Perhatikan Baik-Baik, Ini 3 Tanda Gigi Anda Sebentar Lagi Mau Copot!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Gigi copot dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari benturan keras, masalah gigi dan mulut, hingga kondisi medis serius. Nah, jika Anda adalah salah satu orang yang bingung membedakan tanda gigi mau copot dengan masalah gigi dan mulut lainnya, cari tahu jawabannya disini.

Tanda-tanda gigi mau copot

Tergantung dari penyebab yang mendasarinya, berikut beberapa tanda atau gejala gigi mau copot yang perlu Anda perhatikan baik-baik:

Gusi berdarah

Gusi terlihat memerah, bengkak, dan mudah bedarah saat Anda menyikat gigi atau makan makanan yang bertekstur keras? Bisa jadi itu tanda awal penyakit gigivitis atau peradangan gusi. Peradangan gusi terjadi karena pengerasan plak gigi akibat penumpukkan bakteri di bawah gusi.

Jika dibiarkan terus-terusan, kondisi ini bisa menyebabkan gigi copot dan bahkan masalah lain pada gusi yang bisa mengganggu aktivitias sehari-hari Anda.

Jadi, jika Anda sering mengalami gusi berdarah dan bengkak, segera konsultasi ke dokter untuk menetahui penyebab yang mendasarinya.

Gigi terasa sakit

Jika Anda mengalami rasa sakit parah di salah satu gigi atau bahkan di sekitar mulut disertai dengan pembengkakan, segera ke dokter gigi. Hal ini bisa jadi tanda Anda mengalami penyakit gusi alias periodontitis stadium lanjut yang membutuhkan pengobatan segera.

Penyakit gusi stadium lanjut bisa menyebabkan abses (infeksi yang mengakibatkan penggumpalan nanah) yang menimbulkan rasa sakit berdenyut. Lama-lama infeksi ini dapat merusak jaringan lunak dan tulang yang menundukung gigi Anda. Akibatnya, gusi Anda mulai surut dan gigi dapat melonggar sehingga perlu dicabut.

Gigi goyang

Dibandingkan dengan berbagai gejala yang sudah disebutkan di atas, gigi goyang adalah tanda gigi mau copot yang paling mudah untuk diamati. Ya, gigi goyang sering kali menandakan bahwa gigi Anda sudah mau tanggal. Ketika diraba menggunakan lidah atau disentuh dengan tangan, gigi yang akan copot biasanya terasa goyah.

Kondisi ini menyebabkan rasa tidak nyaman di mulut, terutama ketika Anda ingin mengunyah makanan  keras atau berbicara. Jika sudah begini, segera konsultasi ke dokter gigi untuk tindakan pencabutan segera.

Apa gigi yang sudah terlanjur tanggal bisa tumbuh lagi?

Bisa tidaknya gigi tumbuh kembali tergantung pada jenis gigi yang copot. Apabila gigi yang copot termasuk gigi susu, maka ada kemungkinan gigi bisa tumbuh kembali. Hal ini karena gigi susu yang copot digantikan oleh pertumbuhan gigi permanen. Sementara apabila gigi yang copot adalah gigi permanen, biasanya gigi tidak akan tumbuh lagi. Pasalnya, sudah tidak ada lagi benih gigi yang tersedia untuk menggantikan gigi yang copot.

Meski begitu, ada beberapa orang memiliki gigi susu yang menetap dan belum pernah copot hingga usia remaja bahkan dewasa. Apabila di balik gigi susu masih terdapat benih gigi permanen, maka ada kemungkinan giginya bisa tumbuh kembali. Tak hanya itu, ada pula orang yang memang tidak memiliki benih pertumbuhan gigi sehingga jumlah giginya lebih sedikit daripada orang lain.

Oleh karena itu, untuk memastikan ada tidaknya benih gigi di balik gigi yang copot, sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter. Bila pada akhirnya hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya benih gigi, dokter akan merekomendasikan beberapa perawatan untuk menggantikan gigi Anda yang copot. Salah satu kemungkinannya adalah dengan melakukan implan gigi. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter gigi kepercayaan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ada banyak hal yang menjadi penyebab sering buang air kecil, mulai dari kebiasaan minum, konsumsi obat, hingga penyakit. Apakah Anda memiliki salah satunya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 10 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sakit gigi

Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 14 menit
merawat kulit orang diabetes

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
transplantasi ginjal

Transplantasi Ginjal

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit
akantosis nigrikans

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit