Pertolongan Pertama untuk Orang yang Mengalami Overdosis Viagra

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14/08/2019
Bagikan sekarang

Dulunya, viagra atau pil yang berwarna biru ini digunakan untuk membantu pria yang menderita disfungsi ereksi. Namun, seiring berjalannya waktu, viagra kini digunakan sebagai salah satu suplemen untuk menambah vitalitas dan kepercayaan diri di depan pasangan. Kondisi ini tentu bisa berisiko pada overdosis. Lantas, pertolongan pertama apa yang harus diberikan ketika seseorang mengalami overdosis viagra? Simak ulasannya berikut ini.

Gejala overdosis viagra

Pada umumnya, dosis aman dari viagra adalah satu pil dalam sehari (24 jam), yang diminum 30-60 menit sebelum berhubungan seksual. 

Ketika meminumnya lebih dari itu, akan muncul beberapa efek samping yang dapat mengganggu kesehatan Anda.

Situs Live Science melaporkan seorang pria berumur 50-an yang mengonsumsi viagra dalam jumlah banyak. Ia meminum sebotol sildenafil (bahan aktif dalam viagra) sebanyak 30 ml. 

Jumlah tersebut setara dengan 750 mg obat disfungsi ereksi atau sekitar 10 kali dosis yang dianjurkan. Akibatnya, pria tersebut mengalami cacat penglihatan, yaitu terdapat bentuk cincin halus atau donat setiap ia membuka mata.

Bila Anda mengonsumsinya viagra lebih dari dosis yang dianjurkan, terdapat berbagai risiko yang akan membahayakan kesehatan Anda, seperti:

  • Muntah
  • Penglihatan kabur dan tidak normal
  • Pembengkakan pada saraf optik (papilledema)
  • Denyut jantung bertambah cepat
  • Risiko kebutaan
  • Diare
  • Otot mengalami kerusakan (rhabdomyolysis)

Pada kasus yang cukup langka, terlalu banyak mengonsumsi viagra dapat menyebabkan kematian bila Anda juga memiliki berbagai faktor penyakit lainnya. 

Walaupun terlihat sepele, terlambat mengatasi overdosis suatu obat-obatan dapat berdampak buruk pada kesehatan dalam jangka waktu yang lama. Itu sebabnya, memberikan pertolongan pertama pada orang yang mengalami overdosis viagra dapat mengurangi risko tersebut. 

Pertolongan pertama pada orang yang overdosis viagra

pertolongan pertama pada perdarahan

Orang yang mengalami overdosis viagra sebenarnya gejalanya hampir mirip dengan orang yang menggunakan obat lain secara berlebihan. Itu sebabnya, pertolongan pertama yang dilakukan pun hampir mirip dengan overdosis obat jenis lain. 

Bila Anda melihat orang atau kerabat Anda mengalami gejala di bawah ini, segera panggil ambulans dan lakukan pertolongan pertama sambil menunggu bantuan ahli medis. 

  • Mengalami kejang
  • Mual dan muntah
  • Tubuh dibanjiri keringat dingin
  • Pupil mata berukuran tidak normal
  • Perilaku agresif dan kasar
  • Kram pada perut
  • Kehilangan kesadaran
  • Berhalusinasi

Cara melakukan pertolongan pertama overdosis viagra

cpr

  • Memeriksa pernapasan orang yang mengalami overdosis
  • Bila diperlukan dan Anda bisa, lakukan pernapasan buatan atau CPR
  • Jika orang yang mengalami overdosis tidak sadar namun masih bernapas, baringkan orang itu dengan menghadap ke sisi kiri. 
  • Jangan lupa untuk menekuk kaki bagian atas, sampai lutut berada di atas pinggul. 
  • Jika orang tersebut masih sadar, longgarkan pakaiannya dan jaga suhu tubuhnya tetap hangat. Cobalah untuk menenangkan orang tersebut. 
  • Ingat untuk membuat orang tersebut berhenti menggunakan obat yang dia konsumsi. 
  • Menyimpan obat-obatan yang dia konsumsi agar ahli medis mudah untuk mendeteksi penyebabnya. 

Jika ambulans sudah datang, berikan ruang bagi tenaga medis dan orang yang mengalami overdosis. Hal ini bertujuan agar tenaga medis dapat bergerak dengan leluasa untuk mengangkat atau melakukan pertolongan kepada orang tersebut. 

Pertolongan pertama terhadap orang yang mengalami overdosis obat-obatan, terutama viagra memang sulit untuk dideteksi. Bila Anda merasa orang terdekat Anda sedang menderita kondisi tersebut, segera panggil ambulans dan cobalah untuk memulai pertolongan pertama dengan langkah-langkah di atas.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Keseringan Makan Permen Pelega Tenggorokan Itu Bahaya, Kenapa?

Makan permen pelega tenggorokan memang bisa jadi pertolongan pertama saat batuk. Namun, jika terus-terusan dimakan bisa keracunan, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Hati-hati, Minum Obat Opioid Sembarangan Berisiko Kecanduan dan Overdosis

Obat opioid termasuk obat keras yang wajib dikonsumsi sesuai resep dokter. Jangan sekali-kali mengonsumsinya sembarangan karena dampaknya serius.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Efek Kokain Terhadap Otak dan Tubuh yang Harus Anda Ketahui

Kokain adalah narkotika yang paling berbahaya karena daya adiktifnya sangat tinggi. Penyalahgunaan obat ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

4 Langkah Penting Supaya Anda Terhindar dari Overdosis Obat

Sengaja minum obat banyak-banyak sekaligus tidak bikin Anda cepat sembuh, tapi justru overdosis. ikuti panduan mencegah overdosis obat berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat mengganggu penglihatan

Obat Kuat Bisa Mengganggu Penglihatan Bila Diminum Sembarangan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/02/2020
pertolongan pertama saat jatuh

Panduan Memberi Pertolongan Pada Korban Jatuh dari Ketinggian

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 31/12/2019
pertolongan pertama pada perdarahan

Pertolongan Pertama pada Orang yang Mengalami Perdarahan Dalam

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2019
overdosis viagra

Hati-hati, Overdosis Viagra Bisa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 10/08/2019