Koma Pada Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/07/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

  • Definisi

Apa itu koma pada anak?

Seorang anak dalam kondisi koma jika tidak sadarkan diri, tidak dapat sepenuhnya dibangunkan, atau sangat sulit untuk bangun. Penyebabnya beragam, termasuk penyalahgunaan zat tertentu, overdosis obat-obatan, keracunan, luka kepala, encephalitis, dan kadar gula darah rendah. Dalam semua kasus, Anda harus segera menghubungi dokter anak.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Gejala berikut menempatkan anak Anda dalam risiko koma yang lebih besar:

  • Anak Anda tidak dapat dibangunkan sama sekali
  • Kepala atau leher terluka
  • Reaksi alergi serius terhadap sengatan lebah atau pengobatan tertentu mungkin terjadi
  • Anak Anda tidak bernapas
  • Pernapasan lambat atau lemah
  • Sulit bernapas (sesak, berdecit, senggukan, dll)
  • Bibir membiru atau lebam kehitaman

Perhatian: baringkan anak Anda di sisi tubuhnya sehingga ia tak akan tersedak jika muntah.

  • Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Koma adalah emergensi medis. Dokter akan memeriksa aliran pernapasan pasien terlebih dahulu dan membantu menjaga pernapasan (respirasi) dan sirkulasi. Dokter mungkin akan menuntun pernapasan, melakukan transfusi darah, dan bantuan lainnya.

Petugas medis mungkin akan memberikan glukosa atau antibiotik melalui pembuluh darah, bahkan sebelum hasil tes darah didapatkan, jika koma terjadi dalam kasus shock yang diakibatkan diabetes atau infeksi yang berdampak pada otak.

Pengobatan bervariasi, tergantung penyebab dari koma. Prosedur pengobatan untuk melepaskan tekanan pada otak yang disebabkan oleh pembengkakan otak mungkin dibutuhkan. Jika koma adalah akibat overdosis obat-obatan, dokter akan memberikan pengobatan untuk menangani kondisi tersebut. Jika koma diakibatkan oleh serangan jantung, dokter akan memberikan pengobatan untuk mengatur serangan jantung.

Pengobatan lainnya mungkin dapat fokus pada medikasi atau terapi untuk menangani penyakit seperti diabetes atau penyakit hati.

Biasanya, penyebab koma dapat sangat beragam dan orang yang terserang akan mengembalikan fungsi tubuh ke keadaan normal. Namun, jika orang yang terserang telah mengidap beberapa kerusakan otak, ia mungkin akan mendapatkan cacat permanen atau mungkin tidak akan pernah sadarkan diri lagi. Orang tersebut mungkin memasuki tahap ketahanan vegetatif atau kematian fungsi otak.

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi ambulans atau larikan ke rumah sakit jika anak Anda menampakkan gejala koma.

  • Pencegahan

Koma dapat dihasilkan dari kesakitan atau kecelakaan. Mencegah koma yang dihasilkan oleh rasa sakit membutuhkan partisipasi Anda dalam merawat diri Anda sendiri untuk mencegah komplikasi seperti koma karena diabetes. Mencegah koma karena kecelakaan dapat melibatkan Anda untuk berhati-hati ketika berurusan dengan sesuatu hal yang berisiko. Salah satu penyebab utama koma adalah kecelakaan berkendara, maka pastikan tetap mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit