Cuci Tangan Pakai Sabun Antiseptik dan Air Ternyata Lebih Efektif Bunuh Kuman

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyebaran dan penularan COVID-19 dapat dicegah dengan mudah, yaitu dengan mencuci tangan. Ketika kebersihan terjaga dengan baik, tentunya Anda telah berupaya meminimalkan risiko penularan penyakit. Anda bisa cuci tangan dengan sabun antiseptik supaya pencegahan bekerja lebih optimal.

Manfaat cuci tangan dengan sabun antiseptik

Cuci tangan adalah langkah mudah dan sederhana untuk menghindari penularan penyakit. Cuci tangan dengan air dan sabun lebih disarankan, daripada hanya menggunakan air saja.  Ini dikarenakan sabun memiliki zat aktif yang mampu mengangkat mikroba atau kuman pada permukaan tangan.

Ada banyak pilihan sabun cuci tangan di pasaran. Banyak orang yang ingin memilih sabun terbaik agar penggunaannya dapat melindungi tangan secara optimal. Beberapa orang juga memilih sabun antiseptik untuk mencuci tangan. Mungkin sekilas terpikir di dalam benak Anda, apa yang membedakan sabun antiseptik ini dengan sabun cuci tangan lainnya? 

Dalam artikel Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), antiseptik merupakan zat yang digunakan untuk menghentikan atau memperlambat pertumbuhan mikroba. Karena sifatnya ini, zat antiseptik digunakan oleh rumah sakit dan bidang kesehatan lainnya. Penggunaan antiseptik bertujuan untuk mengurangi risiko infeksi kuman penyakit.

Biasanya antiseptik ini digunakan untuk membersihkan tangan, salah satunya hadir dalam bentuk produk cuci tangan. Kandungan aktif dalam sabun cuci tangan antiseptik biasanya berupa Chloroxylenol (PCMX). Kandungan ini bersifat antimikroba, sehingga membantu menonaktifkan dan menekan pertumbuhan kuman.

cuci tangan setelah dari toilet

Sebuah penelitian dari jurnal African Jurnal of Biotechnology menjelaskan bahwa sabun yang bersifat mengandung antibakteri dapat menghambat perkembangan bakteri. Disebutkan dalam jurnal penelitian bahwa agen antibakteri ini dapat membunuh atau menghambat perkembangan sel-sel bakteri.

Sifat antibakteri di dalam sabun juga dapat mencegah penyebaran infeksi. Terutama ketika Anda sedang merawat seseorang yang sakit di rumah. Antibakteri di dalam sabun cuci tangan dapat memberikan perlindungan untuk menekan kemungkinan penularan penyakit.

Maka itu, sabun cuci tangan antiseptik sering menjadi pilihan dalam melindungi keluarga dari serangan kuman penyakit. Setidaknya cara ini dapat menekan risiko penularan penyakit, termasuk di tengah wabah COVID-19.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat mencuci tangan

mencuci tangan cara mencegah cacar air

Pastinya Anda telah mengetahui langkah mencuci tangan dengan benar selama 20 detik. Namun, ada hal lain yang perlu diperhatikan. Selain mencuci tangan dengan sabun antiseptik, jangan lupa untuk memperhatikan temperatur air yang digunakan.

Sebagian orang mungkin lebih nyaman mencuci tangan dengan air hangat. Sebagian lainnya mencuci tangan dengan air keran bersuhu ruangan pun tidak masalah. Namun, mana yang lebih baik digunakan?

Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa air pada suhu tertentu lebih baik. Namun, sebaiknya gunakan air dengan suhu hangat atau suhu ruangan agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit.

Setelah mencuci tangan dengan air mengalir, jangan lupa untuk mengeringkan tangan. Tangan yang masih basah masih memiliki peluang transmisi atau penularan bakteri. Maka itu, pengeringan tangan adalah langkah yang tak boleh terlewatkan.

Bila di rumah Anda biasanya berbagi handuk yang digantung di sebelah wastafel untuk mengeringkan tangan, lebih baik ganti cara ini. Hal tersebut sangat memudahkan perpindahan bakteri ke tangan Anda yang sudah dibersihkan. Mengeringkan dengan mesin pengering tangan juga tidak lebih efektif.

Langkah yang lebih aman, Anda bisa mengeringkan tangan dengan tisu kertas. Saat mengeringkan, jangan menggosok tangan dan sela-sela jari. Keringkan dengan cara menepuknya, sehingga kulit tidak terkelupas. 

Kini, Anda telah mengetahui pentingnya cuci tangan dengan sabun antiseptik sebagai cara untuk mengurangi risiko penularan penyakit. Jangan lupa, untuk menggunakan air keran mengalir untuk membasuh tangan dan selalu keringkan tangan dengan tisu kertas. Dengan begitu, Anda bisa senantiasa melindungi diri dari serangan penyakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kepadatan Penduduk Sebuah Kota Menentukan Lama Waktu Pandemi COVID-19 Berlangsung

Kepadatan penduduk suatu kota dapat memengaruhi lama waktu pandemi COVID-19 berlangsung. Kota besar diprediksi bakal lebih lama mengalami pandemi, mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 19 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kasus Norovirus di China, Apakah Wabah Baru?

Di tengah pandemi COVID-19, China juga sedang diserang wabah lain dari infeksi norovirus yakni penyakit yang menyebabkan peradangan usus.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di kaki dan tangan pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Apakah Vaksin Mampu Menyelesaikan Semua Masalah Pandemi COVID-19?

Percepatan uji coba vaksin ini dilakukan demi menyelesaikan pandemi COVID-19 yang telah menginfeksi hampir seluruh dunia. Bagaimana kemungkinannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebiasaan mencuci tangan covid-19

Seperti Apa Kebiasaan Mencuci Tangan di Masa Pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
covid-19 vaksin yang terburu-buru

Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
dampak COVID-19 pada laki-laki

Laki-laki Lebih Berisiko Mengalami Gejala Buruk Saat Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
COVID-19 gangguan pendengaran

Infeksi COVID-19 Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit