Kenapa Otot Mengecil Setelah Lama Pakai Alat Bantu? Apakah Wajar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Orang yang mengalami cedera kaki cukup parah butuh pakai tongkat atau kruk untuk membantunya tetap bergerak selama masa pemulihan. Namun sayangnya, otot di bagian kaki yang cedera tersebut bisa mengecil setelah lama tidak dipakai beraktivitas. Sebenarnya, apa penyebab otot mengecil setelah pakai alat bantu jalan? Apakah hal ini wajar?

Alat bantu jalan, penyebab otot mengecil setelah lama cedera

Selama masa penyembuhan cedera, kaki yang bermasalah belum cukup kuat untuk kembali berfungsi normal sehingga Anda akan bertumpu pada alat bantu jalan untuk memudahkan beraktivitas dan bergerak. Akibatnya, kaki yang cedera tersebut jadi jarang atau bahkan tidak sama sekali digerakkan.

Ketika otot tidak digunakan dalam kurun waktu cukup lama, jaringan otot akan perlahan melemah dan massa otot menyusut. Kondisi ini disebut atrofi otot. Penyusutan massa otot diperkirakan bisa mencapai hingga dua persen setiap harinya selama menggunakan alat bantu jalan.

Penggunaan alat bantu jalan juga berisiko mengakibatkan aliran darah ke kaki berkurang sehingga menghambat proses penyembuhan dan mempersulit masa transisi jika ingin berhenti menggunakan alat bantu.

Selain itu, penyusutan massa otot bisa disebabkan oleh adanya suatu penyakit, seperti stroke (yang mungkin juga membuat Anda butuh pakai alat bantu jalan setelah pulih), atau setelah pemulihan operasi besar yang mengharuskan Anda bed rest total selama beberapa waktu.

cedera kaki pakai tongkat kruk

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya?

Meski alat bantu jalan bisa jadi penyebab otot mengecil, bukan berarti Anda jadi tidak memakainya sama sekali. Apalagi jika memang dokter menyarankan hal ini akibat kondisi kesehatan Anda saat itu.

Cedera memang bikin Anda tidak nyaman untuk bergerak. Namun jika Anda hanya pasrah saja, maka otot di kaki yang cedera akan berangsur-angsur akan rusak karena tidak lagi memiliki kemampuan untuk berkembang dan bekerja secara normal. Pada akhirnya, tungkai kaki tersebut akan semakin lemah dan sulit digerakkan bahkan setelah Anda sembuh total dan lepas dari alat bantu jalan.

Untuk mencegah “efek samping” ini, Anda harus tetap aktif menggerakkan otot kaki yang cedera setiap hari. Misalnya dengan melakukan peregangan sederhana atau melatih kekuatannya dengan melibatkannya bergerak perlahan setiap kali Anda berjalan.

Intinya, jangan memanjakan kaki yang cedera berlebihan. Anda harus melatihnya dengan rutin, meskipun memang akan menimbulkan sedikit rasa sakit dan tidak nyaman.

Bagaimana cara mengatasi otot yang mengecil?

Otot yang mengecil hanya bisa dideteksi oleh dokter lewat pemeriksaan fisik. Maka, sampaikan semua keluhan yang Anda rasakan dengan rinci — meliputi luka atau cedera yang pernah terjadi, baik dalam waktu dekat maupun sudah lama, kondisi medis yang pernah terdiagnosis sebelumnya, hingga daftar obat, resep, dan suplemen yang Anda konsumsi.

Untuk mempercepat penyembuhan otot mengecil, ada beberapa pengobatan yang bisa menjadi pilihan, dilansir dari laman Healthline, yakni:

  • Terapi ultrasound merupakan prosedur non-invasif yang mengandalkan kerja gelombang suara.
  • Terapi fisik, cara ini lebih umum dilakukan oleh seorang terapis dengan cara membantu pergerakan kaki yang mengalami atrofi otot secara bertahap.
  • Operasi, penanganan ini diambil ketika kondisi otot sudah tergolong parah, bisa karena kontraktur atau tendon yang sobek, sehingga menghambat pergerakan.

Jika Anda didiagnosa mengalami atrofi otot akibat penggunaan alat bantu jalan, kondisi ini umumnya hanya terjadi sementara waktu dan tidak akan bertahan lama. Asal Anda mau menggerakkan otot kaki yang cedera, kemampuan otot akan perlahan-lahan kembali.

Gambar Mobility Device | Sumber: choicemobilityusa

Bila Anda masih ragu, Anda bisa berdiskusi dengan dokter yang menangani Anda untuk kemungkinan alternatif lainnya — seperti mobility device.

Mobility device adalah alat bantu jalan yang terbuat dari plastik dan alumunium ringan, yang berguna untuk mengembalikan kemandirian dan kemampuan berjalan bagi penderita cedera kaki. Alat ini juga bisa membantu mempercepat penyembuhan cedera dan kemampuan berjalan normal.

Berbeda dengan alat bantu jalan yang mengandalkan bantuan tangan untuk menggerakannya, mobility device memudahkan Anda untuk bergerak dan berjalan normal, seperti memakai kaki palsu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Membuat Rendaman Air Cuka untuk Atasi Jamur Hingga Bau Kaki

Rendaman air cuka ternyata dapat digunakan untuk memelihara kesehatan kaki dan mencegah penyakit pada kaki. Ingin tahu cara membuatnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 17 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Kaki Tiba-tiba Melemah dan Mati Rasa? Waspada Kemungkinan Mengalami Kaki Charcot

Selain kaki diabetes, masalah lain yang juga sering dialami para diabetesi yakni kaki Charcot. Lantas, apa saja gejala dan bagaimana pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 30 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit

Pilihan 5 Bahan Alami yang Mujarab Atasi Kaki Bengkak Dengan Cepat

Mengalami kaki bengkak membuat Anda jadi sulit berjalan atau sekadar menggerakkan kaki. Manfaatkan 5 bahan alami ini untuk membantu mengatasi kaki bengkak.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 September 2018 . Waktu baca 4 menit

12 Penyebab Paling Umum Telapak Kaki Sakit dan Cara Ampuh Mengatasinya

Telapak kaki sakit bisa disebabkan oleh kebiasaan sepele hingga kondisi medis serius. Simak berbagai penyebab telapak kaki sakit di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2018 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Mungkinkah COVID Toes atau Lesi pada Kaki Jadi Gejala Baru Coronavirus?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30 April 2020 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi dan mencegah kaki melepuh

4 Kiat Jitu Mengatasi Kulit Kaki Melepuh Akibat Keseringan Pakai Sepatu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit