3 Manfaat Daun Kelor untuk Vitalitas Seksual Pria

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tanaman kelor (moringa oleifera) yang banyak tumbuh di negara-negara Asia menyimpan segudang manfaat berguna bagi kesehatan. Namun, rupanya tanaman ini juga sudah sejak lama digunakan sebagai ramuan alami untuk meningkatkan vitalitas pria ketika bercinta. Kelor pun dinobatkan jadi salah satu bahan makanan afrodisiak, yaitu makanan dan minuman yang bisa membangkitkan gairah seksual Anda. Penasaran bagaimana daun kelor bisa membantu kehidupan seks laki-laki? Ini dia ulasannya.

Manfaat daun kelor bagi vitalitas pria

Bagi Anda yang punya gangguan fungsi seksual seperti impotensi atau gairah seks rendah, daun kelor bisa membantu masalah Anda. Pasalnya, zat-zat alami yang terkandung dalam tanaman ini ternyata manjur untuk meningkatkan vitalitas pria. Simak penjelasan lebih lengkapnya berikut ini.

1. Meningkatkan hormon testosteron

Hormon testosteron bertanggung jawab untuk mengatur gairah seksual seseorang, baik pria maupun wanita. Namun, idealnya kadar hormon testosteron pria lebih tinggi. Kekurangan hormon testosteron berarti hasrat bercinta pun juga akan menurun.

Sementara itu, sebuah penelitian yang dimuat dalam International Journal of of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mampu memicu produksi kadar hormon testosteron dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor secara rutin, Anda pun bisa menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh seperti semula dan hasrat bercinta akan nyala kembali.

2. Mencegah impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi biasanya terjadi karena penis tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk mengisi penis sampai ereksi. Akibatnya, meskipun sudah merasa bergairah, Anda kesulitan membuat penis cukup keras atau tegang.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Food and Chemical Toxicology, daun kelor bisa mengendalikan kadar lipid (lemak) darah. Kadar lipid darah yang berlebihan, biasanya pada orang yang punya penyakit diabetes atau kolesterol tinggi, bisa menyebabkan impotensi.

Selain menurunkan lipid darah yang berlebih, daun kelor juga bisa mencegah penyumbatan arteri. Dengan begitu, jantung pun jadi bisa mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh dengan lancar. Ini berarti penis akan mendapat suplai darah yang cukup untuk mencapai ereksi.  

3. Meningkatkan kepuasan seksual

Daun kelor kaya akan kandungan antioksidan yang mampu meningkatkan vitalitas pria. Pasalnya, antioksidan bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan saraf, jaringan, dan neuron otak. Dengan bantuan zat ini, neuron-neuron dalam otak akan jadi lebih peka terhadap rangsangan seksual yang dirasakan tubuh. Maka, neuron pun akan melepaskan serangkaian perintah pada sirkuit otak yang mengatur rasa nikmat. Hal ini akan membantu Anda mencapai klimaks atau orgasme yang lebih intens.

Cara mengonsumsi daun kelor

Ada beberapa cara untuk mengonsumsi daun kelor, khususnya untuk meningkatkan vitalitas pria. Anda bisa mengonsumsi langsung daunnya, dicampurkan ke dalam teh, atau diseduh dalam air hangat. Namun, saat ini sudah banyak yang menjual ekstrak daun kelor dalam bentuk bubuk atau kapsul sebagai suplemen. Perhatikan dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi ekstrak atau suplemen daun kelor.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Hati-hati jika Anda sering minum obat penghilang nyeri, seperti paracetamol. Efek samping paracetamol berlebihan dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
melihat bullying

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit