5 Pertanda Bahwa Anda Termasuk Orang yang Egois Dalam Hubungan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menilai orang lain memang mudah tetapi menilai diri sendiri yang justru sangat sulit dilakukan. Dalam hubungan, Anda pasti dengan mudah memberikan sederet penilaian pada pasangan. Akan tetapi, pernahkah Anda melakukan hal yang sebaliknya? Keegoisan menjadi salah satu masalah yang paling sering dibahas. Berikut ciri orang egois dalam hubungan. Apakah Anda termasuk ke dalamnya?

Ciri orang egois dalam hubungan

bergantung pada pasangan

1. Selalu ingin didengarkan

Ciri pertama orang yang egois adalah selalu ingin didengarkan tapi tak pernah mau melakukan hal yang sama pada pasangannya. Selama ini coba ingat-ingat, kapan terakhir kali Anda mendengarkan curhatan pasangan dengan saksama tanpa menyelanya?

Sangat wajar jika Anda ingin dipahami dan didengarkan saat memiliki keluhan hidup. Akan tetapi, tidak melakukan hal yang sama pada pasangan menjadi sebuah kesalahan besar yang perlu segera diperbaiki. Pasangan Anda juga pasti butuh orang yang bisa mendengarkannya saat ia dirundung masalah dan Anda salah satu orangnya. Belajar lebih peka, dengarkan dengan baik, dan berikan respon sesuai ceritanya.

2. Selalu merasa benar

Saat ada dua orang yang berhubungan tandanya ada dua kepala yang memiliki dua argumen berbeda. Ciri orang egois adalah ia yang selalu merasa bahwa pendapatnya benar dalam segala hal. Sekarang, pernahkah Anda merasa begitu? Pernahkah Anda memberikan ruang untuk pasangan berpendapat dan mendengarkan pendapatnya?

Jika selama ini Anda selalu memaksakan kehendak dan menganggap semua keputusan yang dibuat adalah benar, itu hanya untuk diri Anda sendiri. Pasangan yang tidak egois adalah ia yang mencari jalan tengah dalam masalah saat berbeda pendapat. Bukannya justru memaksakan pendapatnya sendiri yang menurutnya benar padahal belum tentu.

3. Tidak memikirkan keinginan dan kebutuhan pasangan

Dalam sebuah hubungan yang sehat biasanya satu sama lain akan memikirkan kebutuhan atau kesenangan pasangannya. Sebaliknya, hubungan yang egois terjadi ketika salah satu pihak tidak berlaku saling. Contoh mudahnya, Anda sangat suka masakan Jepang sementara pasangan tidak menyukainya dan lebih suka makanan Indonesia.

Namun dalam setiap kencan, Anda selalu harus ke restoran Jepang tanpa menanyakan terlebih dahulu pada pasangan. Hal sederhana seperti ini sangat menunjukkan keegoisan Anda dalam berhubungan. Cobalah untuk sedikit lebih peka dan menurunkan keegoisan dengan memikirkan juga apa yang pasangan Anda senangi.

Anda tidak akan pernah rugi melakukan hal ini. Justru hal ini membuat hubungan Anda berdua semakin kuat karena saling memahami dan peduli akan keinginan masing-masing.

4. Mendiamkan pasangan saat marah

Menurut Marni Feuerman, seorang ahli terapi pernikahan dan keluarga di Amerika Serikat, mendiamkan pasangan saat Anda merasa marah ternyata bisa membuatnya tertekan. Bagi Anda mungkin ini jalan terbaik karena Anda sudah terlalu malas untuk berbicara.

Namun, bagaimana masalah bisa selesai jika tidak dibicarakan? Pasangan bukanlah cenayang yang bisa menebak keinginan Anda. Untuk itu, bicarakan baik-baik, temukan penyebab masalahnya, dan cari solusinya bersama-sama agar salah satu ciri orang egois yang satu ini tak lagi melekat pada Anda.

5. Mengancam untuk mengakhiri hubungan jika tak dituruti keinginannya

Di dunia ini, tidak semua hal yang Anda inginkan bisa Anda dapatkan, begitupun dalam hubungan. Ketika ancaman mengakhiri hubungan selalu dilontarkan setiap kali tak mendapat yang diinginkan, tandanya Anda egois. Padahal bisa jadi pasangan tidak mengabulkannya karena hal itu buruk untuk Anda dan hubungan yang sedang dijalin.

Ingat, tidak semua hal yang Anda mau itu adalah yang terbaik. Ketika menjalin hubungan, Anda harus lebih terbuka akan perbedaan pendapat dan keinginan. Solusi yang terbaik bukanlah mengancam putus atau bercerai, melainkan mencari jalan tengah agar kedua belah pihak sama-sama terakomodir keinginannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Punya Pacar Anak Mami, Lanjut Terus Atau Sudahi Saja?

Punya pacar anak mami membuat hubungan Anda jadi rentan berkonflik. Jika punya pasangan terus bergantung pada ibunya, ini yang perlu Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 1 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Punya Trauma Masa Kecil Akan Sulit Mempertahankan Hubungan Asmara yang Harmonis?

Pacar terlalu posesif dan cemburuan? Bisa jadi kelakuannya itu merupakan cerminan dari efek trauma masa lalu. Lho, apa hubungannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Kita Tetap Harus Punya Waktu untuk Diri Sendiri (Me Time) Meski Sudah Berpasangan

Me time menjadi hal yang banyak dilupakan saat dua orang berada dalam sebuah hubungan. Padahal hal ini sangat penting dan perlu dilakukan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Pacaran Hemat Tanpa Perlu Menguras Dompet

Pacaran tak harus selalu pergi ke tempat mewah dan mahal. Berikut tips pacaran hemat dengan berbagai kegiatan menyenangkan yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

crab mentality adalah

Crab Mentality, Sindrom Psikologis yang Menghambat Orang Lain untuk Sukses

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 13 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
berubah demi pasangan

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
ciri-ciri hubungan tanpa status

5 Tanda Anda Sedang Terjebak Dalam Hubungan Tanpa Status

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 21 November 2019 . Waktu baca 4 menit
pasangan bisa dipercaya

4 Tanda Penting yang Menunjukkan Pasangan Anda Bisa Dipercaya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2019 . Waktu baca 3 menit