Apakah Memendam Perasaan Pada Orang Lain Juga Bisa Dibilang Selingkuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Selingkuh di zaman sekarang bukan hanya dalam bentuk cinta satu malam. Tak jarang ada beberapa orang yang selingkuh pakai perasaan, alias dibawa sampai ke hati. Tapi, apa hati yang mendua ini bisa dikategorikan sebagai selingkuh juga? Untuk mengulas lebih lengkapnya, coba simak pembahasan mengenai selingkuh di bawah ini.

Apa yang termasuk selingkuh pakai perasaan?

Ketika Anda berada di dalam suatu hubungan, nyatanya ketertarikan tetap merupakan insting alami manusia yang akan tetap ada sampai kapanpun dan tidak dapat dielakkan. Ini karena ketika kita melihat orang lain, otak akan mulai memproses informasi visual yang kita lihat dan membuat penilaian instan berdasarkan daya tarik seseorang.

Namun jika melewati batas-batas tertentu, memiliki perasaan atau punya pikiran spesial terhadap orang lain di luar hubungan Anda berdua, bisa jadi itu dibilang selingkuh. Hal ini juga dijelaskan oleh Gail Saltz, MD, associate professor psikiatri di New York-Presbyterian Hospital dan Weill Cornell School of Medicine. Dilansir dari WebMD, selingkuh pakai perasaan pada umumnya pun bisa berlanjut pada tingkat yang lebih “tinggi” lagi, yaitu selingkuh secara fisik (yang termasuk juga hubungan seksual).

Ada banyak sekali faktor yang mendasari kenapa Anda bisa selingkuh pakai perasaan. Biasanya, selingkuh hati ini dipicu oleh kekurangan serta ketidakpuasan dari pasangan dan masalah kedekatan antara Anda dengan selingkuhan. Contoh, Anda dan selingkuhan sering bertemu tatap muka sehari-hari sehingga timbul rasa kedekatan satu sama lain.

Apa bedanya selingkuh pakai hati dengan selingkuh pada umumnya?

Lalu apa bedanya selingkuh lewat perasaan dengan selingkuh secara fisik? Begini, perselingkuhan fisik lebih bersifat nyata. Misalnya adanya tindakan seksual atau terlibat dalam hal-hal erotis lainnya di antara Anda dan selingkuhan. Selingkuh fisik juga tidak harus mempunyai perasaan sayang atau cinta satu sama lain. Contohnya saja, pergi “jajan” keluar untuk berhubungan seks dengan PSK pun sudah terhitung sebagai selingkuh fisik.

Sementara perselingkuhan lewat perasaan ini cenderung tak kasat mata. Anda harus mengamati ciri-cirinya lewat perilaku, sikap, gerak-gerik, atau perasaan masing-masing. Malah kadang, benih-benih perasaan antara orang yang sedang berselingkuh ini banyak disangkal oleh yang mengalaminya.

Apa saja tanda-tanda Anda sedang selingkuh pakai perasaan?

Selain adanya rasa ketertarikan satu sama lain dengan selingkuhan, seringkali selingkuh pakai perasaan jadi menimbulkan rasa nyaman, perasaan diinginkan, dan keterikatan secara “tidak resmi” antara Anda dengan orang lain. Namun untuk lebih lengkapnya, simak apa saja yang menjadi tolak ukur dari penentuan perasaaan hati yang berselingkuh, menurut Saltz:

  • Anda menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan, berfantasi, dan bermimpi tentang si orang ketiga. Anda suka membayangkan sedang berkencang dengan orang tersebut. Bisa juga mengkhayal atau bermimpi melakukan seks dengan selingkuhan
  • Anda menceritakan hal seperti impian dan harapan Anda pada selingkuhan yang bahkan tidak diketahui oleh pasangan resmi
  • Anda sengaja berdandan atau berpakaian rapi, untuk menarik perhatian orang tertentu
  • Anda secara sengaja membuat dan menghabiskan waktu bersama selingkuhan
  • Anda sangat peduli pada selingkuhan
  • Anda menceritakan sesuatu hal yang bersifat rahasia kepada selingkuhan, namun hal tersebut tidak pernah Anda katakan pada pasangan asli. Biasanya bersifat keluhan atau masalah pribadi lainnya

Apa saja risiko orang yang selingkuh pakai perasaan?

Sudah jelas, kalau selingkuh pakai perasaan ini bisa berlabuh di ambang kehancuran hubungan. Bagi orang yang masih berpacaran, selingkuh mendua hati bisa menyebabkan kandasnya hubungan. Terlebih kalau hubungan Anda dan pasangan resmi Anda sudah berada di tahap pernikahan. Anda bisa berisiko dan menyakiti pasangan atau keluarga Anda, yang mungkin berujung pada perceraian. Tak jarang, Anda pun bisa di anggap pengkhianat bagi orang yang tersakiti.

Bagaimana cara menyudahi hati yang mendua ini?

Pertama, harus ada kesadaran pada diri Anda sendiri kalau perasaan dan tindakan yang Anda lakukan pada orang lain di luar hubungan adalah salah. Kalau Anda sudah paham risiko dan akibat yang akan diterima, ada baiknya segeralah berusaha menyudahi ini.

Jangan malah memanjakan dan makin memupuk perasaan ini. Kedekatan bersama orang lain di luar hubungan asmara Anda boleh-boleh saja dilakukan. Tapi ingat, Anda hanya boleh melakukan dalam batas yang wajar. Contoh, masalah kedekatan curhat dengan lawan jenis yang bisa memicu selingkuh perasaan ini, bisa Anda alihkan dengan curhat bersama sahabat atau saudara. Sedangkan jika Anda memang sering bertemu dengan orang lain tersebut, hindari berpergian berduaan saja dengannya. Terlebih, kalau Anda atau salah satu dari Anda sudah terikat dalam hubungan resmi.

Namun, tak jarang juga banyak yang berhasil keluar dari selingkuh emosional ini. Mereka berhasil untuk mengalahkan ego diri sendiri. Jika Anda dirasa tidak bisa mengatasi masalah ini, ada baiknya Anda meminta bantuan orang lain seperti psikolog, terapis atau kerabat yang bisa mengeluarkan Anda dari jeratan perasaan yang tidak seharusnya terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
arti warna dahak

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit