Anak Saya Masih Kecil, Apakah Sudah Boleh Cabut Gigi ke Dokter?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Gigi anak nantinya akan copot sendiri seiring waktu. Gigi yang copot disebut gigi susu yang akan berganti dengan gigi permanen. Gigi susu biasanya mulai goyang saat gigi permanen akan tumbuh. Namun, terkadang ada beberapa hal yang membuat si kecil harus melakukan cabut gigi. Di usia berapa anak boleh cabut gigi?

Kapan anak boleh cabut gigi?

Umumnya, sekitar usia sekolah dasar, anak-anak akan kehilangan gigi susu atau gigi bayi dan gigi tidak akan goyang sampai gigi permanen akan keluar dari gusi.

Gigi susu si kecil biasanya akan mulai goyang di usia 6-7 tahun, dimulai dari gigi seri atas dan bawah. Setahun kemudian, sekitar usia anak 7-8 tahun, gigi taring akan mulai copot. Terakhir, gigi geraham akan mulai copot di usia sekitar 9-12 tahun. Namun, tidak semua anak akan mengalami pergantian gigi susu ke gigi permanen pada usia yang sama.

Jika gigi susu si kecil mulai goyang yang merupakan tanda akan copot, sebaiknya pertahankan selama mungkin di dalam mulut. Biarkan gigi susu lepas dengan sendirinya. Karena gigi susu yang dicabut terlalu dini akan menimbulkan masalah gigi lainnya.

Jika gigi susu sudah tidak ada, maka gigi yang bersebelahan akan bergeser menutup ruang gigi yang ompong. Ini akan menyebabkan gigi yang baru nanti akan bergeser ke tempat yang tidak seharusnya. Akhirnya, gigi pun jadi tumbuh berantakan.

Namun, dalam beberapa kondisi, si kecil perlu dibawa ke dokter gigi untuk mencabut gigi sebelum gigi permanen siap tumbuh keluar. Beberapa masalah gigi pada anak biasanya menjadi penyebabnya. Beberapa penyebab paling umum anak boleh cabut gigi antara lain:

  • Pembusukan gigi yang parah dan tidak bisa diperbaiki dengan tambalan atau saluran akar
  • Gigi berantakan yang dapat memengaruhi perkembangan bentuk rahang
  • Gigi retak atau patah
  • Akan pakai gawat gigi

Kebanyakan dokter gigi anak hanya akan menganjurkan cabut gigi sebagai pilihan terakhir ketika pilihan perawatan lain tidak mempan. Terlalu cepat mencabut gigi dapat menyebabkan kesulitan bicara, mengunyah, dan masalah perkembangan anak. Jadi bicarakan dengan dokter gigi tentang pilihan lain jika memungkinkan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca