Anak Saya Masih Kecil, Apakah Sudah Boleh Cabut Gigi ke Dokter?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/11/2018
Bagikan sekarang

Gigi anak nantinya akan copot sendiri seiring waktu. Gigi yang copot disebut gigi susu yang akan berganti dengan gigi permanen. Gigi susu biasanya mulai goyang saat gigi permanen akan tumbuh. Namun, terkadang ada beberapa hal yang membuat si kecil harus melakukan cabut gigi. Di usia berapa anak boleh cabut gigi?

Kapan anak boleh cabut gigi?

Umumnya, sekitar usia sekolah dasar, anak-anak akan kehilangan gigi susu atau gigi bayi dan gigi tidak akan goyang sampai gigi permanen akan keluar dari gusi.

Gigi susu si kecil biasanya akan mulai goyang di usia 6-7 tahun, dimulai dari gigi seri atas dan bawah. Setahun kemudian, sekitar usia anak 7-8 tahun, gigi taring akan mulai copot. Terakhir, gigi geraham akan mulai copot di usia sekitar 9-12 tahun. Namun, tidak semua anak akan mengalami pergantian gigi susu ke gigi permanen pada usia yang sama.

Jika gigi susu si kecil mulai goyang yang merupakan tanda akan copot, sebaiknya pertahankan selama mungkin di dalam mulut. Biarkan gigi susu lepas dengan sendirinya. Karena gigi susu yang dicabut terlalu dini akan menimbulkan masalah gigi lainnya.

Jika gigi susu sudah tidak ada, maka gigi yang bersebelahan akan bergeser menutup ruang gigi yang ompong. Ini akan menyebabkan gigi yang baru nanti akan bergeser ke tempat yang tidak seharusnya. Akhirnya, gigi pun jadi tumbuh berantakan.

Namun, dalam beberapa kondisi, si kecil perlu dibawa ke dokter gigi untuk mencabut gigi sebelum gigi permanen siap tumbuh keluar. Beberapa masalah gigi pada anak biasanya menjadi penyebabnya. Beberapa penyebab paling umum anak boleh cabut gigi antara lain:

  • Pembusukan gigi yang parah dan tidak bisa diperbaiki dengan tambalan atau saluran akar
  • Gigi berantakan yang dapat memengaruhi perkembangan bentuk rahang
  • Gigi retak atau patah
  • Akan pakai gawat gigi

Kebanyakan dokter gigi anak hanya akan menganjurkan cabut gigi sebagai pilihan terakhir ketika pilihan perawatan lain tidak mempan. Terlalu cepat mencabut gigi dapat menyebabkan kesulitan bicara, mengunyah, dan masalah perkembangan anak. Jadi bicarakan dengan dokter gigi tentang pilihan lain jika memungkinkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kiat Memilih Sikat Gigi yang Tepat untuk Balita

Menjaga kebersihan gigi dan mulut tentu sudah harus dilatih sejak dini. Langkah awalnya, Anda harus memilih sikat gigi anak yang tepat. Bagaimana caranya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Gabung Mama Sigi dan Pepo Dalam Misi Memberantas Masalah Gigi

Kesehatan gigi dan mulut akan menunjang tumbuh kembang anak secara umum. Ini beberapa kebiasaan yang harus ortu tanamkan agar gigi anak tetap sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Kesalahan Umum yang Dilakukan Ortu Saat Mengajari Anak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Mengajari anak menyikat gigi tidak boleh setengah-setengah. Jika anak terbiasa dengan cara-cara ini, giginya akan lebih sering bermasalah saat besar nanti!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Bolehkah Melakukan Oral Seks Setelah Cabut Gigi?

Setelah cabut gigi, gusi Anda akan terasa nyeri. Bila dilihat dari sisi medis, bolehkah melakukan seks oral setelah cabut gigi?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

gigi gingsul dicabut

Gigi Gingsul, Lebih Baik Dibiarkan atau Dicabut?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
cabut gigi geraham

Amankah Melakukan Prosedur Cabut Dua Gigi Geraham Sekaligus?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
nutrisi untuk pertumbuhan gigi anak

Makanan Apa yang Bisa Membantu Pertumbuhan Gigi Anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 28/12/2019
pasta gigi untuk anak

Pentingnya Memilih Pasta Gigi Anak Terbaik untuk Kesehatan Rongga Mulutnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 08/11/2019