Tak Suka Sifat Pasangan Tapi Bingung Mau Bagaimana? Pertimbangkan 5 Hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tak ada orang yang sempurna, tentu saja Anda punya unek-unek tersendiri pada pasangan. Meski jatuh hati pada kelebihan yang dimiliki sang pasangan, mungkin Anda juga tidak suka dengan beberapa sifatnya. Sayangnya, banyak yang justru memendam rasa tidak suka ini dan akhirnya bisa menjadi ‘bom waktu’ yang siap meledak kapan saja. Meski begitu, mengungkapkan rasa tidak suka pada sifat pasangan juga tidak semudah itu. Nah, jika memang ini menjadi ganjalan dalam hati Anda, pertimbangkan hal berikut ini.

Hal bijak yang mesti dilakukan jika tidak suka dengan sifat pasangan

ciri sosiopat pada pasangan

Kebanyakan orang pasti setuju bahwa mengutarakannya langsung adalah pilihan yang berat meski itu adalah langkah yang paling tepat. Akan tetapi, mungkin pada kasus tertentu Anda memilih untuk diam saja. Menimbun rasa tidak suka pada sifat pasangan bisa menjadi bumerang untuk hubungan Anda. 

Nah, sebelum mengutarakannya pada pasangan, tentu Anda harus menentukan sikap terlebih dulu. 

1. Tentukan apa yang Anda mau

Sebelum menyampaikan rasa tidak suka pada pasangan, tentu Anda harus tahu tujuan dari perbincangan ini. Apakah Anda berharap pasangan akan berubah atau hanya melepas beban di pikiran Anda saja. Selain itu, Anda harus benar-benar paham apa yang sebenarnya Anda pikirkan.

Selain itu, Anda juga harus pahami dulu dari mana rasa tidak suka itu berasal. Mungkin sebelumnya Anda biasa saja dengan sifat pasangan yang seperti itu, tapi karena ada pengaruh dari lingkungan, entah itu keluarga atau teman, Anda jadi tidak menyukainya.

Oleh karena itu, alangkah baiknya untuk memikirkan terlebih dahulu dari mana awal mula rasa tidak suka tersebut. Apakah memang merugikan dan buruk bagi hubungan Anda, ataukah hal ini masih bisa ditolerir. 

2. Tunjukkan rasa tidak suka itu

meninggalkan pasangan

Jika memang Anda tidak menyukai salah satu sifat pasangan Anda, tunjukkan. Jangan melakukan hal sebaliknya.

Misalnya, Anda tidak menyukai pasangan merokok, tetapi karena takut ia tersinggung dan marah, Anda memilih untuk pura-pura mendukungnya. Nah, hal ini sangat bertolak belakang dan membuat hubungan Anda jadi tidak sehat.

Oleh karena itu, cobalah untuk menunjukkan rasa tidak suka tersebut, tetapi dengan cara yang tepat dan perlahan. Cukup mengatakan dan memberikan saran adalah cara yang baik untuk menyampaikan rasa tidak suka terhadap sifat pasangan.

3. Tidak terlalu mengkritik

pasangan mengancam putus

Pada saat Anda menyampaikan rasa tidak suka tersebut, cobalah untuk mengatakannya dengan kalimat yang tidak terlalu mengkritik pasangan.

Misalnya, pasangan Anda sangat menyukai pekerjaannya hingga terkadang melupakan jadwal kencan yang telah kalian buat. Hal ini terus terjadi berulang-ulang dan wajar saja jika Anda marah dan tidak suka dengan sifatnya tersebut.

Sampaikan ketidaksukaan tersebut dengan kata-kata seperti “kangen deh kalau kamu kerja terus”. Pada titik ini mungkin pasangan Anda akan menyadari bahwa waktunya terlalu banyak dihabiskan untuk bekerja.

Mungkin sedikit sindiran halus ini akan lebih bisa diterima oleh sang pasangan ketimbang Anda ‘menyerangnya’ dengan berbagai kritik keras. 

4. Harus terbuka juga dengan kritikan

membicarakan menstruasi

Nah, setelah Anda jujur terhadap rasa tidak suka akan sifat pasangan, mungkin saja ada ‘perlawanan balik’ dari pasangan Anda. Entah itu membela diri atau menyampaikan balik apa saja sifat Anda yang tidak dia sukai.

Tentu saja Anda harus menerima hal tersebut. Ini adalah resiko dari jujur atas masalah sifat pasangan. Jika Anda melawannya kembali, yang terjadi adalah perdebatan panas yang tidak kunjung usai.

Oleh karena itu, daripada berdebat tentang hal-hal yang sepele, lihat sisi positif dari ucapan pasangan Anda. Apakah hal tersebut dapat membangun diri Anda menjadi lebih baik atau tidak.

5. Menerima pasangan seutuhnya

cara menghindari selingkuh

Hal yang perlu diingat dari setiap hubungan asmara adalah Anda sedang menjalin ikatan yang memiliki pandangan, latar belakang, serta sifat yang berbeda. Mungkin ada beberapa hal yang membuat Anda cocok dengan pasangan, tapi lagi-lagi Anda harus ingat bahwa kalian berdua itu berbeda.

Tidak semua keinginan Anda bisa dipenuhi oleh pasangan. Anda dengan pasangan mestinya mengisi satu sama lain dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang dimiliki masing-masing.

Bukannya setelah menjalin hubungan Anda jadi bisa membentuk sifatnya sesuai dengan keinginan Anda, begitu juga sebaliknya. Cobalah lihat dari sisi pandang lainnya, dengarkan pasangan mengapa ia bisa melakukan hal-hal yang Anda kurang sukai. Saling jujur dan komunikasi adalah kunci dari langgengnya sebuah hubungan. 

Akan tetapi, jika Anda berharap pasangan akan terus mengikuti kemauan Anda, hubungan ini sulit dipertahankan karena sifat yang terlalu mengatur tersebut dapat mengubah kepribadian pasangan.

Kesimpulannya, Anda harus menyampai rasa tidak suka terhadap sifat pasangan dengan baik-baik. Jika melibatkan emosi, tentu saja perdebatan tidak dapat dihindarkan. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Punya 2 Sikap Positif Ini untuk Membangun Hubungan Asmara yang Sehat

Setiap orang ingin menjalin hubungan asmara yang sehat. Namun hubungan tidak bisa langgeng tanpa usaha, terutama dari diri sendiri.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 Juli 2018 . Waktu baca 5 menit

5 Tips Membangun Percakapan Dengan Orang Lain, Tanpa Canggung

Menjadi pendengar yang baik merupakan salah satu tips ampuh yang perlu Anda praktikkan untuk membangun percakapan yang lebih baik dengan lawan bicara Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Psikologi 6 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

8 Cara Mendidik dan Membiasakan Anak Jujur Sejak Kecil

Mendidik anak untuk jujur penting dilakukan orangtua sejak dini. Jadi, saat perkataan atau perbuatan anak tidak jujur, bagaimana cara mengatasi yang tepat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 9 Januari 2017 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menghukum anak berbohong

Menghukum Anak Karena Berbohong Justru Akan Membuatnya Berbohong Lagi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 29 April 2020 . Waktu baca 5 menit
jujur pada pasangan

Perlukah Jujur Pada Pasangan Soal Hubungan Masa Lalu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit
menjadi diri sendiri depan pasangan

Nggak Perlu Jaim, Ini Manfaatnya Jadi Diri Sendiri di Depan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2019 . Waktu baca 5 menit
pacaran beda karakter

Anda Pendiam, Si Pacar Tukang Ngelawak: Benarkah Pacaran Beda Karakter Tanda Jodoh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit