Benarkah Pasangan yang Umbar Kemesraan di Media Sosial Lebih Bahagia?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/11/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Benar tidak, pasangan yang sering pamer kemesraan media sosial itu benar-benar bahagia? Zaman sekarang, apa sih yang tidak disebar ke media sosial? Mulai dari bangun tidur, makan, sampai mau tidur lagi, semuanya akan di-update di media sosial. Banyak juga pasangan yang menampilkan kemesraan mereka di media sosial entah apa tujuannya.

Tapi benarkah kemesraan mereka di media sosial mutlak seluruh isinya bahagia? Atau sekadar ilusi semata agar likes bertambah? Simak penjelasannya di bawah ini.

Menurut penelitian, pasangan yang suka pamer kemesraan di media sosial tidak benar-benar bahagia

Sebuah penelitian menemukan, orang atau pasangan yang memiliki hubungan yang erat satu sama lain tidak akan mengumbar segalanya di media sosial. Penelitian yang melakukan uji dengan akun facebook ini, juga menunjukkan bahwa depresi bisa muncul karena penggunaan media sosial yang berlebihan.

Penggunaan media sosial berlebihan juga erat kaitannya dengan mental yang kurang sehat. Jadi, tidak heran ya, kalau penggunaan media sosial yang berlebihan ada pengaruh dan dampak negatif pada hubungan antar pribadi penggunanya.

Mereka yang benar-benar bahagia, tidak perlu pengakuan dari masyarakat media sosial

Pasangan yang suka pamer kemesraan di media sosial cenderung mengisyaratkan bahwa mereka butuh “pengakuan” dari orang lain. Berbeda dari mereka yang jarang pamer di media sosial. Mereka tidak akan memperlihatkan pasangan satu sama lain untuk membuktikan pada dunia kalau mereka bahagia. Bagi mereka, bahagia tidak didapatkan di ranah publik, dan tidak melulu harus posting untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar saling mencintai.

Pertengkaran atau kegalauan seharusnya tidak menjadi konsumsi publik

Pernah tidak, Anda melihat pasangan yang bertengkar di media sosial? Saling jawab-menjawab di kolom komentar? Atau lempar melempar kode lagu sedih, untuk menyatakan perasaan yang sesungguhnya? Beda dengan yang tidak suka pamer di media sosial. Bagi mereka, bertengkar di media sosial bukan menjadi solusi, dan bukan hak orang luar untuk tahu masalah mereka. Dengan begitu, bisakah dibilang kalau bertengkar di media sosial menandakan hubungan mereka benar bahagia?

Ketika pasangan sedang berbahagia, mereka tidak ada waktu untuk update terus menerus

Tidak masalah kalau sekali atau dua kali memposting kebahagiaan Anda dan pasangan di sosial media. Tapi kalo terus menerus, bagaimana meresapi kebahagiaan yang ada? Bukannya malah terganggu, ya, momen bahagia Anda? Wajar, jika ingin berbagi atau menunjukan rasa bahagia sesekali kepada orang lain. Tetapi, pasangan yang benar bahagia, akan saling menghargai satu sama lain dan tidak akan mengorbankan waktunya untuk update di media sosial.

Kesimpulannya

Setelah ditelisik dari riset dan beberapa alasan rasional di atas, pasangan yang rajin pamer foto mesra di media sosial ini mungkin saja benar bahagia, tapi bisa saja rasa bahagia ini muncul pada saat likes bertambah banyak atau adanya pujian “relationship goals” pada postingan mereka.

Sedangkan hubungan yang sebenarnya? Belum tentu sebahagia kelihatannya. Lagipula, media sosial tidak bisa dijadikan tolak ukur kebahagiaan dua orang manusia. Maka dari itu, mulai hargailah waktu dan privasi bersama pasangan Anda, dan sejatinya kebahagiaan yang hakiki tidak didapat pada media sosial.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 mins read

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Anda sering merasa lapar atau ingin mengunyah sesuatu meski sudah makan? Sudah saatnya mencoba menu makanan berikut ini agar Anda tidak cepat lapar.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 21/06/2020 . 5 mins read

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Selain itu studi terbaru menunjukkan bahwa berpikir negatif (negative thinking) terus menerus bisa meningkatkan risiko demensia. Apa bisa dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/06/2020 . 4 mins read

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 5 mins read