa Bikin Anda Jadi Pribadi yang Lebih Baik Karena 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Memutuskan untuk tidak berkomitmen dalam hubungan yang serius seperti pacaran memang banyak memberikan keuntungan. Anda bisa dengan bebas melakukan hobi dan kegiatan yang Anda sukai dan menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga serta orang terdekat. Namun, tahukah Anda ternyata menjalin hubungan dengan seseorang atau berpacaran ternyata juga memiliki manfaat. Oleh karena itu, jangan hanya memandang dari sisi negatifnya saja. Salah satu manfaat pacaran adalah menjadikan Anda orang yang lebih baik. Kok bisa?

Pacaran bisa membuat Anda menjadi orang yang lebih baik dengan cara….

pacaran yang sehat

Menurut Jill P. Weber, Ph.D., penulis buku Having Sex, Wanting Intimacy—Why Women Settle for One-Sided relationships, menyatakan bahwa pacaran bisa menjadikan Anda menjadi sosok yang lebih baik dengan cara-cara berikut:

1. Belajar melihat kekurangan diri

Manfaat pacaran yang pertama ialah bisa melihat kekurangan diri sendiri. Hubungan pacaran melibatkan dua orang yang berbeda dengan kepribadian yang bisa saja berlawanan. Semakin dekat hubungan Anda, semakin Anda menyadari bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Mungkin Anda tadinya termasuk orang yang tidak pernah menyadari kekurangan diri dan selalu merasa bahwa Anda sempurna. Namun, ketika menjalin hubungan, biasanya secara tidak langsung Anda mulai akan menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dalam diri.

Dengan begitu, Anda akan terus berusaha untuk jadi lebih baik dan memantaskan diri.

2. Belajar untuk menerima

Karakter asli akan kian terlihat ketika hubungan sudah lama terjalin. Anda akan melihat bagaimana baik dan buruknya perilaku pasangan. Jika sudah begini Anda bisa menilai apakah menginginkan untuk terus berlanjut atau menyudahinya sampai di sini.

Pasalnya, segala sesuatu yang berhubungan dengan karakter dan perilaku seseorang merupakan hal yang permanen dan sangat sulit untuk diubah. Lantas, jika ternyata ada karakter yang tidak disukai tetapi sebenarnya masih dalam batas wajar dan dapat dimaklumi, biasanya banyak orang memilih untuk menerimanya ketimbang harus putus.

Karena inilah pacaran disebut-sebut sebagai sarana untuk belajar menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan.

3. Belajar mengenal diri sendiri dan orang lain

Belajar mengenal diri sendiri dan orang lain bisa menjadi manfaat pacaran yang mungkin tidak Anda sadari. Dengan pacaran, Anda akan paham mana hal yang membuat Anda nyaman dan mana yang tidak.

Selain itu, Anda juga belajar untuk mengenal orang lain dengan memahami pola interaksi yang selama ini dilakukan. Berpacaran “memaksa” Anda untuk mencari strategi jitu tentang bagaimana agar kepentingan kedua belah pihak terpenuhi tanpa menyakiti salah satunya.

4. Belajar untuk menolak

Jika selama ini Anda termasuk orang yang “iya-iya saja” dan “gak enakan” maka saat berpacaran ada kalanya Anda dihadapkan pada posisi yang membuat Anda perlu menolak.

Misalnya, saat pasangan menginginkan Anda untuk mengikuti kemauannya sementara hal itu tidak sesuai dengan nilai yang Anda anut. Pada posisi ini Anda akan belajar untuk membicarakan hal yang tidak Anda suka pada pasangan meski tahu ia akan terluka.

Dengan begitu, dalam kehidupan nyata Anda akan terlatih untuk memahami bahwa memberikan penolakan pada orang lain atas hal yang tidak sesuai dengan nilai memang wajar dan tidak apa-apa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tanda Anda Sedang Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

Hubungan tanpa status mungkin manis di awal tetapi akhirnya tak menjamin apa pun. Untuk itu, yuk kenali ciri-ciri hubungan tanpa status berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 November 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Membuat Pasangan Anda Merasa Spesial

Membuat pasangan merasa spesial tidak hanya dengan memberinya hadiah. Ada banyak caranya yang mungkin tidak terpikirkan oleh Anda. Yuk, simak tipsnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 4 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tanda Penting yang Menunjukkan Pasangan Anda Bisa Dipercaya

Menaruh kepercayaan pada pasangan jadi hal krusial dalam sebuah hubungan. Untuk tahu apakah pasangan bisa dipercaya atau tidak, kenali lewat tanda berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30 September 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Marah

Pasangan yang "hobi" diam seribu bahasa saat sedang marah lama-lama membuat Anda gerah dan bingung harus bagaimana? Intip di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhubungan seks setelah operasi caesar

Berhubungan Seks Setelah Operasi Caesar, Wajarkah Bila Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi suami sibuk kerja

4 Hal yang Mesti Dilakukan Agar Hubungan Tetap Mesra Meski Pasangan Sibuk Bekerja

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
berubah demi pasangan

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit